si ‘anu’

anu

Benarkah kamu sudah siap? ; “betul pak saya siap”

hakim: [ah… yang bener] … CATAT!

Benarkah kalian akan setia sepenanggungan ; “betul pak , kami sepenangungan”

hakim: [ah… yang bener] … CATAT!

Benarkah kalian berani janji sehidup semati ; “benar pak , kami berani deh ..”

hakim: [ah…yang bener]…CATAT!

————————————————————————

duaarr …derrrr …. gubraakk … krompyangg … #*@&#!!

————————————————————————

+ : habis! … dia …”anu” siihh
– : siapa bilang saya “anu” …. dia yang “anu”
+ : tapi dia duluan yang “anu”
– : itu kan mulut dan kata dia sendiri yang bilang begitu

hakim: … ppssst kalian berisik..! makanya jangan mainan sama “anu”

– : saya tidak mainan “anu” pak … dia memainkan “anu” saya
+ : dusta pak … itu fitnah … dia yang memancing-mancing “anu” saya duluan
– : hiks … teganya saya dituduh mancing “anu” , lihatlah pak .. sy sdh punya “anu” sendiri

hakim: … ya sudah …. mana buktinya kalau kamu punya “anu” sendiri

-: ini dia .. pak

(hm … benar juga … kamu sudah punya “anu” sendiri)

hakim: … + tok ..tok..tok , hukum dan perundangan menjatuhkan vonis “mati aja elu..”

+ : enak ya pak … “anu” nya dia :(

hakim: .. ho’oh … lumejen

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara