Aku terhenyak..

badut

Siapakah yang bisa merasakan.
Siapakah yang mau peduli.

Ketika sebuah karya terasa ingin membunuh bapaknya sendiri..
Diperdengarkan tanpa substansi
Dipertontonkan tanpa esensi

Aku….serasa badut!

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

13 Responses to “ Aku terhenyak.. ”

  1. Korupsi Harmoni (satu)

    Jiwa yang merasa
    Hati yang peduli
    Karyamu adalah anak kandung batinmu
    Takkan ingkar ia walau direnggut dari sangkar
    Takkan durhaka ia meski dijarah dengan paksa
    Mereka tak peduli substansi
    Mereka hanya ledakkan sensasi
    Merekalah badut sesungguhnya
    Carut marut centang peranang

    melas
    nirraga
    nirjiwa
    nirprana

    milik orang diaku-aku
    milik sendiri tak laku-laku

    kasihan mereka
    paras ningrat, mental peminta-minta

    PS: Mas Jock…everybody knows who you are…and
    everybody knows also..who the hell they are!

  2. Panjajahan thd karya yg semena mena!!!!

  3. @mas RAGAZYGA, wah..sampeyan ini penyair handal rupanya :)

  4. sebuah karya yang memiliki ‘ruh’ atau ‘jiwa’ mungkin tidak akan membunuh penciptanya. Tapi masihkah ‘ruh’ itu bisa dipertontonkan atau diperdengarkan. Apalagi sekarang banyak karya tanpa ‘ruh’ diperdengarkan dan dipertontonkan…maksud’e opo tho iki…aku jadi binun…he3x numpang komen ya Pak…Thanks.

  5. bisa walaupun takkan bisa ‘hidup’ dan lestari…kayak zombie aja,pak! kuwi wis matek tapi diuripken karo wong sing edan…ya kayak gitu lah..karya bisa ditampilkan tapi sebenarnya dia ‘tidak’ hidup di sana..karena ada pemilik sesungguhnya.

  6. Mas yock…

    Kira-kira “Badut-Badut Jakarta”nya God Bless apa “Badut-Badut God Bless”nya Jakarta sih?????? :-D

  7. gomby said: maksud’e opo tho iki…

    –> hahaha..!

  8. ragazyga said: kayak zombie aja,pak!

    –> wah…kelewat pedes mas

  9. deddy said:
    Mas yock…

    Kira-kira “Badut-Badut Jakarta”nya God Bless apa “Badut-Badut God Bless”nya Jakarta sih?????? :-D

    –> badut-badut Indonesia..termasuk kita sendiri “mungkin” , mas

  10. ati-ati..ntar sing profesinya badut temenan ji’ mutung lho..!hohohoho!mungkin yg agak terang..’badut tanpo make-up’, ‘badut tanpo topeng’ dll.. wong ‘badut’sing jahat iku terang2an korupsi ( ora nganggo topeng, make up barang )dll wae ora ono sing wani koq ! hahahaha!

  11. iya mas, semua beraninya kalau ngadepin badut beneran spt yang di ancol sana . Yuk..kita deklarasikan di Monumen Nasional , Say no to badut politik , hahaha

  12. kita buat gerakan nasional “AYO LEPAS TOPENG”
    JUJURLAH!

  13. masalahnya , banyak yang topengnya udah lengket ke ‘muka’ :(

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara