Hikmat Puasa
Sudahkah anda tidak ber-Suudzon pada saya , atau sudahkah kita Khusnudzon pada orang yang lainnya . Bagaimana meletakkan dua kalimat bermakna “menduga” tersebut agar tetap berada diposisi yang semustinya ?
Ada orang yang dengan sengaja menebar benih prasangka , buruk maupun prasangka baik sebagai muslihat guna menerapkan pola dan strategi , agar tercapai segala keinginan dan kehendaknya sendiri .
Niat baik menjadi “relatif” ketika dua hal tersebut diatas hanya dijadikan “media” / “cara” bagi satu tujuan.
Apakah selama ini ada yang ber-suudzon pada saya…? wallahualam , apakah saya masih sering ber-suudzon pada anda ?
Ya Allah….ampunilah saya .


















Seharusnya tidak perlu bersuudzon sama njenengan mas.Lha wong sudah buka2an transparan sampai tidak ada lagi yg di-tutup2i..kekeke.
salam
Ya itulah…mbak , kalo masih su’udzon juga sih keterlaluan..hiks nyatanya baru2 ini masih ada tuh yang su’udzon sama saya .
Musti mandi kembang tujuh rupa kali ya?