Sekedar baut

baut

Kusetel alarm weker disamping tempat tidurku agar pasti aku terbangun jam.06.00 pagi .

Pukul 08.00 lonceng sekolah berbunyi aku mulai belajar , sudah betulkah ilmu yang diberikan bapak dan ibu guru sesuai dengan ilmu bagi kebutuhan ditengah masyarakatku .
[ tidak pasti .. tergantung peraturan menteri yang setiap kali punya kebijakan sendiri ]

lalu apa yang pasti ?

Bergunakah ilmu yang harus dibayar oleh orang tuaku bagi hidupku dikemudian hari .
[ tidak pasti .. bekerja tergantung koneksi yang memberiku ruang untuk bisa ber gaji ]

lalu apa yang pasti?

Bila sekolah harus bayar sendiri serta tak ada jaminan yang pasti , lalu untuk apa kita harus pergi kesekolah .
[ tidak pasti .. sekolah tetap berguna , dari sekolah bisa punya lembaran diploma ]

Apakah gunanya ijazah bila ilmu tak berhubungan dengan aplikasi pekerjaanku sendiri.
[ tidak pasti .. sebab ijazah tidak harus berhubungan dengan aplikasi pekerjaan ]

lalu apa yang pasti?

Sepuluh kilometer jarak rumah tinggalku dengan tempat aku bekerja , berapa lamakah waktu yang harus kutempuh hingga sampai disana .
[ tidak pasti .. tergantung kondisi sarana transportasi hingga kemacetan yang terjadi ]

lalu apa yang pasti?

Aku selalu berusaha bekerja keras dan jujur , masihkah semboyan itu berguna meningkatkan kualitas kemampuanku hingga meningkatkan karier / jabatanku .
[ tidak pasti .. sebab ukuran kualitas serta promosi bagi kenaikan jabatan bukan karena jujur dan kerja keras ]

Aku ingin protes kepada pimpinanku karena perusahaan tempat aku bekerja hanya sekedar mengeruk keuntungan tanpa mau mempedulikan nasib orang lain yang semakin terkeruk dan menjadi miskin .
[ tidak pasti akan berguna.. justru dianggap merongrong/merugikan perusahaan ]

Bukankah sistem ekonomi hanya bisa berjalan bila ada aturan dan bila tercipta hukum yang ber-keadilan.
[ tidak pasti .. sebab ekonomi saat ini disuply dari atas bukan karena tumbuh dari bawah ]

Apakah yang akan terjadi bila diatas kehabisan air hingga tak mampu menyiram lagi .
[tidak pasti .. sebab akan ada suply dari atasnya lagi untuk menyiram yang dibawahnya lagi]

Bukankah itu berarti sistem berhutang akan menjadi “abadi” .
[ tidak pasti .. sebab bantuan kemanusiaan bukanlah katagori hutang lagi ]

Lalu apa artinya negeri merdeka dan menjadi sebuah bangsa .
[ tidak pasti .. siapa yang mengatakan kamu sudah merdeka ]

lalu apa yang pasti bagi hidup dan menjadi warganegara di negeri ini ?

“Menjadi Baut” itu yang pasti .

Baut bagi berdirinya bangunan kokoh atau sarang penyakit ?

[ tidak pasti .. dan jangan nanya lagi ]

* tidak.. kami akan selalu berkata TIDAK itu yang pasti *

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

4 Responses to “ Sekedar baut ”

  1. hmmm pendidikan dan seterusnya. sebagai awam, saya hanya hanya bisa heran sekaligus bingung: kenapa kurikulum kita lebih berat dari negeri industri maju?

    anak-anak sd pada sibuk, kurang waktu bermain, tas sekolahnya kian berat, pr selalu ada (bahkan pada hari libur). anak2 sd/smp dari indonesia sempat bersekolah di luar negeri, ketika pulang ke sini dianggap bodoh, bahkan harus dilorot kelasnya, karena matematikanya tertinggal :D

    setelah lulus jadi apa? sekrup. baut. mur. ring. :D

  2. jadi baut memang tugas kita,namun ketika ditempatkan dimesin rongsokan..aduuhhh..rasanya mas..capek dehh.


  3. paman tyo: setelah lulus jadi apa? sekrup. baut. mur. ring.


    rencananya disiapin untuk pawai baris berbaris pas tujuhbelasan.


  4. andara: jadi baut memang tugas kita,namun ketika ditempatkan dimesin rongsokan..aduuhhh..rasanya mas..capek dehh.


    pindah jadi paku saja mbak , enakan … bisa nusuk orang brengsek..hehe

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara