Santa_Claus

Besok adalah Hari Besar bagi kaum Nasrani saya turut mengucapkan Selamat Hari Natal bagi semuanya yang ada disini . Setahu saya ada nama-nama seperti Benni , Mbahatemo , mas Kardjo, mas Petrus Soeratno , Chinta dan lainnya yang saya nggak tau . Sekali lagi selamat saya ucapkan semoga spirit Nabi Isa memberi berkah bagi kita semua , Amien.
Saya juga mau bercerita lagi tentang masa kecil saya dimana saya berada dilingkungan umat Nasrani pada saat itu .
Setiap hari Sabtu sekolah kami mengadakan kegiatan spiritual di sebuah Gereja di kota Semarang . Saya salah satunya yang paling rajin ngangkat-ngangkat bangku hingga ikut dalam sandiwara (tunil) . Dan yang paling berkesan adalah saat saya boleh nyoba-nyoba ORGEL sebuah alat musik seperti keyboard organ namun bunyinya dihasilkan dari pipe atau pipa-pipa guwede yang menjulang tinggi hingga hampir menyentuh eternit atap.
Wah..sungguh pengalaman yang luar biasa…, saya yang main-main sementara guru saya (kalau nggak salah pak Surjono) yang meng-ongkel pompa tekanan anginnya dari belakang podium .
Ada lagi pengalaman yang juga tak kalah serunya , saya ikut-ikutan naruh suket atau meletakkan rumput segar didalam sepatu setiap malam natalnya . Berharap oom sinterklas sama rusanya mau mampir dan ninggalin oleh-oleh ..hehehe…
Pernah berhasil sewaktu suatu saat saya bermalam natalan di rumah saudara yang memeluk agama kaum Nasrani tersebut , wah…saya dapat coklat dan buku-buku tulis kosong baru lengkap dengan pensil rautan dan stip nya..heiibaat..cing..!
Namun saat hal tersebut saya lakukan dirumah saya sendiri pada tahun-tahun berikutnya ….koq membleee’ abis.., boro-boro hadiah …jangan-jangan tikus yang dateng . Kampreeett….rumah orang mulim dilewatin sama si rusa belegug .. hehe . Saya tanyakan pada ibu saya , koq saya nggak dapet hadiah yang dulu pernah saya terima…? Baru saya tau bahwa orang muslim nggak punya kurir untuk ngirimnya…..“OOoo…bunder” . Mungkin onta atau wedusnya belum diparingi suwiwi waktu itu .
Semenjak saat itu saya sering membayangkan .. kelak suatu saat ada kurir khusus ngirim hadiah bagi anak-anak kecil khusus pemeluk agama Islam … hehe
Harus diakui banyak budaya klasik dan universal dan yang dimiliki umat manusia penghuni jagad ini , sekarang ini dibatasi oleh dikotomi eksklusivitas yang tidak pada tempatnya , sehingga akhirnya menciptakan perbedaan yang nggak perlu hingga melahirkan ketegangan diantara sesama sendiri .
Ahh…saya masih rindu sinterklas atau santa claus muslim .. , kalau ada pasti namanya Abdul Mu’min hehe :oups:
























Leave a Reply