Sajak 1990

rendra

Delapan tahun sebelum peristiwa reformasi Rendra bersama KANTATA lantang berteriak
Kini , tujuh belas tahun sesudahnya keprihatinan tersebut masih realitas hari ini

Orang hanya bisa digerakkan tapi kehilangan daya geraknya sendiri .
Ia hanyalah babi ternak yang asing terhadap hidupnya sendiri.

Rakyat menjadi bodoh tanpa opini .
Disekolah murid diajar menghapal berdengung seperti lebah
lalu akhirnya menjadi sarjana menganggur .

Dirumah ibadah orang nerocos menghapal dan dikampung
menjadi pembenci yang tangkas membunuh dan membakar. [selanjutnya]

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

2 Responses to “ Sajak 1990 ”

  1. negeri ini agak telat menghargai yang seharusnya dihargai sejak lama, tapi lebih baik telat daripada tidak samasekali ( walaupun jangan terus2an telat )

    sdh ada anugerah film,tv,musik,iklan…
    Kapan ada ANUGERAH BUDAYA/SASTRA/SYAIR dll : RENDRA
    jadi ANUGERAH RENDRA blablabla…!

    buruan dong!ntar keburu kiamat lho!

  2. ass.wr wb. salam damai, om jockie, salut saya thd om dan kawan-kawan seangkatan om. semoga bisa terus berkarya dan menggerakkan hati hati.

    viva Indonesia.
    wass.

    NB : oya om, bisa tahu almat email mas willy nggak? alamat facebooknya gak up date. atau no hp nya om, saya mau bikin thesis butuh kontak dengan beliau. trm ksh

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara