Mimpi & Ngigau
Tulisan ini adalah opini saya secara pribadi untuk menanggapi perkembangan dunia musik dan lagu-lagu popular Indonesia . Sudah pernah saya tulis sebelumnya bahwa musik memiliki dua peran atau fungsi bagi para pendengarnya . Namun disini saya akan membicarakan secara ‘menyeluruh’ saja
Secara garis besar keprihatinan saya terhadap perkembangan dunia musik Indonesia adalah terkait dengan masalah ‘tema’ yang disuarakan , itu pada intinya . Musik popular di Indonesia saat ini ‘miskin’ dengan gagasan-gagasan cerdas dari para komposernya . Ada beberapa hal sebagai faktor penyebab yang bisa saya uraikan secara singkat dibawah ini .


















mas yok, saya ogah ngelindur mas…gak enak!! tapi kalau mimpi rasanya ok juga tuh .
apa gara2 industrinya lebih banyak disetir kapitalis, pak?
@sumantree ,
hehehe..kalau ngelindur itu biasanya urusannya dengan “jatuh dari kasur” atau “jalan sendiri lalu nabrak tembok” dsb .
Sementara mimpi … itu aman2 saja ..diem ditempat .
he..secara sebagai pelaku musik sejak 70′an hingga hari ini , nggak ada penyebab lainnya selain para kapitalis yang diuntungkan oleh aturan dan hukum yang bisa dibeli bahkan ditawar .
Boring..om , generasi musik sekrg dibuat harus pede abis,tapi kerna perenungannya pas2an malah jadi norak. Persis like a badut on stage!!
you rock..!
Selamat panjang umur mas!! Salam sejahtera
sengkyu bos
–> ya..sih..tapi kan engggak semuanya kan ? ada juga sih satu / dua yang masih bagus tapi ketilep nggak kedengeran .
Mas.. kira2 industri musik kita bisa balik ke jalur yang seharusnya nggak ya?
Atau mas Jockie ada kiat khusus untuk melawan arus?
bagi2 buat kita dong.. please.. hehe..
koran Kompas 15 September 2008 hal.1 “MUSIK MENGGUGAH KEBANGSAAN”
–> wah..andhi , industri tergantung sama regulasinya . (keberpihakkan pada investasi local untuk kepentingan local). Kalau tren dan “melawan arus” dsb kembali kepada komitmen profesi ybs sendiri .
Mau jadi seninam atau mengabdi pada industri . (itu pilihan)
Kalau mau jadi seniman jangan pernah ‘takut miskin’ , walaupun juga berhak untuk bisa menjadi sejahtera (kaya) .
Kalau mau jadi “pekerja seni” yang bekerja untuk industri dsb. siapkan target untuk “bergerak taktis & cepat” .(persis kaya strategi kaum saudagar)
@andara , hehehe thanks udah dibaca.
Dari file des 2007 ttg BPB “Dan tanpa saya duga jawabannya “lhoo…kan sudah diambil alih sama Erros dan Chrisye lagi semuanya yock…bahkan kontraknya kan sudah diperbaharui semenjak ada kasus persengketaan di pengadilan .”
–nggak fair juga ya—
Badai sudah Berlalu , mas