Beurself

spion.JPG

Hidup dan kehidupan ibarat sebuah route perjalanan yang teramat panjang bagi manusia . Kita tak akan pernah tau seperti apa bentuk dari akhir perjalanan panjang tersebut . Yang kita paham yang kita mengerti yang kita kuasai dan kita miliki , adalah saat dimana periode kita berada sedang berlangsung .

Perjalanan panjang yang menuntut rangkaian estafet berkelanjutan dan tak boleh lepas apalagi putus disatu etape . Karena itu pula , rupa-rupanya wajib bagi kita untuk mengerti sedalam-dalamnya apa sebenarnya fungsi dan tugas serta peranan kita dalam journey kehidupan tersebut .

Saya tak bisa lepas dari rangkaian orang tua hingga para leluhur yang pernah ada .

Demikian pula anda , tak bisa lepas dari saya yang mungkin saja lebih tua dalam usia.

Para orang-orang tua serta leluhur saya dahulu bisa jadi jauh lebih pintar dan jauh lebih cerdas dari kita , namun kenyataan yang terjadi hari ini mungkin saja tidak seperti apa yang mereka pikirkan dan mereka harapkan . Sebab ternyata kita bukanlah bayang-bayang pribadi mereka

Saya membawa tongkat estafet milik saya dan yang saya genggam sendiri , dan saya merasa hanya itulah fungsi dan tugas saya didalam hidup ini .

Mungkin disitu jugalah letak titik awal kesalahan yang saya lakukan bersama generasi-generasi sebelumnya yang pernah ada . Kita merasa bahwa journey ini hanya milik kita sendiri , hanya persoalan kita pribadi sendiri-sendiri , kalau toh ada kesadaran bahwa kita orang Indonesia maka itu tak lebih dan tak kurang sekedar dipahami sebagai ‘kodrat’ atau ruang nasib yang bisa saja hanya berkonotasi nasib baik / nasib buruk . Ternyata tongkat tersebut harus digenggam dan dibawa lari secara bersama-sama .

Hari-hari ini saya merasa perlu menulis berbagai topik dan artikel tentang berbagai hal yang bisa saja saya anggap banyak orang-orang yang belum tau . Namun semangat menulis tersebut bukan dilandasi oleh rasa sok tau atau bahkan mau menggurui kepada orang-orang yang saya anggap belum tau .

Saya hanya memperkenalkan diri sebagai sebuah cermin atau kaca spion bagi journey ini . Saya hanya menyadari bahwa inilah sebenarnya tugas saya hari ini yang kelak akan menjadi tugas-tugas adik-adik saya atau anak-anak saya berikutnya .

Anda memang bukan saya , dan jangan mencoba menjadi seperti saya . Namun anda memerlukan orang-orang seperti saya agar pandangan kedepan serta etape yang sedang anda tempuh sekarang ini tidak lagi disorientasi seperti yang mungkin saja terjadi pada etape awal dimana kemerdekaan ini disuarakan oleh para leluhur kita dahulu .

Jadilah diri sendiri bukan berarti boleh seenak perut sendiri , namun lebih bermaksud anda punya tugas dan tanggung jawab sendiri-sendiri sesuai profesi yang melekat , dipikul dipundak anda .

Jangan usil meneliti bakteri bila anda bukan dokter serta ahli biologi .

Selektiflah menggunakan pikiran dan memanfaatkan mulut untuk berbicara agar peranan anda bisa secara konkrit anda lakukan dan tuntas terselesaikan dengan baik .

Akhirnya , mari kita tempuh perjalanan ini secara bersama , lakukan tugas anda dan saya akan melakukan tugas saya .

Saya adalah (generasi) kaca spion anda .

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

3 Responses to “ Beurself ”

  1. Lihat spion, nyetir, sambil nyanyi “The Long and Winding Road” versi Peter Frampton :)

  2. pake ‘talking box’ ngga? atau pake octavernya SD yang bisa ‘nguik-nguik’ melengking kaya kirik ditendang :)

  3. greatings

    great

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara