Minus_7

baru

Seminggu menjelang tahun yang baru lagi .
Seminggu menjelang umur dunia yang bertambah lagi

Apakah berarti

Seminggu persiapan menginjak ‘kaki’ orang lagi
Seminggu persiapan menyiasati orang baru lagi

Ataukah berarti

Seminggu menjelang ingat hidup ini susah lagi
Seminggu menjelang ingat hidup masih miskin lagi

Semoga nanti berarti

Seminggu untuk persiapan hidup agar lebih baik lagi
Seminggu untuk tidak melakukan kesalahan yang sama lagi

Semoga seminggu ini tidak “Euphoria Tahun Baru” lagi
Semoga tidak hanya sekedar meriah tapi tong kosong lagi .

“SELAMAT HARI NATAL”

“TAHUN BARU”

Semoga tidak asal masih seminggu lagi .

tulus & ikhlas

Masih mampukah kita memberi makna pada hari-hari besar tersebut agar bukan hanya sebagai sebuah kebudayaan universal dari kita semua untuk merayakan sebuah ‘pesta’ . Ujian paling sulit bagi kita adalah disaat harus memberi ketika ‘kebutuhan’ diri sendiri masih terasa tak mencukupi .

Satu hari seorang yang kaya baru menyadari bahwa dia adalah barisan kelompok orang yang miskin didunia . Dan satu hari orang yang mengejar keberhasilan dari tumpukan materi untuk kantong pundinya sendiri akan menuai bertumpuknya beban kecewa. Namun manusia memang adalah mahkluk yang tercipta dengan berbagai ragam kekurangannya , karena itu disebut manusia dan bukannya Nabi apalagi Malaikat yang bisa luput menghindar dari segala uji coba .

Karena Dia Maha Adil dan Sempurna , manusia juga mahkluk yang diberi kesempatan untuk memohon ampun , belajar serta mampu mengurangi segala kesalahan dari berbagai pengalaman untuk bisa dihindari sebagai petunjuk langkah hidupnya kedepan .

Kita manusia bukan..?

Saat kita pejamkan kedua belah mata lalu kita buka indera penglihatan dari dalam kalbu yang disebut matahati , maka

Kita.. sebagai mahkluk hari lalu

Kita.. sebagai mahkluk hari ini , dan

Kita sebagai mahkluk bagi hari esok , memang tak sama . Walaupun ujud fisik hingga penampilan serupa . Walaupun berbagai “sesuatu/benda” yang kita miliki masih sama . Walaupun masalah sehari-hari yang dihadapi juga masih sama .

Namun sejatinya kita sudah harus berbeda dan tak harus sama .

Berbeda untuk bisa berpikir dan berkesimpulan .

Berbeda untuk berencana dan menentukan tujuan .

Bila hal tersebut mampu dilakukan , maka disanalah terbuka pintu bagi “Sebuah Jalan “.

salam.

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

One Response to “ Minus_7 ”

  1. 26 Desember 2007 ‘Alhamdullilah’ gitu rasanya kalimat yang terasa didalam hati tepat sehari setelah perayaan Hari Natal tersebut berlangsung .

    Sebab , telah setapak lebih maju lagi tingkat kesadaran spiritual orang Indonesia untuk memahami substansi sebuah pesta perayaaan dengan sebuah peringatan bagi peristiwa kemanusiaan .

    Tak ada pesta euphoria yang berlebih-lebihan , justru ajakan untuk menghindari kesombongan dan pemujaan pada materi yang terjadi di hampir seluruh gereja-gereja .

    Kita belajar lagi untuk mensyukuri dan bersuka-cita bagi upaya-upaya diletakkannya kembali martabat manusia ketempatnya yang semula .

    salam.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara