HutangMu

Aku meluncur ..
Kurangkai jalinan nafas yang berdegup terasa semakin keras , kusibak permadani hangat yang malam itu membalut menutupi tubuh . Lembaran dedaun ilalang yang menempel diwajahmu yang tampak sendu itu , penuh keluh dan kesah penderitaan ladang luas yang sedang menanti disiram hujan .
Sejenak kunikmati panorama mengangumkan itu .. satu demi satu kutelusuri batang-batang bulu halus lembaran perdu yang tumbuh bersemi disepanjang tengkuk. Bagaikan lereng bukit dia menyediakan tempat berselancar bagi sang dewa angin .
Aku meluncur deras ..
Diamlah bagai bumi yang selalu setia menyediakan tubuhnya ditanami pepadian , tenanglah bagai lautan yang dalam . Ayunkan ombak hanya bila nelayan tergoda kelelahan yang meletihkan . Biar kuselami hingga kelantai dasar batu karang istanamu .
Aku meluncur semakin deras ..
Usah kau sambut dengan sapa dan kata-kata sebab nafasmu adalah bahasa yang cukup sebab jeritanmu adalah hutang yang terlunasi . Dan ketika samudramu yang tenang itu.. seketika berubah bergelombang bagai diterjang badai lautan . Maka … sesungguhnya kini engkaulah yang berbalik berhutang lagi padaku .. ah
Aku….tepar
[kumpulkan hutangmu sayang..]

















ada yang salah ketik, Mas..
Hem.. tapi tetap ajah.. tulisan yang “cantik”..
ah..andaikan semua pria….hihihi
Mas Yockie..ini masih lanjutan romantisme yang kemarin kah ?? hueh..he..he
dan setengah maksa.huehee
kenapa mbak.. suami nggak begitu kah hohoho
bulannya lagi purnama mungkin mas .. hehe
hihihi.. habis.. ending-nya tepar gituh… “cantik”-nya jadi maksa
loh.. semua juga pasti tepar … masa ada seh.. yang kaya gatotkacah hueheehe
akhirnya masuk juga..
ekspresi hutang ini membawa ke alam bawah sadar (atas kasur).. huahahaha..
rasakan nikmatnya sampai pada tetesan terakhir..
salamhangat,
-burungYangTerbangLagi
Jangan sampai tetesan terakhir mas… , sisa’in buat hari-hari esoknya huahahaha..
Maknyusss… besok2 kan ada lagi..