Wait & See

jaing

Tidak ada kata lain selain hanya tinggal menunggu dan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya . Sistem sudah berjalan , mesin politik sudah menggelinding dengan lajunya , demokrasi sudah berkibar dilangit yang semakin terlihat buram mengawali barisan pawai dijalanan. Maklum ini memang sedang musim turun hujan

Apapun polemik yang kini berserakan mengotori udara , merusak keindahan diberbagai sudut-sudut jalan raya di berbagai layar-layar kaca , baik itu tanda setuju maupun isyarat menolak yang sebaliknya . Nyatanya.. tak ada lagi yang bisa dilakukan untuk meredamnya . Dan sekali lagi kita hanya tinggal menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.

Lebih baik mempersiapkan diri dari segala kemungkinan daripada terus melanjutkan berbagai keluh dan kesah yang jelas-jelas tak akan pernah berkesudahan. Bukankah sudah puluhan tahun dan berkali-kali pula atas nama demokrasi pemilu diselenggarakan .

Sebagian menyatakan inilah sebuah keberhasilan dan ke-cermelang-an bangsa Indonesia dalam menjalani proses demokrasi menuju masyarakat yang adil makmur dan sejahtera. Entah siapa yang dimaksud mewakili rasa adil dan juga yang dimaksud mewakili rasa makmur sejahtera tadi.

Nyatanya…, ah kita tunggu saja apa yang akan terjadi nanti…., hampir saja saya terjebak menuntut jawaban , yang juga belum pernah ada sampai hari ini , paling tidak sepanjang usia saya menjadi orang dewasa , yang juga punya hak untuk menggapai cita-cita.

Yang pasti saya muak , lagi-lagi harus waspada menghadapi apa yang akan terjadi setelah ini. Selalu saja seperti ini keadaannya..bah!

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

4 Responses to “ Wait & See ”

  1. menakutkan bang:(((

  2. JUJUR SAJA..SEMUA SUDAH BOSAN!
    YA..BETUL,KITA TUNGGU SAJA APA HASILNYA

  3. mbak sekar, lhhoo sekarang …takut . Takut gambar anjing itu kalee

  4. gozalli , bener mas.. nggak ada pilihan lain selain menunggu..dan menunggu.. dan menunggu…semoga yang ditunggu tau kalau ada yang menunggu .. :(

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara