Ethikos_Claim

Klaim adalah tuntutan atas satu hak yang sah , berdasarkan ‘terlengkapinya azas persyaratan’ . Entah siapa yang salah sehingga berbagai urutan kebutuhan yang logis dan bisa dibenarkan secara nalar menjadi serba jungkir balik maknanya di Republik yang kita cintai ini.
1. Pidato berbagai pejabat negara : ” bla..bla..bla..dan sebagainya ….hal tersebut sangat membebani Anggaran Belanja Negara dan kinerja aparat Pemerintah secara menyeluruh “. Perhatikan kalimat klaim “membebani” , lalu mari kita letakkan kalimat tersebut secara proporsional . Koq sepertinya pemerintahan sebuah negara nggak mau dibebani tugas & tanggung jawab oleh rakyatnya sendiri . Apakah pemerintahan dan rakyat itu memang terdiri dari dua pihak yang berdiri sendiri-sendiri dan mengurusi hidupnya sendiri-sendiri juga?
2. Presenter tangkas dan ‘pintar’ diberbagai media layar kaca : “bla…bla..bla..dan sebagainya…. oke’..baiklah..jangan lanjutkan dulu…, kita dengarkan dulu sejenak sebab ada yang mau lewat berikut ini..” (iklan asbun dll.) Media industri informasi merasa punya hak otoritas untuk melakukan klaim atas wilayahnya , yaitu dengan memotong topik pembicaraan “penting” bagi informasi dan pendidikan masyarakatnya . Untuk seolah membuktikan klaim bahwa “Industri saya” lebih penting dari persoalan bangsa dan masyarakat kamu . (bukan kita)
3. Anugrah Musik/Film/Kesenian lainnya hingga Science Iptek : Semua pihak yang merasa punya uang dan menguasai Industri seolah punya hak untuk meng-klaim bahwa kamilah wakil dari kondisi sosial kemasyarakatan yang tengah terjadi di negeri ini. Padahal nyatanya klaim mereka hanya untuk keperluan isi kantong dan pundi-pundi usaha dagang sekelompok/segolongan kecil orang-orang , yang tak ada korelasinya dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang sebenarnya .
Dan kita semua tentu yakin bahwa masih banyak lagi claiming-claiming yang dengan pesatnya mengisi ruang-ruang kehidupan ini . Saya menyebutnya sebagai : Pe-Manipulasi-an Makna / Penyesatan Pikiran / Pembenaran segala macam cara untuk memfasilitasi suburnya bibit unggul “KORUPSI” .
Kita berteriak sampai kering tenggorokan “Entaskan Kebodohan dan Kemiskinan / Hukum harus ditegakkan / Basmi Korupsi sampai seakar-akarnya” , sementara disisi lain tanpa sadar kita terus menyiangi benih-benih penyakitnya setiap hari agar tetap tumbuh bersemi .
Etika…
Sudah pasti kalimat tersebutlah yang sekarang sepertinya sudah enggak ada lagi tempatnya.

















*manggut2*
*pencerahan lagi*
Ati2 lhoo.. ada lagunya SWAMI yang pake’ manggut-manggut .. *seperti baduuut* hihihi..
Pseudo image mungkin istilahnya.
Bang,dinegeri saya keadaannya jauh bagusan.
Pindah aja bang kesana woawoawaoa…
maaaaaasss ,oommm ,ppaaaakk kekekee..
pa kabaarrr..wah dAh dw buLan nehh.. disiNiii
pengn pUlang …gaK beTah neh ..Bilangin BOkap duunnkkz..hikzzz
ape..seh .. berisik aje nih cewek..hahaha, apa kabar aje dah..(nikmatin aja…nasib malangmu..) hahaha
kemana.. balik kehutan…? ogah ah.. banyak nyamuk malaria..huehehe
semacem duit sablonan ya mas .. uang yang di scan di komputer lalu di print sendiri gitu..hehe
Ahmadiyah layak dianugrahi HATZAI ARTIKELEN = pasal karet . Dilarang tapi tak boleh ditangkap , tak boleh ditangkap tapi dilarang .
Gimana kalau nekat hingga antar masyarakat beradu otot urat?
Ya mungkin nantinya dilarang juga beradu urat …, jawab pak polisi dilapangan yang kebingungan ……….eh aurat apaan seh?
Bukan aurat …, urat.. bego!
Dialog/comment di multiply
fund0c
delete reply
fund0c wrote on Apr 17
kaming egen..
hehehe..
sbntr lg rame dh om
saniskara
delete reply
saniskara wrote on Apr 17, edited on Apr 17
jsops said
Pe-Manipulasi-an Makna
Istilah yang sangat pas untuk kondisi saat ini..
terimakasih atas tulisan bernas ini.
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 17
fund0c said
kaming egen..
hehehe..
sbntr lg rame dh om
wel.. sit don plis
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 17, edited on Apr 17
saniskara said
Istilah yang sangat pas untuk kondisi saat ini..
terimakasih atas tulisan bernas ini.
(bernas) ini pasti wong ngayogjan hehehe
fund0c
delete reply
fund0c wrote on Apr 17
jsops said
wel.. sit don plis
yu ar welkam om
^_^
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 17
Wah jadi ingat baru baca artikel di Economist. Maret 2008. Peste Power : Sob Story. Cerita tentang claim anak meminta sesuatu kepada ortunya. Berdasarkan pengamatan seorang zoologist (Mathew Bell, dari Cambridge) yg mengamati prilaku hewan ketika “meminta” sesuatu utk kebutuhan makan pada ortunya.
Ketika si anak haus, maka mereka berteriak ke ortunya. Awalnya si ortu, menganggap “sinyal” ini jujur, tapi ternyata menurut penelitian, ternyata teriakan si anak ini ini ada sedikit “ketidak jujuran” yang bersifat manipulatif. Artinya sering kali anak berteriak lebih keras dengan usaha mendapatkan resource lebih banyak.
Akhirnya terjadi permainan “memanipulasi” kepercayaan. Si ortu tahu teriakan itu “tidak jujur”, si anak bermain juga dengan manipulasi teriakan.
Eh tapi itu binatang lho. Tapi soal teriakan memang bikin “budeg” ya apa lagi kalau teriak udah sember.
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 17, edited on Apr 17
a. ABN bukankah direncanakan dan dibuat setelah mencermati semua kebutuhan biaya2 bagi persoalan2 krusial masyarakatnya. Artinya kalau memang nggak ada lagi duit untuk alokasi “dadakan” , ya bilang saja terus terang “maaf dulu rancangan awalnya kita meleset memprediksi segala kemungkinan “.
Nah… langkah berikutnya pasti akan lebih cermat lagi kita menuntut seorang calon pemimpin untuk tau kondisi kemampuan negara secara sebenarnya . Hingga nanti…sistim pemilihan calon2 pemimpin berikutnya nggak lagi dipenuhi oleh opportunis2 yang doyan narsis / belagak sok pinter dan sok tau doang .
b. Perhatikan di CNN atau di media broadcast lainnya di negara2 maju deh ….. nggak gitu2 amat tuh presenter / produser acaranya seperti yang terjadi di Indonesia . (apa mereka yang kuno ya.. kita lebih modern dan canggih otaknya)
c. no comment dah…*basi abis* anda aja yang koment saya nge gong’in.. hahaha
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 17, edited on Apr 17
imw85 said
Wah jadi ingat baru baca artikel di Economist. Maret 2008. Peste Power : Sob Story. Cerita tentang claim anak meminta sesuatu kepada ortunya. Berdasarkan pengamatan seorang zoologist (Mathew Bell, dari Cambridge) yg mengamati prilaku hewan ketika “meminta” sesuatu utk kebutuhan makan pada ortunya.
Ketika si anak haus, maka mereka berteriak ke ortunya. Awalnya si ortu, menganggap “sinyal” ini jujur, tapi ternyata menurut penelitian, ternyata teriakan si anak ini ini ada sedikit “ketidak jujuran” yang bersifat manipulatif. Artinya sering kali anak berteriak lebih keras dengan usaha mendapatkan resource lebih banyak.
Akhirnya terjadi permainan “memanipulasi” kepercayaan. Si ortu tahu teriakan itu “tidak jujur”, si anak bermain juga dengan manipulasi teriakan.
Eh tapi itu binatang lho. Tapi soal teriakan memang bikin “budeg” ya apa lagi kalau teriak udah sember.
hahaha.. peradaban yang jauh lebih maju aja mulai melakukan riset melalui pola tingkah laku binatang . Mungkin manusia sudah mulai dianggap kehilangan legitimasinya sebagai mahkluk paling cerdas dan berbudaya.
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 17, edited on Apr 17
Ada satu hal yang terlewatkan oleh saya (soal klaim meng-klaim) padahal justru lagi populer . Bagaimana anda semua meng klaim status Istri/Suami atau sekedar hanya pacar atau selingkuhan ?
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 17
jsops said
agaimana anda semua meng klaim status Istri/Suami atau sekedar hanya pacar atau selingkuhan ?
Bagaimana kalo yg masih nge-jomblo ? pacar ndak punya istri/suami apa lagi.
Atau malah yg kayak gini klaim statusnya paling keras : saya playboy, pacar di mana-mana selingkuhan di mana-mana.
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 17, edited on Apr 17
IMW said: Bagaimana kalo yg masih nge-jomblo ? pacar ndak punya istri/suami apa lagi.
yaah…jomblo tidak termasuk dalam Undang-Undang Pemekaran wilayah ..bung.
IMW said: Atau malah yg kayak gini klaim statusnya paling keras : saya playboy, pacar di mana-mana selingkuhan di mana-mana.
klaim playboy & dll = duitnya tebel / muke guanteng , jangan modal pas2an apalagi modal nekat . Hahahaha
zeventina
delete reply
zeventina wrote on Apr 17
Etika, satu kata sederhana yang sudah banyak di lupakan orang..
Nice post mas..
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 17
jsops said
ABN bukankah direncanakan dan dibuat setelah mencermati semua kebutuhan biaya2 bagi persoalan2 krusial masyarakatnya. Artinya kalau memang nggak ada lagi duit untuk alokasi “dadakan” , ya bilang saja terus terang “maaf dulu rancangan awalnya kita meleset memprediksi segala kemungkinan “.
Nah… langkah berikutnya pasti akan lebih cermat lagi kita menuntut seorang calon pemimpin untuk tau kondisi kemampuan negara secara sebenarnya
Walah mo panjang-panjang soal RAPBN koq saya takut jadi menebarkan rasa nelongso. Sebab ini akan semua berasal dari kemampuan SDM yg ada di penyusun RAPBN dan partai yg menkritisinya. Di negara maju setiap partai memiliki “referat” (seperti tim ahli) utk tiap bidang yang akan dibahas. Di Indonesia tampaknya praktek ini belum ada di partai-partai kebanyakan.
Tapi di samping “faktor intensi” ada faktor teknis juga yg melatar belakangi tentang kegagapan kita dalam menyusun RAPBN, misal kita belum (tidak) memiliki mekanisme yang bisa secara cepat mengetahui seberapa kekuatan kemampuan PAD (ambil utk Pemda) dan bagaimana pengeluaran yang akan dikeluarkan.
He he he dulu kebetulan saya pernah ikutan membantu persiapan otonomi keuangan daerah. Terus terang kemampuan teknis SDM utk pengolahan keuangan yang masih perlu ditambal. Lha utk tahu PAD (Pendapatan Asli Daerah) aja antara Pemda masih “contek kiri dan kanan”
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 17, edited on Apr 17
imw85 said
Walah mo panjang-panjang soal RAPBN koq saya takut jadi menebarkan rasa nelongso. Sebab ini akan semua berasal dari kemampuan SDM yg ada di penyusun RAPBN dan partai yg menkritisinya. Di negara maju setiap partai memiliki “referat” (seperti tim ahli) utk tiap bidang yang akan dibahas. Di Indonesia tampaknya praktek ini belum ada di partai-partai kebanyakan.
Tapi di samping “faktor intensi” ada faktor teknis juga yg melatar belakangi tentang kegagapan kita dalam menyusun RAPBN, misal kita belum (tidak) memiliki mekanisme yang bisa secara cepat mengetahui seberapa kekuatan kemampuan PAD (ambil utk Pemda) dan bagaimana pengeluaran yang akan dikeluarkan.
He he he dulu kebetulan saya pernah ikutan membantu persiapan otonomi keuangan daerah. Terus terang kemampuan teknis SDM utk pengolahan keuangan yang masih perlu ditambal. Lha utk tahu PAD (Pendapatan Asli Daerah) aja antara Pemda masih “contek kiri dan kanan”
Hah… semakin terkuak ..inti permasalahan yang sering membuat posisi Pemerintahan di Indonesia ibarat buah simalakama / maju kena mundur lebih penyok .
Kalau sudah duduk di kursi pengelolaan management negara , baru ‘pasang muka memelas’ minta di mengerti dan dipahami keadaannya. Tapi sewaktu kampanye…. lebar membusungkan dada.. “Kita Mampu” katanya lantang dan keras di berbagai corong media….. sampai2 budeg telinga rakyat mendengarnya…. bah!
Ngga apa2 BUng.. anda tidak menyebarkan “keadaan nelongso” yang berkadar “fitnah” apalagi memprovokasi masyarakat . Tetapi justru membuka mata masyarakatnya sendiri untuk mau belajar memahami … apa itu demokrasi dsb.
“hehehehe… kompor gas elpiji semakin benderang nyalanya…”
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 17
zeventina said
Etika, satu kata sederhana yang sudah banyak di lupakan orang..
Nice post mas..
kacamatanya dipake’nya di dengkul kali mbak ya.?
thanks dah mampir
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 17
yeee’… kenape gitu nyerempet2 klaim suami/istri pacar ama laennya…. trus pada jadi “budeg” semueeee nih….
Pade’ jipeeerrrrr yee’…….. huhahahahaa
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 18
jsops said
Kalau sudah duduk di kursi pengelolaan management negara , baru ‘pasang muka memelas’ minta di mengerti dan dipahami keadaannya. Tapi sewaktu kampanye…. lebar membusungkan dada.. “Kita Mampu” katanya lantang dan keras di berbagai corong media….. sampai2 budeg telinga rakyat mendengarnya…. bah!
Saat ini secara “general” ada 3 tipe yang namanya orang duduk di pemerintahan.
Tipe pertama duduk karena jalur politik, tipe kedua karena memang pekerjaannya di bidang itu (profesi). Tipe ketiga yang campuran pekerjaanya di bidang itu dan dapat cepat menduduki posisi karena dengan jalur politik.
Dalam urusan praktek kenegaraan mungkin kita sudah perlu melihat secara terpisah pelaksanaan “operasi” kenegaraan (misal administrasi, manajemen teknis), dan permasalahan yang terkait dg motivasi pelaksana kenegaraan (niat, suara hati dsb).
Banyak terjadi orang yang tadinya bersih ketika menempati posisi karena tidak didukung kemampuan teknis (termasuk SDM teknis) yg memadai akhirnya terjebak dalam pelenggu mafia pelaksana teknis.
Akhirnya yang putih menjadi abu-abu, yang hitam bertambah kelam
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 18, edited on Apr 18
imw85 said
Tipe pertama duduk karena jalur politik, tipe kedua karena memang pekerjaannya di bidang itu (profesi). Tipe ketiga yang campuran pekerjaanya di bidang itu dan dapat cepat menduduki posisi karena dengan jalur politik.
Kalau memang karena tiga pilihan seperti diatas , sudah barang tentu kita mengharap pilihan yang terakhir (ketiga) yang berjalan dengan mulus . Artinya lebih lanjut bahwa “profesi/keahlian tepat dan didukung mekanisme politik yang juga tepat”
Politik.., bukankah itu sebuah disiplin ilmu/strategi untuk menyelesaikan berbagai persoalan , dari mulai proses debatable sampai mengawal terlaksananya pelaksanaan . Juga dengan cara yang bermartabat kan?
a . Sudahkah kita tau persoalan dan tujuan yang harus diselesaikan. (secara grand design) lewat mekanisme politik tersebut .
b. Sudahkah perilaku pelaku ilmu politik kita bermartabat .
c. Politik yang sehat adalah politik yang melibatkan seluruh partisipasi masyarakatnya tanpa ada tekanan dan pembodohan berkelanjutan . Sudahkah masyarakat kita tau .. apa itu politik? bukankah yang semakin santer terdengar saat ini adalah : “politik itu busuk dan biadab” .
Mungkin orang2 yg lantang berteriak tersebut masih seneng diperintah sama raja .
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 18
jsops said
Kalau memang karena tiga pilihan seperti diatas , sudah barang tentu kita mengharap pilihan yang terakhir (ketiga) yang berjalan dengan mulus . Artinya lebih lanjut bahwa “profesi/keahlian tepat dan didukung mekanisme politik yang juga tepat”
Politik.., bukankah itu sebuah disiplin ilmu/strategi untuk menyelesaikan berbagai persoalan , dari mulai proses debatable sampai mengawal terlaksananya pelaksanaan . Juga dengan cara yang bermartabat kan?
Sayangnya yang terjadi pada definisi politik itu yang berbunyi “cara utk menyelesaikan berbagai persoalan” (dipotong di sini) karena titik-titiknya selanjutnya di isi menjadi “persoalan saya dan keluarga saya”, “persoalan saya biar makin lama menjabat” dsb.
Seperti kategori nomor 3, jalur politik yang saya sebut itu adalah persoalan partai politik (bukan persoalan bangsa) yang ingin dipecahkan. Dalam arti meletakkan orang di jalur penyelenggara negara, agar kelanggengan partai politik itu tetap terjaga.
Udah makin ngenes bung ? Lha memang perjalanan kita masih panjang, langkah awal memperbaiki adalah menguraikan dengan gamblang permasalahannya (di”petani” mana yg menyebabkan apa) dan baru dibusek yg jelek-jelek, dan distabilo yg bagus-bagus.
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 18
hm.. iya masih panjang .. mungkin bisa dipercepat sebab Bapak Petunjuk Persiden (kesayangan kita doeloe) sekarang bikin parte baru .
Mungkin motto partainya : Negara Maju Rakyat Gayeng .
Saya baca di koran kemaren .. hihi
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 18
jsops said
(kesayangan kita doeloe) sekarang bikin parte baru .
Mungkin motto partainya : Negara Maju Rakyat Gayeng .
Saya baca di koran kemaren .. hihi
Masih tetap klimis rambutnya? Atau sekarang ditempelin papan pengumuman “hati-hati licin, biar laler ndak kepleset”
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 18
Udah ngak bakal kepleset lagi .. udah bekerut kulitnya , praktis udah seret kalo laler mau main prosotan disitu
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 18, edited on Apr 18
Jangan mengupas agama disini , tapi saya mah hanya bingung , sama aturan melarang kelompok Ahmadiyah . Disisi lain dilarang pemerintah tapi disisi yg lainnya lagi ‘dilarang ditangkepin’ .
Ini maunye ape’ sih .. para pejabat negare’ ini? kayak undur2 aje…bikin bingung masyarakat …Tugas polisi kan smakin kagak jelas kalo gini nih. Pasal karet aja (hazsai artikelen) masih dipake terus…sekarang ditambah lagi sama “Peraturan Karet” baru lagi…
Ada yang merasa pengikut Ahmadiyah disini? … atau Achmad Albar aje’ kaleee’…
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 19
[Ada lagi / masih agak baru]
Hati2 kalo bawa kendaraan di Jakarte’ , lengkapin semua surat2 SIM/STNK. Sebab bila ada pelanggaran yang sengaja maupun tidak disengaja , maka pak polisi di jalanan sudah menyiapkan jurus “perangkap” . Seolah-olah minta disuap , padahal jika anda terjebak mau menyuap (ada bukti/saksi) maka anda akan dikenakan tuduhan pasal yg lebih berat lagi . Sudah pasti “ongkos suap” nya akan jadi lebih gede lagi … Tuh…salah satu ‘peraturan karet’ lagi.
Makanya mungkin ketika SBY sadar , dan dalam pidatonya minta agar jangan menjebak orang dsb. Rame’ deh…di pasar orang pada berteriak protes…. hehehe…. Lagi2 aturan karet yang jadi biang keroknya .
Comment deleted at the request of the author.
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 19
jsops said
aka pak polisi di jalanan sudah menyiapkan jurus “perangkap” . Seolah-olah minta disuap , padahal jika anda terjebak mau menyuap (ada bukti/saksi) maka anda akan dikenakan tuduhan pasal yg lebih berat lagi . Sudah pasti “ongkos suap” nya akan jadi lebih gede lagi
Saya sering joke dengan kenalan dari BKA dan LKA (polisi Jerman), kalau mau ngirim polisi praktek kerja tambah pengalaman, kirim aja ke Indonesia. Ditanggung abis itu mereka jadi mumet.
Indonesia adalah “laboratorium” utk masa depan, jangan-jangan peristiwa di atas nanti ditiru negara lain, dalam bentuk lain. Dan kini yang dijebak adala orang Indonesia bukan pengendara mobil.
Comment deleted at the request of the author.
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 19
imw85 said
Saya sering joke dengan kenalan dari BKA dan LKA (polisi Jerman), kalau mau ngirim polisi praktek kerja tambah pengalaman, kirim aja ke Indonesia. Ditanggung abis itu mereka jadi mumet.
Indonesia adalah “laboratorium” utk masa depan, jangan-jangan peristiwa di atas nanti ditiru negara lain, dalam bentuk lain. Dan kini yang dijebak adala orang Indonesia bukan pengendara mobil.
hehehe.. orang Indon keluar negeri pasti jadi tertib . Bahkan sering lebih tertib dari warga lokalnya sendiri . Saya sering bingung .. kenapa bisa gitu ya…? jawabnya sistem / aturan . Orang Indonesia itu sebenarnya jauh lebih beradab dari bangsa2 Amerika maupun Eropa .
Tapi karena sekarang nggak ada aturan yang jelas .. makanya beradabnya juga ikut2an kagak jelas … blaaas
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21, edited on Apr 21
LAGI…Kendala etika
Hari ini saya menemukan lagi contoh kendala berkomunikasi dengan baik , atau bisa disebut sebagai “missed comunication/salah paham”. Semuanya ini jelas karena kita mulai semakin ‘tergagap-gagap” dalam meletakkan “etika” di tempat yang seharusnya . Sebab kebutuhan jaman / peradaban hari ini adalah bagaimana kita bisa berbicara dengan bebas tanpa tekanan2 yang membelenggu dan membatasinya . (istilah kerennya “demokrasi”) Kebebasan berpendapat .
contoh 1 :
Seorang user di Forum MP ini “ANNA” (kebetulan dia wanita) suka bercanda dengan gaya terbuka (blak2an), yang tentunya ingin dipahami bahwa ybs. ingin menjalin hubungan komunikasi dengan sesama users disini secara lebih berterus terang (tanpa unsur kemunafikan) atau ke pura2an yang berkadar “basa-basi capek deh”.
Didalam ruang lingkup sahabat/teman dekat , dia telah membangun wilayah etika lokalnya sendiri , untuk menggunakan bahasa-bahasa dengan pemahaman tertentu . Bahasa dengan makna yg hanya bisa dipahami oleh mereka2 yang ada diantara sesamanya sendiri .
Kalimat bahasa lelucon/joke yang ambigu (bermakna ganda) sungguh akan berbeda makna dan bunyinya bila diucapkan dari pihak2 yang belum/tidak mewakili komunitas lokalnya tersebut . Dia bisa berubah menjadi “kalimat serangan” menyakitkan yang tak pernah terduga , apalagi direncanakan sebelumnya . http://jelhna.multiply.com/journal/item/189/Kurang_Azaaaaaaaaaaar...
contoh 2:
Ada seorang user dengan nickname priadambaan , dia salah satu contact person di site saya ini . Dan dia juga relatif masih lebih muda dibanding usia saya .
Suatu ketika dia membuat karya kreatif berupa potongan2 yang diambil dari photo2 saya , lalu digabung dengan photo2 user lainnya untuk direkayasa menjadi sebuah video pendek , cerita yang dibuat sekedar untuk lelucon dan humor.
Saat saya menyaksikan hasil yang bisa saya lihat di site nya , maka sambil tersenyum saya menuliskan kata “Anjrriitt.!” , yang dalam gaya bahasa bila diucapkan kepada sesama usia , adalah kalimat yang jamak atau lazim adanya .
Saya imbuhkan lagi kalimat berikut : Wahh.. saya yang nggak tau apa2 .. koq ikutan jadi korban neh…(kurang lebih begitulah makna dan artinya) .
Ternyata kalimat saya tersebut tertangkap oleh priadambaan sebagai kalimat dengan intensitas “serangan” , pertanda ketidak setujuan yang berkadar marah . Jelas kemudian dia meminta maaf karena merasa telah melukai hati saya , lalu dengan segara men delete video tersebut .
Saya sendiri sempat terperangah oleh situasi tersebut hehehe…, lalu setelah saya pikirkan lebih jauh .. maka saya justru merasa berterima kasih . Sebab ada materi dan bahan yang riil dan otentik untuk menjelaskan betapa sulit dan semakin dibuat gagapnya kita meletakkan “etika” pada tempat yang semestinya di era Kebebasan Berpendapat dan Berbicara ini .
Ada unggah-ungguh antar usia yang harus di cairkan menjadi sebuah “etika lokal” yang disepakati dulu , barulah kalimat dengan bunyi “A” akan sampai dengan makna yang sama .
Dalam kasus diatas , perihal [ANNA] user MP wanita yang merasa terganggu privacy nya jugalah demikian adanya . Dibutuhkan kesepakatan terhadap lokal etika nya dahulu bila kita ingin masuk dan berbicara dalam bahasa dan gaya lokal mereka sendiri . Agar kalimat agitasi2 yang tak disengaja bisa dihindari .
Jadi ini bukan sekedar masalah bagaimana harus ber sopan-santun dan sebagainya , tetapi sekali lagi adalah masalah bagaimana kita meletakkan etika lokal agar dihormati dan bagaimana caranya kita harus menghormatinya juga .
Bayangkan … , dua kasus diatas baru masalah sepele yang hanya melibatkan dua atau empat orang saja . Itupun kita sudah mulai tergagap-gagap . Bangsa ini punya +/- 300 etika lokal yang melibatkan 220 juta lebih manusianya .
Luar biasa puyengnya .. minum aspirin sekilo juga belum tentu sembuh.
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
jsops said
Bayangkan … , dua kasus diatas baru masalah sepele yang hanya melibatkan dua atau empat orang saja . Itupun kita sudah mulai tergagap-gagap . Bangsa ini punya +/- 300 etika lokal yang melibatkan 220 juta lebih manusianya .
Mau tidak mau saya jadi inget kalo acara “sosialisasi”. Tuh slide (hal yang sama) harus dibuat dalam beberapa tingkat dan kadang utk propinsi yang berbeda harus beda. (di propinsi tertentu kata “butuh” harus dihindari, di propinsi tertentu kata “tempik” ndak ada masalah, di kalangan tertentu kata ITIL, MEMEX dianggap normal, di kalangan tertentu disambut dg cengengesan).
Komunikasi adalah hal terbesar dalam organisasi, saking besarnya sering orang malah tidak nampak dan mengabaikan.
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21, edited on Apr 21
imw85 said
Mau tidak mau saya jadi inget kalo acara “sosialisasi”. Tuh slide (hal yang sama) harus dibuat dalam beberapa tingkat dan kadang utk propinsi yang berbeda harus beda. (di propinsi tertentu kata “butuh” harus dihindari, di propinsi tertentu kata “tempik” ndak ada masalah, di kalangan tertentu kata ITIL, MEMEX dianggap normal, di kalangan tertentu disambut dg cengengesan).
Komunikasi adalah hal terbesar dalam organisasi, saking besarnya sering orang malah tidak nampak dan mengabaikan.
hehe.. Saya kebayang deh..sistem Pendidikan kita…(character building) bagaimana nggak smakin pusing nantinya , kalau tidak ada campur tangan “kemauan politik” dari pemerintahnya , agar menyelesaikan dulu agenda2 awal2nya.
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
jsops said
endidikan kita…(character building) bagaimana nggak smakin pusing nantinya , kalau tidak ada campur tangan “kemauan politik”
Sebetulnya kita punya contoh bagus (bagus sebagai contoh itu, bisa buruk pelaksanaan, bisa baik pelaksanaan). Yaitu ketika proses sosialisasi KB (lingkaran biru), dan proses sosialisasi Tabungan. Dari ini sebetulnya bisa jadi materi studi yang menarik utk menentukan langkah sosialisasi di masa depan.
Tapi ndak tahu deh apa ada yg mencatat dan mengamatinya
Lha saya sendiri masih kecil jeee.
“Begini ibu-ibu cara memakai kondom (pak dokter nyontohin dg memasukkan di jarinya),
Beberapa bulan kemudian para ibu protes, pak koq masih “jadi”. Ya jelas aja suaminya pakai sesuai contoh pak Dokter, yaitu “Di jari” hehehehe (masih untung bukan di pisang yg dijadikan contoh).
atik4me
delete reply
atik4me wrote on Apr 21, edited on Apr 21
jsops said
Apakah pemerintahan dan rakyat itu memang terdiri dari dua pihak yang berdiri sendiri-sendiri dan mengurusi hidupnya sendiri-sendiri juga?
Saat ini kakakku dan temennya sedang membuat kompor dg tenaga matahari untuk dipasarkan ke masyarakat. Karena kata kakak ,Pemerintah sudah tak mengurusi rakyatnya lagi ,jadi rakyat harus urus dan cari cara sendiri how to survive. Kata 2x yg membuat hati langsung sriwing trenyuh.
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
atik4me said
ennya sedang membuat kompor dg tenaga matahari untuk dipasarkan ke masyarakat. Karena kata kakak ,Pemerintah sudah tak mengurusi rakyatnya
Utk urusan kompor matahari atau enerji alternatif, seingat saya “kurang tepat” kalau disebut pemerintah ndak ngurusi problem itu (psst saya ndak digaji utk jadi corong pemerintah lho).
Sejak 90-an sudah dipopulerkan metoda masak alternatif (di google aja banyak masih dokumennya). Sayangnya waktu itu masyarakatnya yang ndak peduli, karena minyak tanah dsb masih murah dan ada. Sekarang setahu saya juga model reaktor biogas dsb juga dipopulerkan oleh badan atau lembaga pemerintah.
Saya sempat ngobrol ama pak Tatang (seingat saya anggota dewan enerji nasional), menurut beliau yg sudah “bangkotan” nyaranin soal enerji alternatif, biasanya orang baru menoleh kalau sudah mengalami kesulitan (ekonomis, ketiadaan dsb). Padahal sebelumnya “pemerintah” udah sosialisasi sampai capek he he he
Mungkin karena sekarang pada level keinginan “survive” maka teknik teknik yg tadinya diabaikan, jadi ditoleh kembali.
jelhna
delete reply
jelhna wrote on Apr 21
waaaaaaah luthu bgt OM…
gara2 blog saya kmrn anna dimaki2 abis ma orang yang mau ikut campur di masalah ”itu”
waaaaaaah makian2 nya luthu bgt Om….
seruuu dah… ampe ngakak bacanya….
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21, edited on Apr 21
hehe.. kamu dah baca comment saya diatas, sebelum ini
“Lagi….Kendala etika”
jelhna
delete reply
jelhna wrote on Apr 21
walaaaaaaah jadi contoh…
tp byk yg ga bs liat tuw karna semua postingan anna privat OM..
nih baca lanjutan nya….
http://jelhna.multiply.com/journal/item/190/Anna_Dimaki2_Orang...
sweetybell4
delete reply
sweetybell4 wrote on Apr 21
hmm artikel menarik
jelhna
delete reply
jelhna wrote on Apr 21
jsops said
Seorang user di Forum MP ini “ANNA” (kebetulan dia wanita) suka bercanda dengan gaya terbuka (blak2an), yang tentunya ingin dipahami bahwa ybs. ingin menjalin hubungan komunikasi dengan sesama users disini secara lebih berterus terang (tanpa unsur kemunafikan) atau ke pura2an yang berkadar “basa-basi capek deh”.
ketik C spasi D
Cape Deeeeeeeeeeeh…
hahahhahaaaaaaa si OM….
anna malu euy jd numpang ngetop nih :”>
jelhna
delete reply
jelhna wrote on Apr 21
sweetybell4 said
hmm artikel menarik
basi elo say reply.nya….
=))=))
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
Ya udah… sekarang nyante’ aja lagi … ambil napas dulu yang panjaaaaaangggg… Mudah2an besok2 bisa saling berkomunikasi dengan lebih baik lagi …(*sok tua neh’….hihihi…emang tua beneran koq!) Tapi kan masih oceeeeehhh ..hahahaha .
(baca : otjeeeeeeeeeeeeeeeeeh) “e” nya panjang! sambil bibirnya dimiringin dikit .. biar kaya “itu’an”
jelhna
Ndak apa apa yg penting miring hehehe
elek-elek, tuwek, regane larang
delete reply
jelhna wrote on Apr 21
ahhahhaaaaaaaa mule deh mule si Om…
*brb ngakak lg**
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
jsops said
Tapi kan masih oceeeeehhh ..hahahaha .
(baca : otjeeeeeeeeeeeeeeeeeh) “e” nya panjang! sa
Ketahuan udah tua masih pakai ejaan lama
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
betul ituuuu… yang penting “miringnya bung”..hehehe
ejaan lama sengaja saya tampilkan … bukankah barang vintage sekarang semakin naik nilainya ..hihihi
atik4me
delete reply
atik4me wrote on Apr 21
jsops said
Luar biasa puyengnya .. minum aspirin sekilo juga belum tentu sembuh.
puyeng bangetttt . nah lucunya dikasus Ana ini semua yg jadi sumber kemarahan semuanya temen baikku , dan aku sayang semuanyaaa. Posisi seperti aku ini yg ketiban gak enak . karena puyeng. Jadi sekarang ini masih puyeng hahahaahah …Naaaa I love you and I love her too . Ngertiin ya. I don’t like fighting. I like positive fight meaning Setelah berantem jadi makin akrab . Aku juga pernah argue to my best friend tapi setelahnya makin akrab loh . Tuh yg di california . jadi makin kek sodara.Peaceeeeeee!!!
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
jsops said
bukankah barang vintage sekarang semakin naik nilainya ..hihihi
Itu mah Hammond B3
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
jsops said
bukankah barang vintage sekarang semakin naik nilainya ..hihihi
mana vintage? mana vintage(wine) …bagi dunx…?? * haus mode on * =)) =)) =))
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21, edited on Apr 21
atik4me said
puyeng bangetttt . nah lucunya dikasus Ana ini semua yg jadi sumber kemarahan semuanya temen baikku , dan aku sayang semuanyaaa. Posisi seperti aku ini yg ketiban gak enak . karena puyeng. Jadi sekarang ini masih puyeng hahahaahah …Naaaa I love you and I love her too . Ngertiin ya. I don’t like fighting. I like positive fight meaning Setelah berantem jadi makin akrab . Aku juga pernah argue to my best friend tapi setelahnya makin akrab loh . Tuh yg di california . jadi makin kek sodara.Peaceeeeeee!!!
hihihihi .. nggak apa2 mbak .. mereka bakalan dapat pahala koq ..soalnya sudah memberikan “pencerahan” secara “riil” huhahahaha..!
Hubungannya sama kasus di dunia politik kita :
Kita jangan masuk dalam sistem yang lagi crowded , apalagi ber opini di ruang crowded tersebut .
Anna dengan kasus yg membuat dia merasa disakiti dsb. adalah impact dari sistem komunikasi yang crowded tadi . Jadi bisa juga bukan salah Anna atau sebaliknya , tapi lebih kepada bagaimana nanti akhirnya mereka bisa memaklumi bersama ……”oohh..gini toh akibatnya … kalo ngomong gak nyambung.” hehehe…
Di sini harga wine ama kecap cap Bango ndak beda jauh.
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
rozny said
mana vintage? mana vintage(wine) .
Ke sini deh, saya masih nyimpen wine lama (ya baru sekitar 10 tahunan lah :-). Dibuka kalau pas mau pulang kampung.
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
rozny said
mana vintage? mana vintage(wine) …bagi dunx…?? * haus mode on * =)) =)) =))
ye’…ente kirimin dong lewat paket embesi hihihi pan ber botol2 tuh disana tinggal nyomot doang…selusin keq… kirimin ke sodare sepenanggungan di jakarte..!
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
jsops said
nte kirimin dong lewat paket embesi hihihi pan ber botol2 tuh disana tin
Sekarang gara-gara aturan pesawat ketat ama cairan, jadi sulit nenteng Wine. Padahal ini termasuk oleh-oleh yang murah meriah dan “keren”
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
imw85 said
Ke sini deh, saya masih nyimpen wine lama (ya baru sekitar 10 tahunan lah :-). Dibuka kalau pas mau pulang kampung.
yaaah… ane mah kalo urusan perwain-an gak canggih2 amat tuh… pokonya asal cair…ada warna… ada bau wangi… langsung tenggak!! eh salah…gabole yak?? hueheheheh!!
atik4me
delete reply
atik4me wrote on Apr 21, edited on Apr 21
saat ini yg ada dipikiranku ..semua orang itu baik . Cuma kebaikan masing 2x itu ada ditempat yg beda. Yg akhirnya kembali lagi bahwa manusia itu tak sempurna . untuk itu marilah kita saling bermaap maapan . *perasaan lebaran masih tahun depan yah * =))
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
imw85 said
Ke sini deh, saya masih nyimpen wine lama (ya baru sekitar 10 tahunan lah :-). Dibuka kalau pas mau pulang kampung.
yaah… kesononya udah ngabisin duit bensin ber bulan2 …gimana urusannye bung..!
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
rozny said
perwain-an gak canggih2 amat tuh… pokonya asal cair…ada warna… ada bau wangi… langsung tenggak
Ntar disuguhin “Ice wine”. yang manisnya minta ampun, jadi maki-maki. Ini wine atau kolak ? Koq manis banget.
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
sedikit cerita budaya minum org ngindihe:
dua bulan yg lalu aye beli Minuman bakal stok kasih2in ke mitra2 ngindihe setempat… aye beli black label selosin dan savignon merah(?) juga selosin. kemaren aye cek lageh… savignon masih utuh (baru diambil satu, itu juga sama temen) tapi black label nya enteg!!! hedeh hedeh hedeeh!!! =)) =)) =))
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
jsops said
kesononya udah ngabisin duit bensin ber bulan2 ..
Buat bung JSOP, saya stock 1 aja ya. Tapi yg biase-biase aje he he. Mudah-mudahan ndak pecah botolnya sampe sono.
Kalo ndak doyan minum wine, bisa dipakai buat masak
Ngegantiin gula jawa atau kecap.
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
atik4me said
saat ini yg ada dipikiranku ..semua orang itu baik . Cuma kebaikan masing 2x itu ada ditempat yg beda. Yg akhirnya kembali lagi bahwa manusia itu tak sempurna . untuk itu marilah kita saling bermaap maapan . *perasaan lebaran masih tahun depan yah * =))
huahahaha… barusan saya mo ngomong “mbak lebaran maseh lamaaaa…” huehehehe
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
imw85 said
Ntar disuguhin “Ice wine”. yang manisnya minta ampun, jadi maki-maki. Ini wine atau kolak ? Koq manis banget.
wine indie emang gitu…. biasa dipake buat nyiremin patung ama arca buat sembahyangan ..
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
rozny said
masih utuh (baru diambil satu, itu juga sama temen) tapi black label nya enteg!!!
Mungkin efek “gedek-gedek”nya beda. Black label bikin gedek-gedek makin kenceng, jadi lebih disukai. Atjaaa… (sembari gedek-gedek).
jelhna
delete reply
jelhna wrote on Apr 21, edited on Apr 21
atik4me said
puyeng bangetttt . nah lucunya dikasus Ana ini semua yg jadi sumber kemarahan semuanya temen baikku , dan aku sayang semuanyaaa. Posisi seperti aku ini yg ketiban gak enak . karena puyeng. Jadi sekarang ini masih puyeng hahahaahah …Naaaa I love you and I love her too . Ngertiin ya. I don’t like fighting. I like positive fight meaning Setelah berantem jadi makin akrab . Aku juga pernah argue to my best friend tapi setelahnya makin akrab loh . Tuh yg di california . jadi makin kek sodara.Peaceeeeeee!!!
klo anna mba… gini…
kan dah bilamng tuw di Blog dimana2….
urusan anna mah urusan anna… ga mau orang laen yg ga ikut di dlm nya ikutannnn…. biarpun itu temen sdiri…
so mba atik mah tenang2 aja…
anna slalu bisa handel semuanya sdiri….
so teman mah tetep teman biar yg satunya cakar2an…
yg ditengah mah nikmatin aja tengah2nya
posisi paling nikmeeeeeeeh tuw tengah2
bener ga Om =))=))
asek2 aja mba… seeeeeeeep ???
piissssss pisssssssss …
don’t worry be happy
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
rozny said
sedikit cerita budaya minum org ngindihe:
dua bulan yg lalu aye beli Minuman bakal stok kasih2in ke mitra2 ngindihe setempat… aye beli black label selosin dan savignon merah(?) juga selosin. kemaren aye cek lageh… savignon masih utuh (baru diambil satu, itu juga sama temen) tapi black label nya enteg!!! hedeh hedeh hedeeh!!! =)) =)) =))
Ngegantiin gula jawa atau kecap.
berarti masih 11 botol dong..! wwhooyy kirim 5 botol napeeee’..!!
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
imw85 said
Kalo ndak doyan minum wine, bisa dipakai buat masak
vermouth kali tuuh… se gang nya martini/cinzano gituuh… asik buat masak… kalo wine biasa mana ada manisnyaah?? wanginya mah iyaa kalee …
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
imw85 said
Buat bung JSOP, saya stock 1 aja ya. Tapi yg biase-biase aje he he. Mudah-mudahan ndak pecah botolnya sampe sono.
Kalo ndak doyan minum wine, bisa dipakai buat masak
Ngegantiin gula jawa atau kecap.
ail bi weiting por yu daahhhh
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
spt kate kang imw, resek jek kalo pake pelin.. ntar kalo ada kesempetan titip kontener ajah…
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
jelhna said
klo anna mba… gini…
kan dah bilamng tuw di Blog dimana2….
urusan anna mah urusan anna… ga mau orang laen yg ga ikut di dlm nya ikutannnn…. biarpun itu temen sdiri…
so mba atik mah tenang2 aja…
anna slalu bisa handel semuanya sdiri….
so teman mah tetep teman biar yg satunya cakar2an…
yg ditengah mah nikmatin aja tengah2nya
posisi paling nikmeeeeeeeh tuw tengah2
bener ga Om =))=))
asek2 aja mba… seeeeeeeep ???
piissssss pisssssssss …
don’t worry be happy
eee…eee…eeee..ee ntar dooloooo nengg…
bagian yang esek esekkkkk .. saya cup bagian pinggirnye ye”’..
mrepettt aje”’ ngengsor2 dikiittt…hahahahaha
atik4me
delete reply
atik4me wrote on Apr 21
rozny said
sedikit cerita budaya minum org ngindihe:
hedeeeehhh …semua wine ,gak ada yg bisa ngalahin “ANGGUR MERAH CAP BAPAK JENGGOT” =)) . lebih cepet ANFALLNYA baca teler. =)). *dehh kek yg pernah minum” .
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
rozny said
se gang nya martini/cinzano gituuh… asik buat masak… kalo wine biasa mana ada manisnyaah?? wanginya mah iyaa kale
Dicoba icewine deh, atau yang dari buah-buahan. muanis banget (biasanya disebut wine cewek, karena cewek yg suka). Ada bule dari Jerman bikin pabrik wine di Bali dari Nangka. Kebetulan tuh bule orang dari kota sini.
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
jsops said
bagian yang esek esekkkkk .. saya cup bagian pinggirnye ye”’..
ck ck ck…memprihatinkan…. (*aripbijaksana mode on*) …. huahahahahah!!! =))
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
rozny said
ntar kalo ada kesempetan titip kontener ajah…
Saya lagi ngetest nih pake container, apakah aman-aman saja, ndak hancur berantakan.
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
atik4me said
NGGUR MERAH CAP BAPAK JENGGOT” =)) . lebih cepet ANFALLNYA baca teler. =
Disaingin oleh “Topi miring” , atau cap “Kambing putih”.
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
atik4me said
hedeeeehhh …semua wine ,gak ada yg bisa ngalahin “ANGGUR MERAH CAP BAPAK JENGGOT” =)) . lebih cepet ANFALLNYA baca teler. =)). *dehh kek yg pernah minum” .
maksudnya anggur cap orang tua?
itu dulu yang punya pabriknya temen saya mbak…hehehe..swear!
(ciiee…pake swear) sekarang kayanya sih bangkrut tuhh…
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
atik4me said
ANGGUR MERAH CAP BAPAK JENGGOT” =))
hedeh hedeh…. dah kelamaan di sitel neeeh… tepatnyah: anggur cap orang tua, mbaak !!! huahahahahah!!!! =)) =))
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21, edited on Apr 21
imw85 said
Dicoba icewine deh, atau yang dari buah-buahan. muanis banget (biasanya disebut wine cewek, karena cewek yg suka). Ada bule dari Jerman bikin pabrik wine di Bali dari Nangka. Kebetulan tuh bule orang dari kota sini.
saya udah nyobain bung wine Bali … lumayan koq. tapi teuteup ajee… sopiniong nye yang dari bang jali lebih sip!
atik4me
delete reply
atik4me wrote on Apr 21
rozny said
ck ck ck…memprihatinkan…. (*aripbijaksana mode on*) …. huahahahahah!!! =))
ahhaahhaahahha Mas yocky barisan paling depan tuh . *arif suryoprayogo mode on* ;))
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
imw85 said
Disaingin oleh “Topi miring” , atau cap “Kambing putih”.
jangan lupa…. cap tikuuusss!!! tooop!!! ada rasa spirtus2nyaah!!! huahahahahh !!! =))
atik4me
delete reply
atik4me wrote on Apr 21
jelhna said
so mba atik mah tenang2 aja…
anna slalu bisa handel semuanya sdiri….
ok sweety . love you so trueeee . hedeh bahasa pojokan dipake ahahahahahahh
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
rozny said
ck ck ck…memprihatinkan…. (*aripbijaksana mode on*) …. huahahahahah!!! =))
pssstt ente diem aje… ane lagi nge lesin tuh ibu2 mude’… sapa tau kite’ dikirimin sebagian gaji laki’nye…. huhahahahaha
atik4me
delete reply
atik4me wrote on Apr 21
rozny said
hedeh hedeh…. dah kelamaan di sitel neeeh… tepatnyah: anggur cap orang tua, mbaak !!! huahahahahah!!!! =)) =))
sengaja biar mantapppppppppppp hahaahahahah pake istilah anggur merah n bapak jenggot
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
imw85 said
biasanya disebut wine cewek, karena cewek yg suka
apaaa?? wine cewek? wah kalo gitu urusannya mah laen kang. “forget da wine, give me da cewek!!” ….. kata um yockeeeh….. huahahahahahahahahahahhhahahahahahahh!!! =)) =)) =))
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
Masa sih… mbak atik , Anna nggak kasihan ngliat kita hidup pas2an kayak gini … bayar internet bulanan di Indo mahal lhoo.. makanya supaya kita bisa terus online … hmm sangat diharapken pengertian mbak2 cantik ini semua.. hiks….kasihannya sayaa..
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
hi mbak anna! (sambil clingukan cari2 & bingung2 mana seeh mb annah?)
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
ente kudu manggilnya pake sayaaaaaaanggg… getoohh!!
ana ana kaya nyari kucing aje..hehehe
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
jsops said
ente kudu manggilnya pake sayaaaaaaanggg… getoohh!!
ana ana kaya nyari kucing aje..hehehe
huahahahahah!! =)) =))



oohh getooh?? okeeeh…. hi love, where are you? …getoooh??? huahahahahahah =))
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
rayuan elu kedengaran “palsu” seehh..huehehehe
atik4me
delete reply
atik4me wrote on Apr 21, edited on Apr 21
rozny said
oohh getooh?? okeeeh…. hi love, where are you? …getoooh??? huahahahahahah =))
Hi love ..I know you like me and you know I like you ..lets get the room then …hahahahahaha. crotttttttttt !!
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
jsops said
rayuan elu kedengaran “palsu” seehh..huehehehe
yeeeee…. itu pan kate eluuuh… diorang2 maaah…. (cieeee.. diorang2… brarti ada “beberapa” khan…!) bilangnya tulus tuuh???? huahahahahahah =))
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
hahahaha…. tuh… contoh nye… kagak palsu jeeekk..!
langsung codanya pake crrooott
atik4me
delete reply
atik4me wrote on Apr 21
MAAP BILA MENYALAHIN ETIKAAAAAAAAA .
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
hahahaha…. tuh… contoh nye… kagak palsu jeeekk..!
jelhna
delete reply
jelhna wrote on Apr 21
rozny said
hi mbak anna! (sambil clingukan cari2 & bingung2 mana seeh mb annah?)
holla… anna disini :))
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
atik4me said
Hi love ..I know you like me and you know I like you ..lets get the room then …hahahahahaha. crotttttttttt !!
kurang gamblang mbak …. neehh nyang gamblangan dikit , singkat , padat, jelas… ” ok sweetie, spread ‘em !!!”…. weleh, kok jadi kek razia pulisi yaak??? huahahahahahah =))
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
tuh…udeh dateng tuh
halooww saaayyaaaanaagggg
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
aaaahhh… ini rupanya mbak anna yang jelita ituu…. kenalkan mbak, saya osni (nama diimut2keun!) …
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
*ati2 itu mbahnya buaya ancol*
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
ente pake bahasa mau kenalan segala macem… emangnye jumpa fans?
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
yeeee…. pan judul atas “etika” paaaan???? huahahahahahahahh!!! =))
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
etika lagi istirohat …. besok maen lagi
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
gene nih ane contoin ye…
halo atik… mai belop…kom hir darling
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
yah ..same aje’ …..dikacungin kite’
priadambaanku
delete reply
priadambaanku wrote on Apr 21
udah ribuan kali saya kelabakan kalo menafsirkan tulisan. 20 % kontak daku remove gara-gara ya itu tadi…soalnya gak bunyi. bukan audio. intonasinya gimana, harus ditafsir-tafsir dulu. makanya saya langsung pucat pasi waktu si bos bilang ‘anjrit’ ama ‘jhnm’ (hehe) ke diriku yang lemah ini. ya manusia kan tempatnya khilaf dan salah. jadi, tanpa nunggu sedetik pun, daku langsung PM si bos. ayam sori bosss…
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
*etika mode on*
hehehe pan saya juga bilang maap .. sebab bisa aja saya juga yang salah , menggunakan bahasa yang saya anggap orang lain pasti ngerti maksudnya…hehehe
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
yaaaah… um priya baru nongol… ke mane ajeee….????
priadambaanku
delete reply
priadambaanku wrote on Apr 21
nyabak roang di sokin bos? mokal gout…
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
jsops said
emangnye jumpa fans?
huahahahahah…. dah lame tuh gak denger tuh istileee…. =))
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
priadambaanku said
nyabak roang di sokin bos? mokal gout…
yaaaahhhhh…. pake mokal segaleee…hedeh hedeh hedeh!!
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
huahahaa… doi pemokal seh ye’…jarang nongol .. sementara bahasa mulut kite’ udah setengah2 rusak kalo becande’….
Nyok…kapan2 kerumah dong …kite’ jalan2 keq…di BSD nyabak tempat tongkrongan..
priadambaanku
delete reply
priadambaanku wrote on Apr 21
sipppp, tar daku PM bos…
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
Bang..si anna tuh panggil..atau si mpok atik nyang lebih gape’an.
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
ape neeh? ape neeh??
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
mbakatik.., masih disini gak seh?
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
denmark ame sitel maseh on tuh
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21
atik4me said
MAAP BILA MENYALAHIN ETIKAAAAAAAAA .
*etika mode on*
Barusan tadi ini kita ibarat membangun etika lokal antar kita sendiri ,dimana bahasa2 seperti “crrroott” yang berkonotasi vulgar dan yang melanggar etika formal diluar wilayah ini tidak terjadi . Selama kita bicara dalam ruang etika gaul yang barusan kita sepakati .
Tapi begitu saya keluar dari kolom ruang “etika lokal yang binal” ini tentu aja saya nggak boleh menggunakan bahasa “crrroott” disana..hehehehe… Jadi itu inti maksud jawaban saya .. atas comment mbak atik diatas , yang tertulis “Maaf bila menyalahin etika”
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
jsops said
mbahnya buaya ancol*
Penganut semboyan Jalasveva Jayamahe, di laut kita jaye di darat kita buaye……
imw85
delete reply
imw85 wrote on Apr 21
jsops said
Tapi begitu saya keluar dari kolom ruang “etika lokal yang binal” ini tentu aja saya nggak boleh menggunakan bahasa “crrroott” disana..hehehehe… Jadi itu inti maksud jawaban saya .. atas comment mbak atik diatas , yang tertulis “Maaf bila menyalahin etika”
Saya dulu pernah “digebuki” para akademisi. Karena pernah bikin program semacam gateway milis yg menghubungkan berbagai milis akademisi. Tujuannya biar bisa saling tukar menukar informasi dengan mudah gitu.
Saya beri nama program itu JANCUK (Jaringan Arus Nawala Cendekiawan Untuk Kemajuan he he he kepanjangan kan bisa dikarang he eh he eh). Wah gara-gara para akademisi yg sopan-sopan itu merasa tersinggung dengan nama “jancuk” itu saya digebugi rame - rame di mailing list.
He he heh e padahal bagi akademisi yang doyan becanda malah bilang “What`s wrong with JANCUK hehehehe” Maklum memang ada milis akademisi yg kalo ngomong binal-binal juga he he he. Dan yang merasa sopan-sopan menjadi resah dengan kebinalan itu.
atik4me
delete reply
atik4me wrote on Apr 21
dah balik neh Ike , ike nurjanah =)) .
Mengenai Om Pria Dambaanku *mak nyess IDnya* , yg bisa kurasakan tentang dirinya ..cieeeeeeee pa’an nehhh. Coba simak postingan di sitenya , lagu2x nya yg lemah gemulai .Aku bisa tarik kesimpulan bahwa beliau orang yg sensitive, perasaaaa sekali. Jadi begitu ada kata anjrit langsung Rambutnya njegrik. Sementara Mas yocky orang yg sensitive pula, sensitivenyaaaaa …gak bisa disinggung dikit*baca di towel* . kalo ditowel langsung endingnya keramas =)) .
rozny
delete reply
rozny wrote on Apr 21
*berdoah mode on* moga2 para empiers yg sering ikutan baca n nulis di sitenya kang yockeeh senantiasa diberi sense of humor yang tinggiiiiii buanget!! soalnya emang gituh tuh kawan-kawan…um yockeeh mah emang doyannyah nyang model klewatan2 gituuh…. *ganti propokator mode on* …. huahahahahahahah!!!! =)) =)) =))
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21, edited on Apr 21
atik4me said
dah balik neh Ike , ike nurjanah =)) .
Mengenai Om Pria Dambaanku *mak nyess IDnya* , yg bisa kurasakan tentang dirinya ..cieeeeeeee pa’an nehhh. Coba simak postingan di sitenya , lagu2x nya yg lemah gemulai .Aku bisa tarik kesimpulan bahwa beliau orang yg sensitive, perasaaaa sekali. Jadi begitu ada kata anjrit langsung Rambutnya njegrik. Sementara Mas yocky orang yg sensitive pula, sensitivenyaaaaa …gak bisa disinggung dikit*baca di towel* . kalo ditowel langsung endingnya keramas =)) .
hihihi .. maksudnye mpok atik… do’i sensitif perasaannye’ … sementara ane’ sensitip napsunye’ getoh ye’ mpok? huahaha…
Kaya kite’ dong mpok.. napsu atas bawah ..hahaha
jsops
edit delete reply
jsops wrote on Apr 21, edited on Apr 21
rozny said
*berdoah mode on* moga2 para empiers yg sering ikutan baca n nulis di sitenya kang yockeeh senantiasa diberi sense of humor yang tinggiiiiii buanget!! soalnya emang gituh tuh kawan-kawan…um yockeeh mah emang doyannyah nyang model klewatan2 gituuh…. *ganti propokator mode on* …. huahahahahahahah!!!! =)) =)) =))
ye’… kita pan kalo ngomong jorok ..ude’ dari bawaan lahir ye’ bang..tapi ya itu tuh.. cuman ngomongnye doang . Kelakuannye sih Insya Allah masih niru santri ya bang ….Cuman ya itu juga …. “niru” doang …kagak pernah asli…hahahaha
*serius mode on neh*
Kagak2.., maksud saya…. kita harus bisa beda’in antara ruang becanda dengan ruang enggak becanda “secara pas “. Iye nggak bang..! Nah ..definisi orang becanda ntu kan macem2 ..ada gaya srimulat … ada gaya PSP…ada gaya warkop / Tukul dsb .
Jadi initinya …. maksud hati sih pengen becanda …. tapi kalo nggak pas … apa bole’ buat (tahi embik emang bulat2) berantem juga kan ? hehehe sip dah.