Apakah anda

Apakah ada diantara anda yang merasa ter-intimidasi oleh itikad dan maksud baik saya? Mudah-mudahan tidak ada (tetapi bila memang ada katakan dengan jujur dan jantan segala kecurigaan dalam benak anda agar tidak melahirkan isyu belaka , Insya Allah saya akan menjawab dengan kejujuran saya sebagai seorang seniman.)

Apakah ada diantara anda yang membutakan mata tentang sejarah keberadaan kita? Mudah-mudahan pula tidak ada (namun bila anda memang buta , akuilah pula dengan sikap yang jantan dan bacalah buku-buku sejarah tentang bangsa-bangsa di Nusantara)

Apakah ada diantara anda merasa , saya hanya penebar malapetaka? Mudah-mudahan juga tidak ada.(tapi bila anda memiliki pembenaran untuk menyeret saya ke pengadilan, lakukan!)

Sudah terlalu banyak fitnah yang bertebaran di angkasa .

Bila ada yang menganggap saya punya agenda , maka jawaban saya adalah : benar

Agenda saya sebagai rakyat adalah : saya tak sudi jadi budak peradaban yang sakit .

Saya ingin menjadi bagian dari masyarakat yang mampu untuk tetap melakukan perlawanan guna menguasai dan merebut jaman. Namun bila hal tersebut tak terlaksana sampai akhir kehidupan saya , maka Tuhan pasti memiliki jawabannya .

Tuhan ada dimana-mana , disekitar saya yang kotor dan penuh segala dosa dan ditengah tengah kaum pelacur atau lonte’ yang terpaksa menjalani ke-tidak berdayaan-nya.

Tuhan bukan milik segelintir orang yang merasa dirinya bersih dan suci dari segala aib dunia.

Insya Allah tulisan ini tidak semakin menebar kebencian dan menambah tumpukan dosa yang saya pikul . Amien

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

14 Responses to “ Apakah anda ”

  1. Mas, jalan terus … saya melihat banyak manfaat dari tulisan-tulisan mas Yockie. Soal beda pendapat, terintimidasi, dan seterusnya sih biarin saja. Tapi ini pendapat saya lho. Soalnya saya juga kadang dibilang “terlalu vokal”(?) dan tulisan saya kadang membuat orang gerah. Bingung juga …

    Sama seperti mas Yockie, bukan maksud saya untuk menyinggung orang, tapi saya hanya bisa menulis dengan cara seperti ini. Gimana lagi? Apa berubah jadi orang lain?

  2. perbedaan adalah keindahan mas.hanya orang punya visi yg mampu menerima perbedaan tanpa berbuat anarki.akulah salah satu pendukungmu maju terus mas.yang ga sejalan ama pemikiran mas yockie pasti tersingkir dan jungkir balik.tunggu wolak aliking jaman .salam sejahtera

  3. Jujur, saya menemukan beberapa hal yang selama ini tidak pernah terlintas di pikiran saya, dan itu cukup membuka pikiran saya untuk berpikir ulang, dan hal itu juga menyadarkan saya bahwa banyak hal yang saya masih buta tentang hidup ini, walau kadang kalimat-kalimat bersayap njenengan dan teman-teman disini suka bikin otak ini berputar lebih kenceng *untung ora dol*, tp saya sangat menikmati diskusi ini.. dan maaf saya blom nyampe kesana pemikirannya, jadi masih sebatas membaca, mencoba memahami dan mencoba mengaplikasikan.
    Saya rasa selama berpegang pada hati nurani, tidak ada yang perlu dikhawatirkan :)

  4. mas, aku sakjane yo dukung pemikiran sampeyan,tapi kalo boleh jujur (kan harus terus terang) sampeyan juga mojokin saya secara ngga langsung..hehe.. lha aku ini importir produk asing yang sampeyan kritik (sampeyan sendiri juga tau kan?)

    Tapi ya ngga apa2 mungkin wes nasibku juga :(

  5. Tahun 1970 saya sering mencibir “pantesan ringkih..lha wong made in japan” , sepuluh tahun kemudian “pantesan payah..lha wong made in taiwan”

    Hari ini kita tau kan? apakah mereka bisa dicibirkan lagi? Jadi maksud saya mbok ya pemerintah itu sadar untuk punya political will membangun mesin berproduksi sendiri.Agar kesejahteraan yang riil benar-benar bisa dicapai .

    Hanya ada dua bangsa di asia timur yang terkenal ndableg ngikutin washington konsensus , kita dan philipina , dua-duanya sama-sama peng-ekspor “babu”

    Ini kesalahan yang sistemik dan kita semua adalah orang-orang yang hidup didalamnya . Bukan salah sampeyan semata sebagai pedagang , bukan salah guru dan pegawai negeri semata , juga bukan salah seniman semata sebagai agen kesenian dan kebudayaan .

    Saat ini kita sedang dihadapkan dengan kondisi yang paling kritis sejak pasca reformasi . Demokrasi yang tanpa struktur hukum berkeadilan semakin dekat dengan batas toleransinya.

    Kekacauan value sudah jauh menyusup memanipulasi nilai-nilai,hingga melahirkan intrik jahat antar agama bahkan dalam sesama agama .

    Bila kita tak tanggap dengan situasi artinya “kemampatan” yang terjadi. Dan itu sudah terbukti bagai bom waktu yang setiap saat bisa meletup . Katup-katup pelepas seperti ini harus tetap dijaga keberadaannya .

    Ingat 2009 tinggal 2 tahun lagi , bila politik benar benar tak berfungsi , maka kekacauan diseluruh wilayah berpotensi bisa terjadi.

    Artinya lebih lanjut “selamat datang Armada ke tujuh” untuk mentertibkan lautan pasific dan sekitarnya demi kepentingan internasional .

    ‘Selamat tinggal negri yang pernah ada.’

  6. Contingent situation

  7. Anda mengkritik, saya membaca, mereka berkomentar, saya membaca, mereka memuji, saya masih membaca, anda menulis, saya pahami, anda diam, saya bertanya sampai disini saja kah?

    Walaupun kenyataannya kadang tulisan2 yang ada diblog hanya sekedar tulisan sebagai pengisi saja, saya tidak tahu apakah akan membawa kepada sebuah perubahan.

    Lantas yg jadi pertanyaan, apakah tulisan2 di blog bisa menjadi sumber tenaga alternatif untuk memajukan peradaban?. Mungkin masih sedikit perannya, tapi memang lebih baik daripada sekedar jadi penonton.

  8. Di era orba banyak yang pinter ‘kerengan’ (duel adu badan)

    Dijaman informasi modern seperti saat ini membangun opini dan sistem perlawanan pada kejahatan terselubung adalah bagian dari strategi.

    Diperlukan tidak sekedar hanya pandai berkelahi , namun juga kemampuan berstrategi untuk menghadapi perang yg sesungguhnya.

    Sepertinya langkah tersebut sdg dilakukan Yockie .

    aku ada dibarisanmu!

  9. Disaat kelompok masyarakat menengah / madani dianggap tak peka , tak perduli dan tak berpihak pada mayoritas masyarakat miskin lainnya .

    Sementara jurang kesenjangan sosial semakin meluas dan tak mampu dibendung.

    Sejarah dunia telah mengajarkan akan lahirnya “balkanisasi” , tercecernya darah sesama saudara di negeri yang sama-sama dicinta.

    Kita wajib menghindar dari segala kebuntuan yang berpotensi mengarahkan kita menuju lorong-lorong gelap tersebut.

    Musuh saya bukan anda .
    Musuh anda bukan mereka sesama anak bangsa.
    Musuh kita bersama adalah bentuk penjajahan yang tercipta dan menindas didalam diri kita masing-masing.

    Mulai bilang “tidak” pada diri kita sendiri , disaat kita kerapkali tergoda dan terpaksa melakukan sesuatu yang hati nurani kita sendiri berbisik “ini salah”

    Hari ini hanya mampu memenangkan 1 persoalan dari seribu masalah ? , itu tak mengapa .
    Paling tidak sudah kita mulai , daripada tidak sama sekali. Bukankah semuanya dimulai dari bilangan angka satu .

  10. BUng Yockie..saya tdk merasa terganggu dgn ulah anda kok..malahan ulah Tuan dan Nyonya itu yg mengganggu kita..

    apakah ini berarti kita belum juga merdeka sepenuhnya?

    apabila agama dan Tuhan menjadi komoditi, masihkah kesucian berada diantara kita?

    hati nurani menjadi hati duniawi..

  11. Pak JSOP,

    Terus terang saya suka membaca blog bapak (mungkin karena bapak salah satu pelaku musik yg sudah kesohor di tanah air) dan lagi tulisan-tulisan yang memang benar keluar dari hati tanpa harus ‘dimanis-maniskan’ jelas sangat berbeda, dan saya sebagai orang awam sebenarnya merasa sungkan untuk memberi respon di blog ini, btw di dalam hati rasanya kurang sreg kalau tidak ikut nimbrung juga he…he… terima kasih kalau respon saya ini diterima, Ns

    Dengan senang hati mas Ns , saya disini ingin berkata : kami semua butuh saling “mengingatkan” dan “diingatkan”

  12. Setiap titik suara hati yg tertuang pasti menemukan garis konsekwensi, bagian dari hakikat yg bernama proses.
    Biarkan proses itu ada dan bersuara, selayak melebarnya titik suara hati Mas JSOP di blog ini, sebagai panggung mungil layar kata pada kaca
    [i](nek ono sing nganggo layar elsidih, yo berarti sampean lewih sugih soko aku hehehehe :p)[/i]

    Suwun…

    alhamdullilah saya memang pake elsidih mas , tapi bukan berarti sugih. :)

  13. vokal

    I saw this domain for sale, according to the appraisals, its worth over $5000.00 usd. It has just the perfect amount of keywords.

    iki guyonane’ sopo seh..?

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara