Tobil

buku-si-tobil.JPG

Entah kenapa dia dipanggil si tobil mungkin karena dia memang terkenal labil . Yang jelas dia bukan berarti tobil anaknya bandar judi togel , atau bahkan saudara kembarnya Tora Sudibil .

Tobil juga bukan temannya si bento yang bego dan tolol atau bukan juga kekasih hati pacar dijaman ini yang fasih mengucapkan ‘bile’..maasss..’ yang kerap diucapkannya untuk meminta perincian saat selesai makan gudeg lesehan dipinggir jalan Malioboro .

Tobil berasal dari sebuah desa dipinggiran kali banjir kanal , yang setiap malam selalu terlihat termangu-mangu , sesekali celingukan kiri kanan serasa malu bila ada melihatnya disitu . Tobil bila dibalik bukan libot , tapi terjungkang mengangkang .

Entah mengapa saya menulis si Tobil , yang jelas bukan karena saya tonggos dan lambe’nya nggedham’bil . Jangan juga diartikan ‘sara’ , seolah menghina ke-tidak sempurna-an fisik orang lain , karena si sarah anak saya sekarang sudah lulus SMU dan belum tau mau nerusin kemana . Selain mewakili sekian juta remaja yang saat ini bingung entah harus kemana dan entah harus jadi apa .. ada baiknya juga dirumah ber-lama-lama , karena bisa menemani saya kerja bikin suara-suara gaduh dan terpaksa nurut kalau suruh bikin kopi tanpa gula .

Kita nengok kebelakang lagi ..eh si tobil lagi tiduran ..

tolong bilnya dong……..yang penting yang bayar siapa?

nggak ngerti kan?

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara