Meeka and Tai: the young lady and the dancerblankhand holdme598andrewshould have used a narrower DOF...

Saya gitu lho

Kelemahanku adalah kekuatanku , kekuatanku menjadi kelemahanku dan aku suka..bermain disana .

Masa kecilku adalah seorang anak yang cengeng yang mudah menangis hanya karena persoalan yang sepele. Ketika melihat saudaraku mempermainkan seekor binatang misalnya , entah anjing atau orang utan (pada saat itu kami memeliharanya) bila kadar permainan sudah kuanggap menyakiti (binatang -binatang tersebut) maka berdebatlah aku dengan saudara-saudaraku sendiri , yang biasanya selalu diakhiri dengan rengek tangisan mewek. . Cengeng..!

Semua persoalan yang melintas dalam benak ter-olah dengan rasa keingin-tahuan yang lebih dalam sehingga aku cenderung sering diangap hobby mempersulit diri sendiri . Begitu mungkin yang dipahami oleh mereka , orang-orang yang ada disekitarku semenjak kecil

Itulah sedikit gambaran yang bisa saya ceritakan , selanjutnya saya tak ingin bertele-tele berkubang di cerita masa lalu yang bisa-bisa malahan melahirkan perilaku narsis yang hanya ingin menampil-nampilkan diri saja .

Ketika saya menginjak periode dewasa , cengengisasi semasa kecil melahirkan sikap sensi yang cenderung kritis terhadap hal-hal apa saja yang singgah dalam kehidupan pribadi . Mulai dari masalah sosial hingga masalah politik yang baru bisa diraba dilapisan bagian luarnya saja. Namun naluri dari dalam hati untuk ikut mencampuri dan terlibat dalam persoalan tersebut tak dapat saya pungkiri lagi. Kadang hanya lewat coret-coretan diatas kertas atau di buku harian atau kadang coretan tersebut saya dendangkan se-asalnya saja hingga mirip sebuah lagu. Begitulah proses saya memahami dan belajar menjalani hidup lewat musik dengan kesadaran ber-sosial ataupun belajar untuk berkesadaran mengenal politik.

Pada sisi atau bagian yang lain , sebagai seorang seniman musik saya juga melewati satu fase belajar , yang saya yakini sebagai cara belajar yang saya anggap mampu untuk saya lewati , atau cara belajar yang sesuai dengan keinginan saya sendiri . Masa kecil berusia kira-kira 8 hingga 10 tahunan , ibu saya mendatangkan guru piano (les private) kerumah untuk mengajari kami semua sekeluarga les piano (klasik dasar) untuk saya & kakak serta adik saya . Seperti lazimnya orang tua di masa itu , yang selalu patuh mengikuti saran-saran sesuai anjuran guru di setiap sekolah , agar anak-anak dilatih untuk memberdayakan otak kanannya lewat pendidikan-pendidikan non formal dari rumah .

Proses belajar lewat metode klasik tersebut akhirnya ‘terganggu’ , hingga berakibat berhentinya saya untuk melanjutkan mempelajari tahapan-tahapan disiplin klasik dasar berikutnya . Biang keladi pengganggunya adalah hadirnya budaya musik pop lewat lagu-lagu the Beatles di era awal-awal musik pop melanda Indonesia. Budaya pop tersebut ‘meracuni’ otak saya sedemikian rupa sehingga terasa amat memfasilitasi keinginan saya untuk bisa mencurahkan segala perasaan apa saja yang ingin saya ungkapkan . Jelas amat berbeda dengan disiplin klasik yang dogmatis / membatasi , karena ketat penuh dengan berbagai larangan-larangan untuk tidak boleh dilanggar

Semakin saya menginjak usia lebih dewasa lagi , di awal-awal tahun 1970 ada kesadaran dalam diri untuk lebih melengkapi berbagai disiplin mendasar , agar saya bisa lebih mampu menata sebuah lagu secara lebih baik. Maka belajarlah saya tentang bagaimana cara menata komposisi lagu/aransemen pada salah seorang teman ibu saya , yang kebetulan beliau adalah seorang musisi juga disaat itu . Beliau juga mengajar serta mengisi kurikulum di berbagi kelas-kelas pendidikan musik di Jakarta , dia adalah almarhum Mochtar Embut .

Beberapa lama setelah proses pembelajaran diberikan pada saya (scoring dsb) , saya ingat sekali akan kata-kata beliau kepada saya : “Teruskan saja nalurimu sendiri kemanapun dia mengajakmu pergi” kurang lebih maknanya seperti itu . Mungkin beliau sering memergoki saya , ketika saya sering memainkan lagu klasik standar , dengan cara saya yang terdengar dikupingnya serasa seenak perut saya sendiri ..hehehe .

Semenjak saat itu , saya merasa mempunyai legalitas dan legitimasi untuk boleh melakukan apa saja sesuai dengan apa yang saya pikirkan dan apa yang hendak saya lakukan (dalam hal komposisi musik dan lagu) Saya tak berminat untuk menjadi figur Bach / Mozart / Bethoven / Chopin atau bahkan John Lenon atau beratus-ratus musisi hebat yang ada lainnya . Saya lebih terobses untuk menjelajahi ruang-ruang imajinasi saya yang hehe.. seporadis / acak dan mencoba wilayah-wilayah genre apa saja . Tak mengherankan bila banyak teman-teman musisi yang pernah bekerja-sama dengan saya , sering mengeluh pada akhirnya .

Sebab seringkali saya tidak memenuhi harapan dan keinginan mereka untuk mau digiring dan suka bermain musik dalam ruang kaidah-kaidah baku yang tertib lalu-lintas / penuh aturan-aturan yang sudah pasti . (kayak aturan polisi lalu lintas aja hehehe)

Bagi saya musik bukan dogma tetapi cara untuk kita dapat menyampaikan gagasan / mimpi yang mengendap di otak sebelah kanan kita . Sedangkan otak setiap manusia jelas mempunyai keinginan dan karakter yang tak sama. Karena itu pula ketika saat ini industri musik di Indonesia menginginkan keseragaman mengelola otak kanan musisi-musisinya , saya tak mungkin lagi bisa hadir untuk bisa menempatkan posisi saya di ruangan industri cetakan tersebut .

Ditilik dari ‘disiplin berkomposisi’ , jelas disiplin komposisi keinginan mereka berbeda dengan “faham” cara yang saya anut . Secara thematik jelas pula bahwa thema-thema sekedar masalah usia remaja bukan tujuan saya semenjak awal , atau masa kecil ketika saya ingin menjadikan musik sebagai media ekspresi saya .

Saya tetap akan menjadi seperti apa adanya saya , kalaupun dianggap sebahagian orang ‘kurang baik’ atau bahkan ‘tidak berhasil’, itulah saya dengan segala kemampuan maksimal yang bisa saya lakukan bagi dunia musik di Indonesia . Saya Yockie Suryo Prayogo bukan ekspektasi tapi reality hihihi .

salam,
jsop.

COMMENT DI MULTIPLY

About the Author

jsop

Bukan jurnalis bukan pejabat bukan juga politikus apalagi tentara.... wong cuman seniman . Ibarat sebuah cermin , cermin bagi elok rupa maupun cermin bagi buruk rupa . Jangan membaca tulisan seniman bila tampilan buruk rupa anda enggan dibaca.

11 Responses to “ Saya gitu lho ”

  1. Saya Yockie Suryo Prayogo bukan ekspektasi tapi reality hihihi .

    Ini kayak… apa ya?? Kayak.. perasaan ada deh di tipi2 :)

    He he he..

    Iya.. iya.. masalahnya.. kapan keluar album baru lagiiiii biar jelas2.. reality-nya..

    *termasuk yang ajep..ajep.. waktu itu..*


  2. kuke said: Ini kayak… apa ya?? Kayak.. perasaan ada deh di tipi2


    maksufnya apa seeeh..kayak iklan citra diri getoh?.. gak ngeerttiii tau..hihihi

    Iya.. iya.. masalahnya.. kapan keluar album baru lagiiiii biar jelas2.. reality-nya..


    tungguuu… masih “rugi bandar” alias MACET.CET..CETT.. sekali laaaaggii MA..CET..huahaha Bento dah!

  3. maksufnya apa seeeh..kayak iklan citra diri getoh?.. gak ngeerttiii tau..hihihi

    Nahhh kayak iklan ajah :P
    Atau.. korban infotainment.. gosip :D

    tungguuu… masih “rugi bandar” alias MACET.CET..CETT.. sekali laaaaggii MA..CET..huahaha Bento dah!

    :shock: kalo aku bantuin.. gajiku pasti ndak cukup hihihihihi…

  4. TOOPPP!!!
    Lugas dan tuntas


  5. kuke said: Nahhh kayak iklan ajah Atau.. korban infotainment.. gosip


    haah..iklan? emang ada iklan bunyinya gituh?
    hehehe.. wah saya kuper tipi neh.


  6. budakletik said: : TOOPPP!!!
    Lugas dan tuntas


    nah ini baru seperti iklan..hihi..
    iklan jamu yang buat kaum wanita…(ada tuntas-tuntas..tas nyahh..)

  7. Dialog/comment di Multiply

    siang Om…
    si Om gituu Looh..
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22, edited on Apr 22
    jelhna said
    siang Om…
    si Om gituu Looh..
    hihihi nyamping gitu lho :p
    fund0c
    delete reply
    fund0c wrote on Apr 22
    inti dari cerita td ky’nya om lbh suka jd diri sendiri dalam bermusik,
    mo tanya dikit nh, maap klo ndak berkenan,
    dibalik prinsip td, ada ga musisi yg jd inspirator buat om JSOPS ?
    *dlm artian bukan meniru gaya permainan, jenis musik, nada dll*
    trims om
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22, edited on Apr 22
    fund0c said
    inti dari cerita td ky’nya om lbh suka jd diri sendiri dalam bermusik,
    mo tanya dikit nh, maap klo ndak berkenan,
    dibalik prinsip td, ada ga musisi yg jd inspirator buat om JSOPS ?
    *dlm artian bukan meniru gaya permainan, jenis musik, nada dll*
    trims om
    wuaah.. ya pastinyalah mas .. banyak musisi2 dunia yang meng-influence saya . Jaman itu yang saya pelajari intinya adalah :

    Bagaimana tokoh generasi mudanya me-revitalisasi Klasik / Barok / Jazz dsb menjadi musik dng nuansa modern progressive spt. ELP / Yess / Genesis sampai Gino Vanelli / Blood Sweat and Tears / Jimmy Smith dan buaannyaak lagi .

    Yang perlu kita simak adalah cara dan terobosan mereka untuk mengolah sebuah jenis musik yang sudah ada menjadi aplikasi baru yang menarik dan cerdas . Orang di Indonesia (sebagian musisi2nya) lebih terpesona oleh ‘hasil’ aplikasinya , bukan metode caranya … hehehe .
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    tambahan : tentu saja Beatles sendiri sebagai ikon pembukanya .
    harissolid
    delete reply
    harissolid wrote on Apr 22
    jsops said
    Yess /
    salah ketik nih yeee…..:P
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    harissolid said
    salah ketik nih yeee…..:P
    kelebihannya anggep aja untungnya mas (komisi 10%)
    fund0c
    delete reply
    fund0c wrote on Apr 22
    oke dh om,
    sekali lagi tengkiu
    rozny
    delete reply
    rozny wrote on Apr 22
    jsops said
    Masa kecil berusia kira-kira 8 hingga 10 tahunan , ibu saya mendatangkan guru piano (les private) kerumah untuk mengajari kami semua sekeluarga les piano
    waah… pantesss… skrg um yockeeh pinter banget maen orgennyaaah!!! huahahahahahahahahahahah!!! =)) =)) =))
    rozny
    delete reply
    rozny wrote on Apr 22
    jsops said
    musik dng nuansa modern progressive spt. ELP
    wah…demen ELP (earth, lind and pire!!) juga yak??? huahahahaha!!! =)) =)) ….

    hi hi hi, nostalgia dikit ah…. suatu hari di jaman dolooh, um yockeeh bikin pesta di rmhnyah… aye inget buanget doi pasang “brother to brother”nya gino vannelli pake stereo set canggih (jaman ituh, tau deh…sansui atawa nakamichi kali yak? )…wahhh…aseek…ngejeger buanget aye dengernyah…. sampe skrg kalo dgr “BtoB” jadi inget um yockeeh deeh…. cieeee!!! :-D
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    rozny said
    (earth, lind and pire!!)
    huahahaha .. anjreeeeett
    rozny
    delete reply
    rozny wrote on Apr 22
    jsops said
    huahahaha .. anjreeeeett
    ya mendingan dunx…daripada emerson, wake and falmer..??? ayooh??? maxa maxa dee… huahahahah!! =))
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    rozny said
    maen orgennyaaah!!!
    woooyy salahh..tuh..,
    orgel taokk..! (bacanya: orjel )
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    eh..anak sekarang tau ELP gak ye?
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    pan kite aja jaman dolo …ude’ tau bluesbrothers segala macem,padalan udah lewat 10 taunan lebih tuh , si Frank Zappa segala macem ..ye’
    penuhcinta
    delete reply
    penuhcinta wrote on Apr 22
    jsops said
    eh..anak sekarang tau ELP gak ye?
    gak tahu Om…beneran….apalg saya yg memang bukan pemusik dan sampai skrng demennya lagu2 kacang..he..he..he..
    rozny
    delete reply
    rozny wrote on Apr 22
    jsops said
    eh..anak sekarang tau ELP gak ye?
    kagaak… tempo ari gw kasi denger anak gw nyang gede “eruption/tarkus”nya ELP, doi kagum sih kagum tapi “blank”…. hueheheheh!!! :-D
    rozny
    delete reply
    rozny wrote on Apr 22
    penuhcinta said
    gak tahu Om…beneran….apalg saya yg memang bukan pemusik dan sampai skrng demennya lagu2 kacang..he..he..he..
    lagu2 kacang? lhooo justru mbak … ELP = everybody likes peanuts!!!! huahahahahahahahh =)) =))
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    penuhcinta said
    gak tahu Om…beneran….apalg saya yg memang bukan pemusik dan sampai skrng demennya lagu2 kacang..he..he..he..
    hehehe.. ya bukan soal kacang atau manggis .. hihi sadis deh kamu nyebutinnya’.. Tapi maksud saya lagu2 lama jauh sebelum generasi mereka ada . Sebab lagu2 lama itukan urutan jalan ceritanya…. (kalo kita ibaratkan membaca sebuah komik bersambung)

    Kan nggak bisa tiba2 loncat langsung ke jilid X , padahal l sampai lX nya belum dilewatin .

    Nah …maksud saya generasi 70′an sampai medio 80′an dulu…sudah mulai dikenalkan dengan sejarah lagu2 pop maupun rock paling nggak sepuluh sampai dua puluh tahun sebelumnya . Hingga kita bisa ngikutin jejaknya … ohh… lagu yang “ini” adalah cloning dari musik “ini” …oleh si “ini” dan sebagainya .
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    rozny said
    lagu2 kacang? lhooo justru mbak … ELP = everybody likes peanuts!!!! huahahahahahahahh =)) =))
    yee” pagi2 kompor udah mo nyala ajeee nih..
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22, edited on Apr 22
    rozny said
    kagaak… tempo ari gw kasi denger anak gw nyang gede “eruption/tarkus”nya ELP, doi kagum sih kagum tapi “blank”…. hueheheheh!!! :-D
    ane’ lagi mo pinjem CD nya tuh di Prambors (ELP) mo ane dengerin ke anak ..hehe… soalnya beberapa taon lalu aje’ gitu dia denger LedZep collection …langsung kaya orang kesurupan..hehe… dia bilang “gila” ya orang jadul main musiknya katanyah…

    Suwek,,! ane langsung marah… enak aja elu bilang jadul … itu salah satoe mbah kite taok! ..hahahaha .
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    Kite ngomongin lagu buatan orang Indonesia aja deh ye’… lebih jlas…

    Ane dolo terkagum-kagum sama ntu tuh… om nya si “adacentah” , beliau salah satu inspirator romansa lagu indonesia. Duuhh kalo denger tuh lagu…ane’ masih inget … kali seumuran 15′an … bisa mewek cing..hahaha… apalagi trus denger “take my hand for awhileeeee…” huhahahaha .. Hancur dunia rasanyaaahh…hiks
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    nah ada nazneenku …. kamu pertama suka lagu Indon lagu apa , maksud saya nyang berkesan najisssss getooh …:)
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    jsops said
    om nya si “adacentah”
    siapa yah mas? lagunya yang mana? hehe maaf mau tau..
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    jsops said
    nah ada nazneenku …. kamu pertama suka lagu Indon lagu apa , maksud saya nyang berkesan najisssss getooh …:)
    Saya suka lagu Chrisye hampir semua…ya.. karya mas jsop juga ya…
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    pasti ada lainnya dong.. sebelum kamu tau chrisye dsb
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    kalo ada nama chasero atau PSP , mending nggak usah disebut disini .. ntar ada orang hidungnye’ mekar
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    haha PSP suka juga…siapa ya?fariz, mus mudjiono ya saya mulai ngehnya jaman itu…
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    oo..berarti barcelona dlsb itu ya..? waktu itu umur kamu berapa..?
    (sorry dah kaya polisi aje nih interogasi)
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    jsops said
    oo..berarti barcelona dlsb itu ya..? waktu itu umur kamu berapa..?
    (sorry dah kaya polisi aje nih interogasi)
    ya 13 thnan kali…hehe pokonya udah mulai suka musik..
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    udah mulai nyanyi juga ya..? band sekolah ? atau band rt/rw?
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    jsops said
    udah mulai nyanyi juga ya..? band sekolah ? atau band rt/rw?
    band sekolah + Rt rw tapi baru pegang gitar juga saya mas waktu itu…
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    baru belajar gitar…sendiri… ga dilesin kaya mas jsop heheh
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    canggih juga dong… seumur geto dah mainin barcelona segala hehe
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    nazneenku said
    baru belajar gitar…sendiri… ga dilesin kaya mas jsop heheh
    ngga baru suka aja…
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    mainin lagu bule’ apa aja ..
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    nah kalo omnya si adacentah nih sapa mas?
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    nazneenku said
    nah kalo omnya si adacentah nih sapa mas?
    A.Riyanto (alm)
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    jsops said
    mainin lagu bule’ apa aja ..
    HAha saya suka the beatles ga yang laenn
    ariega
    delete reply
    ariega wrote on Apr 22
    jsops said
    kalo ada nama chasero atau PSP , mending nggak usah disebut disini .. ntar ada orang hidungnye’ mekar
    nunggu yang hidungnya mekar ga keluar keluar huahahaha…=P
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    ariega said
    nunggu yang hidungnya mekar ga keluar keluar huahahaha…=P
    tauk lagi mandi …tauk lagi mokal do’i …. rasa2nya seh lagi ngaca …sambil usap2 pipi ..
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    jsops said
    A.Riyanto (alm)
    ohhh emang enak2 ya..kalo yang itu saya dengernya kalo nyokap lagi muter lagu2 beliau..
    ariega
    delete reply
    ariega wrote on Apr 22
    jsops said
    sambil usap2 pipi .
    huhahahaha kaya pelem india ya oom….kikikikik
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    nazneenku said
    HAha saya suka the beatles ga yang laenn
    sekali saya denger lagu beatles dari kaka saya… langsung saya jatuh cinta mas… ga tau kenapa?saya suka harmoninya kali…
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    ariega said
    huhahahaha kaya pelem india ya oom….kikikikik
    hihihihi… sambil gedeg2 ngelirik kiri kanan …(na..na..na.na..na..anca..anca,anca..)
    Masih blom puas… dia ambil kembang dari pot tuh…trus ditempelin di muke’nye …….”bhaaaaa….” katanya sendirian sambil ciluba2an ame kaca.
    ariega
    delete reply
    ariega wrote on Apr 22
    entah orang mau comment apa sama karyanya oom yockie
    buat saya musik oom yockie bisa dinikmatin, ga pake mikir…
    sejatinya buat saya musik bukan untuk mikir….

    paling tidak ada satu lagu oom yockie yang pasti masuk dalam playlist saya dalam satu minggu….

    so..ayo bikin lagi ya oom yang baru…

    tabiik…
    ariega
    delete reply
    ariega wrote on Apr 22
    jsops said
    hihihihi… sambil gedeg2 ngelirik kiri kanan …(na..na..na.na..na..anca..anca,anca..)
    Masih blom puas… dia ambil kembang dari pot tuh…trus ditempelin di muke’nye …….”bhaaaaa….” katanya sendirian sambil ciluba2an ame kaca.

    huhahahahaha….=)))))

    **** ini bukan pura2 sumpah gw ketawa kenceng..sampe OB pada ngeliatin….mari ahh bang jali…!! ******
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    ariega said
    entah orang mau comment apa sama karyanya oom yockie
    buat saya musik oom yockie bisa dinikmatin, ga pake mikir…
    sejatinya buat saya musik bukan untuk mikir….

    paling tidak ada satu lagu oom yockie yang pasti masuk dalam playlist saya dalam satu minggu….

    so..ayo bikin lagi ya oom yang baru…

    tabiik…
    hehe .. orang banyak yang masih nggak paham tentang tujuan karir saya di musik . Tuntutan perkembangan musik di Indonesia itu yang penting lagu menjadi “populer” . Karena setelah mencapai predikat populer maka otomatis itu bermakna berhasil secara keseluruhan .hehehe .

    Saya punya teory yang tidak sama untuk men definisikan berhasil dan tidak ., karena parameter yang mau dicapai juga berbeda .

    ariega
    delete reply
    ariega wrote on Apr 22
    jsops said
    Saya punya teory yang tidak sama untuk men definisikan berhasil dan tidak ., karena parameter yang mau dicapai juga berbeda .
    ……tapi bukan artinya saya tidak bisa denger lagu lagunya oom yockie yang baru toh……??
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    jsops said
    Saya punya teory yang tidak sama untuk men definisikan berhasil dan tidak ., karena parameter yang mau dicapai juga berbeda .
    lanjut mas…

    I’m reading hehe
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    ariega said
    ……tapi bukan artinya saya tidak bisa denger lagu lagunya oom yockie yang baru toh……??
    lhoh..iya nggak gitu sih maksud saya..:)
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22, edited on Apr 22
    nazneenku said
    lanjut mas…

    I’m reading hehe
    “membuka cakrawala baru” itu intinya bermusik bagi saya . Karena ibarat setiap kita bangun tidur dipagi hari ..kita akan selalu bertemu dengan berbagai persoalan baru . Jadi ruang ekspresi lewat media musiknyapun harus menyesuaikan diri terus terusan .

    Kalau ada yang ingat saat pertama kali saya membuat album (jurang pemisah dsb) motivasi2 seperti itu yang melandasi keinginan saya membuat album rekaman . Walaupun secara musikal , komposisi2 disana masih lekat dengan berbagai influence/ pengaruh pemusik2 idola saya , namun saya berupaya untuk bisa membangun sendiri nuansa musik milik saya . Demikian juga dengan thema2 yang saya angkat . Saya merasa harus kontekstual dengan permasalahan riil yang terjadi di sekeliling saya .

    Dengan kata lain saya nggak mikir apa itu akan laku atau tidak … tetapi lebih penting … itu kontekstual atau tidak (secara thematis) .
    Secara musical …. saya bisa mengukur diri seberapa jauh saya masih terasa menjadi bayang2 idola saya . Sebab saya berkesadaran harus lepas dari bayanga mereka .
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    kemudian masalah didenger ato ga didengernya gimana,karena ada sesuatu kan yang mau kita sampekan…
    gefaclub
    delete reply
    gefaclub wrote on Apr 22
    malam mas,
    kayanya seru nih, tanggapan mas yockie untuk 2 grup prog rock indo vantasma dan discuss bagaimana ?
    dh pernah dgr lagu2nya mas, apa itu berarti termasuk
    mereka yg ‘terpesona ‘..?
    trims mas
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    nazneenku said
    kemudian masalah didenger ato ga didengernya gimana,karena ada sesuatu kan yang mau kita sampekan…
    Lho..kan kita bicara tentang apa-apa yang sedang terjadi , baik itu paradigma percintaan / masalah sosial saat itu dsb) Itukan persoalan semua orang … ya mau nggak mau mereka akan mendengar …nggak usah disuruh kan..?
    Yang jadi masalah …apakah musiknya bisa memediasi persoalan tersebut , sedangkan musik juga harus terus berkembang . Saya merasa jenuh dan bosan kalo suruh main gaya GodBless atau Gaya Kantata atau gaya Chrisye yang itu itu terus berulang-ulang .

    Itu intinya :)
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    Dari musik mellow gaya Lilin2 Kecil …. sampai terakhir Kantata ..mudah2an tidak ada proses kreativitas yang cenderung sama bentuknya. :)
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    gefaclub said
    malam mas,
    kayanya seru nih, tanggapan mas yockie untuk 2 grup prog rock indo vantasma dan discuss bagaimana ?
    dh pernah dgr lagu2nya mas, apa itu berarti termasuk
    mereka yg ‘terpesona ‘..?
    trims mas
    vantasma wah…saya cuman denger namanya dari temen2 , tapi blom pernah punya CD nya mas. Discuss saya sudah denger … bagus , itu saja komentar saya hehehe .. ngak etis kalo saya mengomentari karya seni orang mas .

    Tetapi intinya kita semua ini (sebagai musisi Indonesia) seharusnya kan berkesadaran sama , yaitu bagaimana menciptakan komposisi2 unik yang kemudian dikenal sebagai musik Indonesia (dalam tataran dunia)

    Unik beda dengan nyentrik lho mas.. :)

    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    Oh begitu..saya mengerti mas…
    Cita2 saya dari awal saya “melek” mau jadi seorang musisi hehe seperti mas jockie getuhh…ketika harus bersebrangan dengan cita2 hidup.. ancur mas hati neh haha sakit… lama sampe akhirnya sadar juga..ternyata saya tetep bisa main music.. biarin biaya hidupnya dari bidang lain hehe tapi music tetap jalan, meski hanya untuk kalangan keluarga dan temen..saya seneng termasuk skrg ini saya ngeMPi juga temen2 baru saya juga dengerin karya saya hehe termasuk mas jockie saya seneng banget..
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    Menjadi seniman musik yang hidup di Indonesia itu ..berrraattt sekali tantangan mas .Karena itu pula saya wanti2 sama anak2 saya hehehe.

    Musik Indonesia itu harus menjadi bagian dari produk mesin industri bangsa sendiri . Karena kalo mesinnya sudah siap .lalu materi produknya tidak siap…. ya seperti sekarang ini lah yang terjadi .
    Kita jualan produk asing dengan bungkus lokal yang dilakukan oleh Pedagang asing berbungkus pedagang lokal juga .
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    Sedangkan seni untuk seni (kehidupan) itu tetap harus ada dan dibutuhkan sebagai mekanisme penyeimbang , agar manusia tidak kehilangan sifat kemanusiaannya .

    Tapi mau hidup dari mana mereka kalau tidak ada tempat untuk mereka bisa memberdayakan dirinya . Subsidi..? siapa yang akan men subsidi ?
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22, edited on Apr 22
    Selama ini saya berusaha untuk realistis … berdiri ditengah-tengah . Kaki sebelah kiri saya berusaha kompromi dengan kebutuhan sebuah industri , kaki sebelah kanan saya mencoba terus berpijak di tanah untuk menjaga keseimbangan .

    Namun sepertinya kondisi ekonomi/industri umumnya .. telah menggiring keadaan semakin menjadi lebih sulit lagi . Boro-boro saya melanjutkan mimpi untuk bisa mengharapkan generasi2 berikutnya berproses menemukan wajah musik nya sendiri .
    Tanpa ada kesadaran yang lebih luas dari pemerintahnya… dunia musik kita ibarat sedang harakiri secara perkahan-lahan . Sebab ini semua adalah masalah besar yangmenjadi bagian dari sebuah kebudayaan .
    [edited:] lha kebudayaanya saja nggak dipikirin serius koq… apalagi cuman subordinatnya.

    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    kira2 seperti itulah …hehe curhatan saya malam ini .:) cape deee
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    Iya mas.. sebetulnya menurut saya orang2 seperti mas Jockie sudah selayaknya mendapatkan kehidupan yang bagus dari musik…(meskipun saya tau mas jockie bukan seorang yang mau dikasihani..) karya2 mas kan masih bisa dinikmatin sampe skrg dan mungkin nanti…oleh anak2 kita/saya(saya pasti kasih denger anak2 saya) beda dengan karya yang asal populer tapi ga bagus secara kualitas…malah ga “fair” rasanya kl mereka yang lebih terjamin hidupnya…
    tembangpribumi
    delete reply
    tembangpribumi wrote on Apr 22
    Mas, kethunya beli dimana? bagus juga buat syal tuh………….
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    Saya akan terangkan sekali lagi dengan bahasa lebih sederhana ya… agar mudah dipahami .

    1.Lagu yang disukai itu kan lagu yang enak dikuping kan ? setujuuu..!
    Nah… untuk membuat sebuah lagu menjadi enak dikuping lalu disukai itu sangat mudah menentukan parameternya . A/l : puter saja sering2 setiap hari di berbagai media atau dirumah kita masing2 …. lama2 pasti suka . (tentu jangan lagu yang asal jadi ya)

    2. Lirik yang ngetrend itu lirik yang gampang dicerna .Setujuuuuu..!
    Menciptakan lirik yang ngetrend dan cerdas / intelek dsb apakah kita kekurangan penulis pop muda remaja sampai sastrawan..? Asal dia diletakkan dalam lagu yang disebut diatas …. pasti jadi ngetrend dsb.

    Sekarang kita bicara masalah ekonominnya : Industri/label2 rekaman yang besar . Harusnya kan menopang harapan agar bisa berkembang semakin jauh hingga bisa meningkatkan kesejahteraan dari mulai pelakunya sampai level pekerjanya semua (perburuhan dsb)

    Bagaimana bisa meningkatkan kesejahteraan jangka panjang …kalau industri tersebut bukan milik kita sendiri ? Won itu punya orang lain …kalau untung ya duitnya nyebrang kerumah orang lain kan..bukan masuk rumah kita sendiri ..(kayak lagunya Ian Antono neh..)

    Itu baru masalah ekonomi untuk kepentingan perkembangan didalam negeri (lokal) Belum masalah edukasi atau pencerahan yang wajib diikut sertakan agar orang indonesia semakin lama semakin mendengar musik Indonesia yang juga semakin intelek dan semakin cerdas bunyinya .(secara estetika).

    Dalam tataran cita2 go Internasional ..atau jangka panjang . Kita harus dong punya mimpi2 besar seperti orang Brazil seperti orang Africa yang mampu merevitalisasi musik2 tradisionalnya menjadi musik nasional yang juga bisa menjarah kuping masyarakat Internasional. Tidak harus memaksakan dengan gaya tradisional jawa atau lokal daerah lainnya . Dengan media pop saja kita punya kapasitas untuk bisa mengolahnya dengan baik , kalau memang serius dan di fasilitasi ruang gerak dan berkembangnya . Banyak musisi Indonesia yang sdh terbukti punya kemampuan tak kalah dibandingkan mereka .

    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22, edited on Apr 22
    Jadi kalau ada political will dari pemerintah untuk membuat aturan …agar Industri musik kedepan bisa dikuasai dan dikelola oleh bangsa sendiri dan materi olahannya juga materi yang berangkat dari aplikasi bangsa sendiri (hasil eksplorasi musik2 modern dengan musik tradisi yang cocok dan pas dan yang kemudian bisa menjadi cair dan bunyinya terdengar melalui harmony yang universal) … maka disanalah musik Indonesia akan menjadi Tuan Rumah di Negerinya sendiri .

    Setelah menjadi tuan rumah … baru bisa nyebrang lautan ..untuk berkenalan dengan tetangga lainnya .

    Lha…sekarang..? tuan rumahnya siapaaa… koq gembar-gembor mau go Internasional . Piye toh lee”…. lha wong kita sekarang berdiri disini saja sudah diruang internasional koq. Selain sudah tidak ada jarak antara jakarta - new york - london dsb . Tinggal click mouse… maka kita sudah bisa buka saham di wall street(kalo punya duiiiiitt) .

    Apa yang kita butuhkan bagi hidup sehari-hari ini bukankah sudah juga internasional kan?… (punya orang internasional maksudnyah..)
    Artinya slogan go international itu apa ? Artinya tespuuu… !
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    tembangpribumi said
    Mas, kethunya beli dimana? bagus juga buat syal tuh………….
    kuta mbak , itu kan batik tenun bali
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    nazneenku said
    Iya mas.. sebetulnya menurut saya orang2 seperti mas Jockie sudah selayaknya mendapatkan kehidupan yang bagus dari musik…(meskipun saya tau mas jockie bukan seorang yang mau dikasihani..) karya2 mas kan masih bisa dinikmatin sampe skrg dan mungkin nanti…oleh anak2 kita/saya(saya pasti kasih denger anak2 saya) beda dengan karya yang asal populer tapi ga bagus secara kualitas…malah ga “fair” rasanya kl mereka yang lebih terjamin hidupnya…
    hehe .. kalau ada satu dua lagu saya / musik saya yang bisa diletakkan sebagai kenang2an perjalanan musik di Indonesia … itu sudah berkah besar yang saya terima , dengan segenap puji syukur saya mas .

    Mengenai materi dan sebagainya , disinilah kita di uji bahwa ternyata memang bukan milik kita … hehehe tapi yang diatas sana .
    Jadi saya harus selalu kuat untuk menjaga kesadaran agar tidak menjadi iri / dengki dan sirik . :)
    nazneenku
    delete reply
    nazneenku wrote on Apr 22
    jsops said
    tidak menjadi iri / dengki dan sirik . :)
    hehe JSOPS bukan termasuk orang seperti itu… saya sangat yakin sekali…
    Mas Jockie mau berbagi dengan kami itu memperjelas lagi kepada saya khususnya.. siapa mas jockie sebenarnya…walaupun dari karya2nya saja sudah bisa saya rasakan kepeduliannya terhadap bangsa ini(khususnya dikantata/saya kok masih selalu terkesima kalo denger lagu kantata ya hehe)

    Panjang umur mas, Sehat selalu Itu harapan saya…

    Tengkiw peri mac..
    sweetgal11
    delete reply
    sweetgal11 wrote on Apr 22
    kulonungulllll,,,,,,,wah sampek sumuxx saya bacanya,,,,,,,
    setelah baca ,,,mas Yockie nih really something ,,, lain gitu lohh,,,,
    mau tanya satu ,,,Mas Yocky punya tokoh Idola?
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    semar / gatotkoco / spiderman / wanito ayu
    rozny
    delete reply
    rozny wrote on Apr 22
    jsops said
    apalagi trus denger “take my hand for awhileeeee…”
    yaaaahhhh…katanya mo ngomong lagu engdonesah…blom apa2 dah glen kembel getooh…. bijimane seeeh??? huahahahah!! =))
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    ancuurr neeh ancuurr dagangan..
    rozny
    delete reply
    rozny wrote on Apr 22
    ariega said
    nunggu yang hidungnya mekar ga keluar keluar huahahaha…=P
    husssshhhh! ane mah gak usah dimeker2in juga dah kek kentang nempel di muke taook??? huahahahahahah!!! =))
    rozny
    delete reply
    rozny wrote on Apr 22
    ariega said
    sampe OB pada ngeliatin
    yaaaah…. doi mase di kantorrr lageee…. hedeh hedeh hedeeh!!!
    rozny
    delete reply
    rozny wrote on Apr 22
    jsops said
    Menjadi seniman musik yang hidup di Indonesia itu ..berrraattt sekali tantangan
    yak! toolll!! mangkenye juge kite “nyeraaah” deeh tuuh…. huahahahahah!!! =))
    sweetgal11
    delete reply
    sweetgal11 wrote on Apr 22
    jsops said
    semar / gatotkoco / spiderman / wanito ayu
    wekekekekek,,,jebul dalang,,,,,
    singolion
    delete reply
    singolion wrote on Apr 22
    jsops said
    yang bisa-bisa malahan melahirkan perilaku narsis yang hanya ingin menampil-nampilkan diri saja
    belum ada PP yang mengatur tak boleh narsis
    soalnya, PP beginian tak menghasilkan duit untuk anggota dewan…..
    selamat datang kembali di sini (koq malah owe yang bilang???)
    rozny
    delete reply
    rozny wrote on Apr 22
    jsops said
    / wanito ayu
    hedehhedehedehhh!!!! huahahahahaha!!! =))
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    sweetgal11 said
    wekekekekek,,,jebul dalang,,,,,
    panjenengan limbuk’ipun :)
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    rozny said
    yaaaahhhh…katanya mo ngomong lagu engdonesah…blom apa2 dah glen kembel getooh…. bijimane seeeh??? huahahahah!! =))
    udah lewaaatt wwhooyy.. udah jauhhhh..
    sweetgal11
    delete reply
    sweetgal11 wrote on Apr 22
    jsops said
    panjenengan limbuk’ipun :)
    weeeeeeee bagian nggambeh ki,,,,,
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    sweetgal11 said
    weeeeeeee bagian nggambeh ki,,,,,
    hihihi.. guyonn lhooo….ojok nesuu mbakk..
    sampeyan lak srikandi temenane’
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    rozny said
    hedehhedehedehhh!!!! huahahahahaha!!! =))
    ssttt! (dalem ati aje’..gak usah ditulis!)
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    singolion said
    belum ada PP yang mengatur tak boleh narsis
    soalnya, PP beginian tak menghasilkan duit untuk anggota dewan…..
    selamat datang kembali di sini (koq malah owe yang bilang???)
    monggoh
    sweetgal11
    delete reply
    sweetgal11 wrote on Apr 22
    jsops said
    hihihi.. guyonn lhooo….ojok nesuu mbakk..
    sampeyan lak srikandi temenane’
    nesu bungkus mas,,,,,3 sekalian buat besok,,,hihihihiihi
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    sweetgal11 said
    kulonungulllll,,,,,,,wah sampek sumuxx saya bacanya,,,,,,,
    setelah baca ,,,mas Yockie nih really something ,,, lain gitu lohh,,,,
    mau tanya satu ,,,Mas Yocky punya tokoh Idola?
    samting in de weeii si muuuff….
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    *serius mode on*
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    mengheningkan ceptaahhh
    GggggrraaaAAAKK..!
    falsettoholic
    delete reply
    falsettoholic wrote on Apr 22
    ooh begitu… makasih :)
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    kembali kasih:)
    taradipa
    delete reply
    taradipa wrote on Apr 22
    Reality lebih dihargai ketimbang ekspektasi yang nggak jelas….
    Apresiasi orang tentang musik kan beda, tergantung dari frame of reference and field of experience.So far you did great mas….!!!
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote on Apr 22
    Thank You mbak .. (wah sy kalo dipuji terus terang rasanya nggak nyaman lho hehehe :) Tapi kalau di kritik ngga jelas juga nggak nyaman juga tuh mbak ..hahaha
    atik4me
    delete reply
    atik4me wrote on Apr 22, edited on Apr 22
    jsops said
    seorang anak yang cengeng yang mudah menangis
    aku masih cengeng sampe sekarang. Nangisan poll. Tapi bukan berarti cengeng hati.Aku gampang sekali mengeluarkan airmata. Gpp cengeng Mas. menangis itu sehat ,bila kita mengalami depression or emotional stress menurut psycholog dianjurkan untuk menangis , karena menangis itu is a natural pain killer .(leucine enkephalin). *jangan dibaca charli chaplin ya * =))
    Biasanya orang yg sensitive nangisan. Kalo disimak dan ditelusuri secara cermat dan detail, Mas Yocky neh sensitive rasa n raga . Kalo ada cewek cakep n sexy sensi raganya keluarrrrr hahaahahhaahahh. *langkah seribuuuu*
    atik4me
    delete reply
    atik4me wrote on Apr 22, edited today at 1:23 AM
    BTW one thing yg aku gak pernah bilang selama ini. Sampeyan itu orang hebat ,kita harus akui itu. You have everything what other people just dreaming. You are a true musician, cause you comitted that your music is your life , your music is yours . And you never break your own rule . You r so tough ..like a rock!! that is why you become one of an Indonesian legend . *serius mode on*
    rozny
    delete reply
    rozny wrote on Apr 22
    hear! hear! :-D
    atik4me
    delete reply
    atik4me wrote on Apr 22
    you hear me Mister Rozny ? =))
    saniskara
    delete reply
    saniskara wrote on Apr 22
    itu sebabnya, saya sangat mengagumi Mas Yockie…
    rozny
    delete reply
    rozny wrote on Apr 22
    atik4me said
    you hear me Mister Rozny ? =))
    yes ma’m… lod en kliirr!! =)) =))
    sigu2n
    delete reply
    sigu2n wrote today at 12:53 AM, edited today at 1:12 AM
    jsops said
    Suwek,,! ane langsung marah… enak aja elu bilang jadul … itu salah satoe mbah kite taok!
    wahh… gak nyangka mas JSOP masih sodaraan sama LedZep, yg mana mas Jimmy Page, Robert Plant, Jhon Bonham atau Jhon Paul Jones? kalo mbah saya Jimi Hendrix.

    British invasion pada saat itu memang luar biasa. wajar anak sekarang gak kenal led zepp, sekarang jamannya MTV invasion.
    sigu2n
    delete reply
    sigu2n wrote today at 12:55 AM
    jsops said
    tambahan : tentu saja Beatles sendiri sebagai ikon pembukanya .
    koq Deep Purple gak masuk nominasi mas?
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote today at 3:06 AM
    atik4me said
    aku masih cengeng sampe sekarang. Nangisan poll. Tapi bukan berarti cengeng hati.Aku gampang sekali mengeluarkan airmata. Gpp cengeng Mas. menangis itu sehat ,bila kita mengalami depression or emotional stress menurut psycholog dianjurkan untuk menangis , karena menangis itu is a natural pain killer .(leucine enkephalin). *jangan dibaca charli chaplin ya * =))
    Biasanya orang yg sensitive nangisan. Kalo disimak dan ditelusuri secara cermat dan detail, Mas Yocky neh sensitive rasa n raga . Kalo ada cewek cakep n sexy sensi raganya keluarrrrr hahaahahhaahahh. *langkah seribuuuu*
    hehe sensi raga obat pelipur lara .. so jangan pura-pura bahwa kita ini manungsia …yang hobi bayangain ‘deh - a - da’ wanita ..hehehe..
    Selama etika masih terjaga … itu obat pilek namanya .. hahaha..
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote today at 3:08 AM
    rozny said
    hear! hear! :-D
    thissss…isss..grounddd controlll too maajorrr ttommmm…*nyanyi dah*
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote today at 3:16 AM
    atik4me said
    BTW one thing yg aku gak pernah bilang selama ini. Sampeyan itu orang hebat ,kita harus akui itu. You have everything what other people just dreaming. You are a true musician, cause you comitted that your music is your life , your music is yours . And you never break your own rule . You r so tough ..like a rock!! that is why you become one of an Indonesian legend . *serius mode on*
    *peluk mbak atik sampai jungkir balik neh..*

    Sesungguhnya saya masih sadar bersyukur koq mbak ..(ke atas ye’ bukan kebawah ..hihihi) Kalau saya sekarang getol ngritik dsb itu hanya sy tujukan bagi kepentingan generasi anak2 saya nanti . Kita mah..udah nggak ada & ngga bisa ngrasain lagi kan mbak..hehehe.

    pelok cium sampe’ mejret2 to mb.atik
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote today at 3:19 AM
    saniskara said
    itu sebabnya, saya sangat mengagumi Mas Yockie…
    makasih lagi mas & sama2
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote today at 3:20 AM
    rozny said
    yes ma’m… lod en kliirr!! =)) =))
    spleeeteeran woyy spleeeteerrannn..huehehe!
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote today at 3:30 AM
    sigu2n said
    wahh… gak nyangka mas JSOP masih sodaraan sama LedZep, yg mana mas Jimmy Page, Robert Plant, Jhon Bonham atau Jhon Paul Jones? kalo mbah saya Jimi Hendrix.

    British invasion pada saat itu memang luar biasa. wajar anak sekarang gak kenal led zepp, sekarang jamannya MTV invasion.
    Dari ‘ras musik’ mah..kite’ semua (termasuk ente) sodaraan semua kan mas..hehehe.
    jimi hendrix? itu om nya jimmy page … mereka bedua anaknye’ Zappa .

    Dulu soul/black msk dihajar sama british invasion …itu bentul … lalu dihajar balik lagi lewat MTV … itu bentul juge’…..bentar lagi neh mas…
    Mereka semua bakal dihajar sama PSP pake lagu Patime’jande’mude’.
    rozny
    delete reply
    rozny wrote today at 3:37 AM
    jsops said
    Thank You mbak .. (wah sy kalo dipuji terus terang rasanya nggak nyaman lho hehehe :) Tapi kalau di kritik ngga jelas juga nggak nyaman juga tuh mbak ..hahaha
    kalo dipuji ato dikripik sambil disodorin sapinyon bijimaneh?? huahahahahah!!! =))
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote today at 5:05 AM
    rozny said
    kalo dipuji ato dikripik sambil disodorin sapinyon bijimaneh?? huahahahahah!!! =))
    ane merem melek daaahhh.. apalagi kalo ada cihhuuyy cihuyyyy nyang lewaaaaatttt… ja’im bbhhhoooookkkkkkkkk
    rozny
    delete reply
    rozny wrote today at 6:09 AM
    jsops said
    ja’im bbhhhoooookkkkkkkkk
    jai’m sambil betahak/cegukan gituh??? huahahahahah =))
    jsops
    edit delete reply
    jsops wrote today at 7:24 AM
    yee”’ sapinyong mah kaga betahak ame betegug .. emang mokin jamu cap orang tuakk..!
    imw85
    delete reply
    imw85 wrote today at 10:42 AM
    jsops said
    Dulu soul/black msk dihajar sama british invasion …itu bentul … lalu dihajar balik lagi lewat MTV … itu bentul juge’…..bentar lagi neh mas…
    Mereka semua bakal dihajar sama PSP pake lagu Patime’jande’mude’.
    Hayo “pentolan PSP” konser di Jerman, via KBRI., Masak kalah ama SLANK yg mau konser di Hamburg. Atau sekalian ngisi posisi Dubes yg bentar lagi kosong he he he heh

  8. nangis itu sehat pak , gembeng yang enggak :p

  9. Dialog yg membuat saya mbacanya sambil tjengengesan, temenan mas….penuh tjanda n’ makin tahu siapa sih JSOP itu….yg jelas ‘orangtua’ angkatan flower generation he…he…he….


  10. indrayana said: Dialog yg membuat saya mbacanya sambil tjengengesan, temenan mas….penuh tjanda n’ makin tahu siapa sih JSOP itu….yg jelas ‘orangtua’ angkatan flower generation he…he…he….


    haha..mas Indrayana apa kabare’.. makasih udah mampir lagi..

    Dalam artikel ini saya hanya ingin “transparansi” koq mas… mudah2an bisa untuk saya jadikan alat tolok ukur kualitas diri hehe.. Setelah kualitas diri sendiri mampu terukur dengan baik (nggak over confindence) semoga juga akhirnya nanti mampu membangun integritas diri sendiri. Barulah nanti saya boleh merasa ‘pede’ , kalau memang ada alasan2 untuk bisa membuat saya percaya diri . hahaha

  11. Bagi orang2 yg sa’umuran saya….blog sampeyan ini bukan transparan lagi tapi sudah telandjang bulat lho mas ….bagi pribadi saya, perdjalanan hidup sampean itu luar biasa terutama saat melewati saat sulit “masa2 djahiliyah”……dan kemudian dapat melahirkan musik2 yg melegenda.

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>