Disorientasi

world
Hanya orang bodoh yang malas bertanya dan malas belajar yang akan tersesat di Dunia ini.
Begitulah mungkin istilah yang pas dan tepat untuk ditujukan kepada sebuah peradaban yang masih meributkan masalah pornografi dan pornoaksi dan pembatasan lain dengan skala Heboh Gempar Luar Biasa bisingnya ..

Di Jaman ini , banyak hal yang sungguh jauh berbeda jika di ukur bandingkan dengan kondisi penataan aturan yang ideal seperti yang pernah berlaku beberapa puluh tahun yang silam . Temuan tehnologi yang telah mampu menyingkirkan batas ruang dan waktu telah pula membuka cakrawala berpikir yang baru bagi seluruh kehidupan umat manusia di seluruh muka bumi ini .

Tak pelak lagi Indonesia pun tak luput dari kenyataan tersebut diatas . Bagaimanakah seharusnya antisipasi yang bisa dilakukan agar kemajuan-kemajuan yang juga berdampak kerusakan tatanan hidup mampu dijaga .

Tehnologi yang disalah gunakan harus dilawan dengan pemahaman terhadap penguasaan dan penggunaan tehnologi itu sendiri [ anak saya harus belajar menguasai sistim informasi dengan baik agar bisa berkomunikasi dengan peradaban terbuka ]

Pornografi dan sebagainya harus dilawan dengan pemahaman tentang etika seksualitas bagi manusia , bahwa manusia bukanlah mahkluk dengan sebutan hewan . [anak-anak saya jijik dengan sendirinya saat tanpa sengaja membuka situs yang bergambar asusila]

Lalu bagaimana dengan anak-anak di berbagai daerah terpencil yang tertinggal dan belum melek informasi dan belum terbentengi dengan baik kesadaran ber-susila nya?
[Disitulah tugas pemerintahan sebuah negara untuk segera mencerdaskan anak-anak bangsanya] Dengan meletakkan sistim Pendidikan kedalam skala prioritas program kerjanya

Bukan dengan membangun tembok agar tetap tertinggal dan menjadi bodoh selama mungkin , namun mempercepat intelektulitas rakyatnya lewat sistim pendidikan yang merata bagi seluruh warga bangsanya .

Sekali lagi jaman sudah berubah , suka atau tidak harus dihadapi . Persoalan bangsa Indonesia adalah persoalan sebuah komunal masyarakat dari peradaban dunia tertinggal yang harus menyesuaikan diri dengan peradaban global yang sudah jauh berada didepannya .

Maukah kita bertanya dan belajar untuk menyesuaikan peradaban kita , atau masih ingin bermimpi dengan dongeng-dongeng masa lalu saja . Sebuah pilihan yang mendesak .
Membangun tembok tinggi agar cahaya dari luar tak bisa menembus jendela rumah kita … adalah OMONG KOSONG .

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

26 Responses to “ Disorientasi ”

  1. Para orang tua yang kolot dan bolot cara berfikirnya , cuman membuang2 wkt , menekan generasi mudanya lewat aturan2 yg dah nggak masuk akal .

    Prinsipnya selama mrk masih ada dan berkuasa . Lalu apa kita harus nunggu sampai mereka semua meninggalkan dunia (mati)
    Tolong jawab saya om , mas (whatever :)

  2. Salam lekum, senang akhirnya bisa namu disini.

    Sambil nunggu tuan rumah nyiapin teh anget, saya ingin membenarkan stetmen mas Yockie bahwa:

    Sekali lagi jaman sudah berubah , suka atau tidak harus dihadapi . Persoalan bangsa Indonesia adalah persoalan sebuah komunal masyarakat dari peradaban dunia tertinggal yang harus menyesuaikan diri dengan peradaban global yang sudah jauh berada didepannya .

    Namun, ada namunnya, yang tampaknya belum diungkapkan mas Yockie adalah untuk melakukan penyesuaian diri sebenarnya diperlukan pula peran aktif seluruh masyarakat Indonesia. Kasihan pemerentah kalau harus ngurus semuanya sendirian dan cuma disalah-salahin. Bukannya saya mau mendukung pemerintah sepenuhnya, tapi fakta memperlihatkan justru masyarakat sendiri yang terkadang enggan melakukan perubahan dari dalam.


  3. newage: Para orang tua yang kolot dan bolot cara berfikirnya , cuman membuang2 wkt , menekan generasi mudanya lewat aturan2 yg dah nggak masuk akal .

    hehe.. kalimat neh 100 persen pake’ telor.. piss ah


  4. aris: Namun, ada namunnya, yang tampaknya belum diungkapkan mas Yockie adalah untuk melakukan penyesuaian diri sebenarnya diperlukan pula peran aktif seluruh masyarakat Indonesia. Kasihan pemerentah kalau harus ngurus semuanya sendirian dan cuma disalah-salahin. Bukannya saya mau mendukung pemerintah sepenuhnya, tapi fakta memperlihatkan justru masyarakat sendiri yang terkadang enggan melakukan perubahan dari dalam.

    Menurut pandangan saya ada dua domain / wilayah berbeda yang harus dipahami oleh sistim pemerintahan modern saat ini mas.

    1. domain privacy
    2. domain state

    Masyarakat di Indonesia harus dibangunkan lagi hak-hak privacy-nya sesuai kebiasaan2 kelompoknya lewat: “dikembalikannya lagi daulat wilayah adat2nya masing-masing”
    Biarkan mereka (bangsa2 lokalnya) menata aturan sesuai dengan “Patut” atau “tidak patutnya” satu perkara untuk bisa/boleh diterapkan bagi warganya sendiri. Pemerintah jangan mencampuri.

    Pemerintah justru harus melindungi berdiri tegaknya hukum adat-adat yang beraneka ragam tersebut diatas , sebab hukum2 adat tersebutlah satu2nya cara dan mekanisme yang ampuh serta terbukti bisa mempersatukan kelompok2 masyarakat lokalnya sendiri . Dengan sendirinya pemerintah nggak akan kebingungan untuk meningkatkan program kerja bagi kesejahteraan seluruh warga negaranya lewat pembangunan2 sektor ekonomi/tehnologi dll .

    Nggak perlu lagi harus pusing ngadepin kelompok2 haluan keras .. atau hal2 sepele yang justru menghambat laju proses pendidikan .

    Maaf .. kalo saya sok teu” hihihi , biariiinnn…. haha maklum seniman mas.. bisanya ngoceh doang. pisss juga ah.. (pass piiss..pass..piiss..ngomong apa seh neh..)

  5. membangunkan wajah adat tradisional bukannya malahan setback om..? kudu pake blangkon lagi donkz..?


  6. newage: membangunkan wajah adat tradisional bukannya malahan setback om..? kudu pake blangkon lagi donkz..?

    Di area publik (nasional/internasional) silahkan aja mau pake cancut sama kaos oblong doang sambil jalan2 …hehe (kalo nggak malu..)Tetapi pada saat anda ada diwilayah tradisional yang menerapkan hukum tradisinya (spt etika dalam kraton misalnya)

    Ya kamu copot dulu dong.. tuh rante2 di leher sama pernik2 ghotic (hehe..) kalau mau masuk ke wilayah adat , apalagi kalau mau ketemu sama Sultan nya.

    Itu hanya salah satu contoh aja .. tapi bisa dipahami kan maknanya ?

  7. Hanya orang bodoh yang malas bertanya dan malas belajar yang akan tersesat di Dunia ini.Begitulah mungkin istilah yang pas dan tepat untuk ditujukan kepada sebuah peradaban yang masih meributkan masalah pornografi dan pornoaksi dan pembatasan lain dengan skala Heboh Gempar Luar Biasa bisingnya ..

    Mas Jsop,
    Keprihatinan yang sangat dalam selalu ada disetiap yang masih punya hati nurani di bumi Ibu pertiwi,sepertinya kita menjadi bagian dari Lilin-Lilin Kecil
    Semoga catatan-catatan mas Jsop bisa menumbuhkan semangat yang lain untuk masa mendatang, he he he … walau tembok tebal (tanpa pintu dan jendela ?) yang akan membuat ruang gerak menjadi semakin pengap, dengan pilar-pilar yang kian hari kian semrawut yang dipancang dengan palu besar yang berjudul aji mumpung.

  8. saluutt om
    Mustinya om jokie jadi presiden masa depan kekeke..

  9. aje gile’ ibarat saya jadi RT aja bisa otoriter.. apalagi mimpi kesana..hehe ..darah berlumuran lagi hahahaha..

  10. kalo di pedalaman…dan belum berbusana lengkap, apa ini jg pornoaksi ?
    kalo nulis “tetek” pdhal tetek bengek..apa ini pornografi ?

    mungkin saking pusingnya mikir kesejahteraan rakyat, mendingan mikir yg porno2..

    btw, semakin maju peradaban, kok bajunya pada makin minim ya Om.. mungkin efek pemansan global, sehingga gerah dan sumuk hehehe :smile:

  11. Salam.
    Membaca tulisan di blog ini, saya menangkap kesan bang Yockie itu memiliki keberanian bersikap, mengekspresikan kejujuran, memiliki integritas dan transparan. Namanya juga kesan, bisa benar bisa juga keliru. Tetapi, biasanya, kesan awal saya itu benar.
    Orang seperti Bang Yockie memang gak cocok jadi presiden, Gubernur, Bupati, Camat atau RT. Apalagi jadi anggota dewan. Itu bukan panggung yang cocok untuk Bang Yockie. Cocoknya ya jadi seniman. Atau, nah ini dia, bang Yockie menurut saya cocok jadi semacam penasihat presiden atau Dewan Pertimbangan Presiden. Seingat saya, di antara sembilan anggota Wanpertim itu, tak satupun yang membidangi seni budaya dan pemuda. Moga-moga presiden baca blog ini dan menemukan sosok Bang Yockie yang tergolong langka di negeri ini. :idea:
    salam.


  12. vansya raban: Seingat saya, di antara sembilan anggota Wanpertim itu, tak satupun yang membidangi seni budaya dan pemuda.

    hehehe .. terimakasih puja pujinya mas..(pantat jadi panas neh’..hahaha) btw, nggak ada artinya apa-apa mas , selama pemerintahan kita masih nggak peduli untuk segera menata “grand design” yang menyeluruh bagi arah dan tujuan sistem kebangsaan kita .

    Revolusi birokrasi secara menyeluruh mas , itu antara lain yang saya maksudkan . Dan seperti biasanya ‘revolusi’ selalu minta biaya tinggi bahkan sampai ke level “korban” .

    Apa ada.. orang2 yang sudah atau bahkan nanti yang akan mencalonkan diri sebagai Presiden periode mendatang , untuk “berani mati” ? hehehe.. wong berani miskin aja sudah ketakutan .

    Kalau ada orang seperti yang anda maksudkan “ideal” , masuk kedalam lingkaran .. apapun namanya (penasehat atau lainnya), maka tinggal tunggu waktu saja … sebentar lagi pasti “diam” dan “manut” saja . Alasannya pasti karena “terpaksa” …. hehehe judulnya “basi” . Tetapi bukan berarti saya skeptis terhadap kondisi yang ada. Lembaga-lembaga kontrol sosial / hukum seperti KPK mungkin adalah tempat2 yang menarik bagi orang2 seperti saya .

    Sayangnya… untuk menuju ke arah sanapun harus lewat fit & proper oleh satu institusi yang masih sangat saya ragukan kebersihan dan kejujurannya . (kata lain dari nggak bisa dipercaya) sebab lahir dari sebuah sistem yang “koq.. bisa..ya” , sulit untuk dipercaya tapi nyatanya ada ..:-)

    salam, terimakasih atas respon anda mas.


  13. benni: btw, semakin maju peradaban, kok bajunya pada makin minim ya Om.. mungkin efek pemansan global, sehingga gerah dan sumuk hehehe

    Baju minim kalo dipake ditempat yang pantes untuk ber minim2.. ya nggak apa2 kan.? Kecuali dipake didepan kakek kita yang masih suka “nyambat” : wong edaan.. hehehe..

    Makanya jangan dipake didepan kakek dan nenek .. berbahaya itu.

  14. udah mulai bosan..
    mending bikin lagu ajah, mas


  15. kuke said: udah mulai bosan..
    mending bikin lagu ajah, mas

    hehe.. bikin lagu itu urusan lain kan kuke..? dan pastinya juga itu adalah kreativitas yang nggak boleh berhenti .. (sambil jogetan sendiri nehh..)

    Tapi masalah hidup ya nggak boleh ‘bosen’ dong ..hehe.. nanti saya bisa bosen makan s/d bosen bernafas.. repot kan? Padahal Malaikat Gibril belom membaca urutan saya .. hiks… lontang-lantung deh saya di angkasa ..

    *mampir ah kerumah kuke…mo ngintip* hahahaha..

  16. :twisted: hayooo mo ngintip apa??

    Eh..eh.. masalah hidup boleh bosen kok..
    Sambil bosen.. terus jadi ajah.. luntang-lantung..
    Habis itu.. luntang-lantung bosen kan??
    Nahh mulai lagi dengan aktivitas hidup.. :grin:

    Aku lagi bosennnn ama atmosfer sekitar aku..
    *jadi pengen menghilang*


  17. kuke said: Eh..eh.. masalah hidup boleh bosen kok..Sambil bosen.. terus jadi ajah.. luntang-lantung..Habis itu.. luntang-lantung bosen kan?? Nahh mulai lagi dengan aktivitas hidup..

    bermain dengan kata2 neh yee’…, oke dee


    Aku lagi bosennnn ama atmosfer sekitar aku.. *jadi pengen menghilang*

    maka Allah Bersabda: Keku eh.. keku lagi.. kue..eh.. kuke , mulai hari ini kamu saya jadikan nyamuk ditengah-tengah kebon binatang ..biar nggak keliatan ..nah..looo, *kuke mengembik..eh..menangis minta dikembalikan ujudnya*

    “Hanya ada 2 pilihan , jadi embeek atau sapi” buat menyongsong lebaran haji … hahaha ..

  18. enakkkk jadi nyamuk dunkkk :roll:
    *bisa bikin kesel orang sepuas-puasnya hehehe*


  19. kuke said: enakkkk jadi nyamuk dunkkk *bisa bikin kesel orang sepuas-puasnya hehehe*


    Jauh2 dari semprotan ya.. (mau nulis merk ..nanti jadi promosi lage’..)

  20. ya dehhh .. ai lap u Mas..


  21. kuke said: ya dehhh .. ai lap u Mas..


    pake poreper biar sip!

  22. ai lop u poreper en eper


  23. kuke said: ai lop u poreper en eper


    banyak makan lemper… biar gak cepet laper…


  24. kuke said: ai lop u poreper en eper


    banyak makan lemper… biar gak cepet laper…
    abis itu mlungkeerr tidur aje terosss kaya uler..

  25. mbok ya dijenguk.. aku lagi sakit :(

    *hehe..ndak usah ding..didoakan sj*


  26. kuke: mbok ya dijenguk.. aku lagi sakit


    waah.. pasti karena multitasking nya tuh..
    Makanya kenali kapasitas daya kerja otak manusia secara alami , jangan diukur dengan ego “aku bisa” .
    Buntut2nya metabolism tubuh yang protes ndak keruanan..tuh..

    ok semoga cepet sembuh deh..

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara