Saya menemukan ini dirumah paman google sepertinya bermanfaat untuk melatih ilmu akrobatik sampeyan yang doyan menyantap berbagai soal dalam sekejap . Syaratnya sederhana koq .. baca hingga sepuluh putaran tanpa menghirup nafas.
Bukan jurnalis bukan pejabat bukan juga politikus apalagi tentara....wong cuman seniman. Ibarat cermin bagi elok rupa maupun cermin bagi buruk rupa. Jangan membaca tulisan saya bila tampilan buruk rupa anda enggan dibaca.
~mas Roisz , anda pusing karena menjalani paradigma modern tetapi melupakan kemampuan yang diwariskan leluhur kita. Apa itu? “olah bathin” . Coba deh anda ulangi lagi .. lalu “pejamkan mata” dan ucapkan warna2 tersebut.. tuh kan…1000 putaran juga ngga akan pusing-pusing.
langit gempita menyilaukan-ulurkan tangan2nya-meraih bebasnya jiwamu-putus rantai yg membelenggu-koyak terkoyak terberai-alam semesta kalbu-menari kau disana-dibalik rumpun awan-meluncur dan meliuk-liuk-terbanglah tinggi rajawali-setia kau pada janji-bawakan aku mimpi2-sampai dimana kau kini-seperti apa disana-sampai dimana kau terbang-hinggap dimana kau kini-aku bersaksi-bagimu rajawali [jsop]
sajak bunga gugur
bunga gugur-bunga gugur diatas nyawa yg gugur-gugurlah semua yg bersamanya- kekasihku...bunga gugur diatas tempatmu terkubur-gugurlah segala hal ikhwal antara kita-baiklah kita ikhalaskan saja-tiada janji kan jumpa disorga-karena disorga tiada kita kan perlu asmara-asmara cuma lahir dibumi-dimana segala berujung ditanah mati-ia mengikuti hidup manusia-dan kalau hidup sendiri telah gugur-gugur pula ia bersama-sama
hehe.. kok ya kayak ujian nyelam tha?
*10 putaran tnp mnghirup nafas*
wong itu soalnya ngawur2an, hijau kok ya yellow, merah kok ya blue, biru kok ya orange?
*ga ketularan iseng kan ya, Mas??*
wah, pusing juga lama-lama bacanya
mana ada warna biru dibaca hijau
tetep pusing mas (apa om) Jockie ya
Pernah ndak dipanggil ‘Pak Liek Yockie’ ? he..he..he
Pak Liek…Pak Liek….kapan ng-band dipanggung lagi ?