Mentalitas

KNIL

  • Tak mampu membedakan mana yang disebut hak individu dan mana pelanggaran.
  • Kasak – kusuk dibelakang bayang-bayang topeng orang lain untuk berpendapat .
  • Lebih suka hal yang ‘absurd’ daripada realita masalah prioritas yang dihadapi .
  • Seketika menjadi penjajah baru , bila kekuasaan tiba-tiba digenggaman tangan.

Semua itu terjadi karena tanpa disadari , mereka masih merasa berdiri didepan moncong laras senapan gambar yang ada diatas ini .

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

11 Responses to “ Mentalitas ”

  1. poin ke lima – Duduk di kursi goyang, menyeruput kenikmatan anggur beraroma darah orang-orang kalah.

  2. We have visited your blog and we it find of pleasant mas, thanks and regards from Reus – Catalonia – Spain

  3. You are welcome & thanks for visiting my blog .

    jsop – Jakarta – Indonesia

  4. mas Jsop,

    Generasiku mungkin gak spt yg digambarin diatas deh. Tapi aku ngliatnya justru terbalik 180*.

    Mereka dah merdeka tapi gak tau mo kemana “enjoy aja” katanya ,hihihihi :)

    Jangan dong .. itu generasi selebriti “taman ria remaja” namanya , yang diliat cuman tubuh molek dibalut atribut iklan produsen saja . Kalo mau mengejar contoh global tiru selebritis “Oscar Academy Awards”. Otak kiri dan kanan digunakan dan relatif seimbang .
    Ngomong2 komen kamu diatas becanda kan? emberr

  5. Bung JSOP,

    Mengapa seorang pasien lebih sering cepat sembuh., karena dia mengenali dengan baik kondisi metabolisme tubuhnya.

    Sebaliknya seseorang akan lebih lama mengidap suatu penyakit,karena ybs tidak pernah menyadari kalau sedang sakit.

    Serupa itukah kondisi bangsa kita.

    Teruslah berjuang sobat!,

    Hormat saya untuk sampeyan.

  6. Sebenarnya saya hanya bermaksud ingin berdialog ‘telanjang’,
    tanpa simbol tanpa lambang .

    Diluar itu semua , saya hanya ingin berbagi pengalaman .
    Tidak semua pengalaman saya bisa dijadikan pembenaran ,
    demikian juga pengalaman orang lain .

    Dengan bahasa keseharian mungkin kita bisa menemukan apa yang sebenarnya kita inginkan.

    salam kembali.

  7. Jadi kalau mau mengubah mental kita agar menjadi lebih baik, bagaimana caranya mas?

  8. Mas , saya bukan psikolog atau ahli terapi ya namun menurut saya setiap manusia diciptakan dengan segala kelengkapan yang ada. (mental/sifat/watak dsb)

    Yang membentuk mereka menjadi berbeda adalah lingkungan dimana mereka berada.(keluarga sampai masyarakatnya)

    Dinegeri ini lingkungan keluarga (adat-istiadat)yang sedang beradaptasi dengan paragidma global , kita tahu punya “case” sendiri.
    Lingkungan msyarakat yang hubungannya dengan negara , juga “case” sendiri .

    Karena itu mental kebanyakan orang Indonesia ngga heran kalau seperti itu. Ahli-ahli ilmu kejiwaan sepertinya juga banyak yang pindah profesi , jadi pengusaha atau politisi , karena semakin lama buka praktek , pasiennya semakin sepi.

    Sebab semua orang merasa waras semua.

  9. Bung Yockie..
    mentalitas bisa berubah karena kekuasaan dan keuangan.
    Ada pendapat bahwa waluapun duitnya milyardan..tapi tetep aja mental kere ???
    Dulu waktu mahasiswa berteriak anti korupsi, tapi setelah dapet jabatan..lha kok malah pro korupsi?? berarti mental bisa berubah kan..
    Ada gak berubah jadi mental yg baik ???

  10. ya itu , waktu mahasiswa lingkungannya relatif lebih baik karena itu anda bisa mempertahankan mental yang baik .

    Waktu duduk di jabatan lingkungannya mayoritas mental korup , tetapi bagi mayoritas tersebut “inilah yg. normal” . Anda yang minoritas pasti “ngga normal” atau gila sendirian , maka supaya anda tidak menjadi “gila” sendirian anda harus menjadi bagian dari orang “gila” .

    Pada akhirnya setelah anda bergabung dalam mayoritas orang “gila” maka anda sudah menjadi “waras” menurut versi masyarakat orang “gila”.

    Watak dan mental buruk bukan kodrat atau turunan genetik , tapi “kelengkapan” yang tersediakan . Bisa dipakai bisa juga tidak .

  11. wah mas Yockie dah pakai domain sendiri ya? aku dah lama lho kunjungi blognya mas Yockie. Makanya tadi baru buka lagi webnya mas Yockie kagett ehh pindahan kok.
    Selamat nggih mas, sugeng makaryo, ampun leren lho mas, saestu kulo tansah sowan wonten blog panjenengan.

    Matur sembah nuwun mas pieter .

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara