Selamat jalan Gus

Semua orang Indonesia pasti mengenal siapa Gus Dur , tapi banyak dari mereka yang masih sekedar mengenal Gus Dur sebagi seorang tokoh mantan presiden RI yang getol bicara humor dengan cara seenaknya . Bahkan dalam sebuah tayangan episode disebuah layar kaca figur Gus Dur hanya ditampilkan sebagai sosok yang nyeleneh serta cuek . Nyaris ‘paradoks’ dengan keberadaan Gus dur sendiri sebagai seorang intelektual muslim yang lebih utuh.

Bagi saya seperti halnya juga alm. Nurcholis Madjid , Gus Dur adalah seorang tokoh pembaharuan yang berperan serta berjasa dalam nemperjuangkan faham sekularisme di-tengah2 masyarakat yang heterogen / majemuk.

Masyarakat modern yang harus melek bahwa ajaran2 spiritual yang transedensial harus dipisahkan dari kepentingan membangun sebuah pemerintahan negara yang bersandar pada azas kemanusiaan yang demokratis , lewat nilai2 yang profan humanistik.

Kekhawatiran dua tokoh besar yang kini sudah almarhum tersebut memang sangat beralasan , sebab dimata saya kini kondisi tersebut tampak nyata dan menggejala. Masih bernafsunya beberapa kalangan yang masih berhasrat tinggi menarik-narik ajaran spiritualisme agama untuk masuk kedalam urusan2 ranah politik praktis.

Selamat jalan Gus , perjuangan dan cita2mu tak akan pernah lekang ditelan jaman … terimakasih atas segala inspirasimu yang serta merta juga telah membuka mata batin kami semua selama ini . (Kantata Takwa)

Pasti Tuhan akan memberikan tempat yang selayaknya bagi mereka yang telah berjasa bagi sesama umat manusia , kaum dan bangsanya . Amin

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

One Response to “ Selamat jalan Gus ”

  1. Gus Dur saya kenal lewat ayahku, beliau mengatakan bahwa bila ingin mengerti Gus Dur maka jangan artikan setiap ucapannya secara Harfiah. Karena Gus Dur adalah puisi. Yang terkadang sangat susah untuk dipahami namun indah. Hingga butuh pengetahuan lebih untuk mengerti ucapan-ucapan serta tindak lakunya.

    Selamat jalan Gus, selamat menempuh hidup baru. Terima kasih atas ilmu-ilmu yang telah engkau tancapkan dibilik-bilik pikiranku. Meski berat untuk menyamai, namun aku akan berusaha meneladani dan menjadi besar dengan kapasitasku.

    Salam Air Om Yockie.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara