oKSBang

togog

Nama saya Togog dan Togog adalah saya , saya bosan mengeluh soal bencana alam , malapetaka , kelakuan buruk , dan semua-semua yang tak jauh dari kalimat ‘menyedihkan’ . Saya ingin kali ini bisa ngomong tentang kepastian , tentang harapan , tentang keyakinan , bahwa ‘kita bisa’ , tentang ‘hari baru’ , lembaran baru yang akan menyambut era Indonesia baru yang lebih bermasa depan cemerlang, begitu kata saya yang Togog .

Berbagai hal dibawah ini adalah alasan-alasan yang membuat saya yakin dan bangga menjadi orang Indonesia .

1. Tabah

2. Percaya diri

3. Tabah lagi

4. Percaya diri lagi

5. Tabah lagi dan lagi

6. percaya diri lagi dan lagi

7 . Tabah lagi dan lagi dan lagi

8. Percaya diri lagi dan lagi dan lagi

9. Tabah lagi dan lagi dan lagi dan lagi

10. Percaya diri dan lagi dan lagi dan lagi

Dan masih ada 991 urutannya lagi yang tak muat kalau saya tuliskan semuanya disini . Pokoknya jumlah semuanya mencapai bilangan 1001yaitu “sak matek’e”

Itu yang tak dimiliki oleh bangsa-bangsa lain hm.. bagaimana mungkin saya tidak bangga!

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

4 Responses to “ oKSBang ”

  1. 1. Recovery pasca tsunami aceh , telah membuat pemuda-pemuda lokalnya berkesadaran ‘nasional berwawasan kebangsaan’ yang semakin tinggi. Dan membuat mereka semakin giat bekerja , serta malu bila berpangku tangan melihat kaum wanitanya bekerja sendiri , apalagi melihat partisipasi orang-orang dari berbagai bangsa dari luar wilayahnya yang saling bergotong-royong menyingsingkan lengan baju untuk membangun kembali daerahnya

    2. Recovery bencana Lapindo , telah membuat masyarakat setempat semakin tabah dan kuat menghadapi cobaan demi pengabdian pada negaranya . Bahkan konon mereka dengan ikhlas akan segera pindah entah ke pulau atau kemana saja tanpa imbalan apa-apa syukur-syukur bila disanguni , sekali lagi demi pengorbanan pada negara yang sedang dilanda krisis

    3. Masyarakat semakin berkesadaran tinggi untuk meningkatkan mutu kualitas dalam sistim berkehidupan bersama .

    4. Pangan semakin murah dan terjangkau kebutuhannya sebab mencari nafkah juga sudah sangat terbuka lebar kesempatannya untuk bekerja.

    5. Distribusi perdagangan antar wilayah berkembang semakin pesat , sebab tehnologi juga sudah sedemikian pesat majunya , ditambah lagi oleh dukungan mulusnya sarana transportasi serta jalan-jalan penghubung antar wilayah satu dengan lainnya.

    6. Politikus diberbagai majelis/dewan menyerahkan kembali kelebihan gaji yang mereka anggap sudah tak layak untuk diterima sebagai wakil rakyatnya , mengingat rakyat yang diwakilinya tersebut masih belum bisa disebut layak hidupnya.

    7. Anak-anak sekolah sudah tak lagi tawuran seperti kebiasaan mereka tahun-tahun sebelumnya . Mereka kini cukup terhibur dan merasa eksis bisa duduk2 di mall yang ada disegenap wilayah hingga kampung mereka sambil menghisap/menelan/ apa saja dan meniduri siapa saja yang mau ditiduri. Tentu saja asal dengan kesepakatan yang ‘demokratis’ katanya . Ada uang berarti ada layanan tersedia . Tampilan mereka juga sudah tak lagi jorok karena kotoran dari debu jalanan , tapi sudah ber-aneka ragam warna-warni dengan cat yang semakin mempesona . Bahkan sudah ada gelar industri bagi julukan profesi baru mereka yaitu ‘ayam sekolahan’ . Betapa hebat dan pesatnya sistim industrial kita melebarkan sayap ekspansi perdagangan ekonominya .

    8. Saling mengkhianati pasangan tidak lagi bermakna pelanggaran sosial apalagi dosa , dia sudah berubah / ber metamorfosis menjadi selingkuh dengan berbagai pembenaran dengan berbagai pengesahannya . Persis sudah mendekati perilaku Tuhan Yang Maha Esa yang dituliskan dalam buku-buku suci agama … “Dia tak melarang bila manusia melakukannya ..namun Dia juga membenci” . Jadi… tak dilarang kan..? kalau soal dibenci…. ehgepe (aku tak peduli ..orang mo bilang apahh..) katanya sambil nyanyi-nyanyi..jingkrak-jingkrak menari-nari dengan riangnyaaaah… gumbirahnyaaaahhh…Oo..ouww..sensual dan seksinyaa..

    9. Dunia olah raga sebagai cerminan sportivitas sebuah bangsa semakin luas maknanya . Di Indonesia olah raga sudah jauh meninggalkan kemampuan bangsa-bangsa lain dalam menjalani permainannya. Di Indonesia olah raga juga berarti latihan perang yang bisa dibenarkan bila menelan korban secara tak sengaja . Meski tak sengajanya lebih dari sekali saja namun namanya selalu sama , sebab memang “tak disengaja” .

    10. Konser musik di Indonesia semakin hebat juga . Selain melahirkan berbagai macam inovasi dan mampu menjaga kesadaran ber estetika tetapi musik juga semakin menjadi bagian ekspresi hati nurani , dari sebagian besar rakyatnya yang sedang dilanda cinta. Konon konser musik di Indonesia juga sudah berkembang secara positif melampui kualitas konser-konser besar di berbagai negara lainnya. Disini konser musik sekaligus menjadi ajang melatih bagaimana mempertahankan sebuah nyawa . Baik nyawa musisinya maupun nyawa penontonnya .

    Masih banyak lagi kebanggaan yang belum saya tulis .. mungkin menyusul sambil saya mengamati bisul dibokong sayah , salam Togog .

    Togog nama saya dan saya adalah Togog Togog yang ada , sama seperti anda ..memang anda pikir anda siapa , tapi..bila ternyata sampeyan bukan Togog namun ternyata sampeyan adalah Arjuna … oh..maafkan kebodohan Togog .. betapa togognya sayah

  2. Hidup Togog!

    Semakin kerasnya hidup di Indonesia ini, semakin tabah dan percaya diri, kita. he he he.

    (sementara itu di sebuah sudut kegelapan jalan, ada kilatan dendam dari sepasang mata. tunggu waktunya, gumamnya…)

  3. saya juga bangga dgn “ketabahan” bangsa kita Mas, he..he…… :grin:

  4. Guyonan:

    Pejabat : kita harus tabah dan sabar menghadapi bencana banjir ini. Saya tahu kalian kekurangan makan, tempat pengungsian yg layak, keterbatasan tenaga medis dan sejuta kekurangan lainnya

    Togog : Sabar dan tabah sampai kapan pak?

    Pejabat : sampai musim kemarau datang

    Togog : cape deh…


    lho…itu guyonan thohh…, lha koq sama….. hayyoo nggathakkk’iii hayooooooo…[kata si belegug Togog]

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara