‘status quo’

taukah anda yang membuat kita menjadi masyarakat lelet dan malas berkelanjutan . Bukan soal mental ataupun ‘bawaan lahir’ , awalnya saya memang agak2 percaya dengan hal tersebut . Namun kini saya berani mengambil satu kesimpulan , bahwa yang membuat kita seolah diajarin untuk ‘ndableg’ selamanya … karena ada satu kondisi sosial yang tergolong “fatal” yang tak mampu dihindari oleh setiap orang Indonesia.

Kondisi tersebut akhirnya disebut sebagai penyakit sosial ‘kronik’ yang menghinggapi hampir semua orang Indonesia ditataran mayoritasnya.

Hampir seluruh bidang profesi di negeri ini tidak punya dukungan satu sistem yang pasti yang ter-integrasi . Semuanya lepas berdiri secara sendiri2 seolah satu dengan yang lainnya tak ada hubungan antara fungsi dan korelasi dengan disiplin dan tanggung jawab sesuai domain bidang profesinya masing2.

Kumpulan berbagai jenis pekerjaan yang satu sama lain tercabik-cabik saling serabutan memperebutkan ‘pengakuan dan legalitas’ yang tak tau buat digunakan untuk apa … padahal ibarat mendirikan sebuah bangunan yang berharap bisa menjadi kokoh dan kuat … tak akan mungkin bila tidak diciptakan simpul2 yang menghubungkan dukungan dari berbagai struktur penunjangnya .

Saya analogikan dengan gambar seorang tua diatas , yang melongo tak berdaya menyaksikan deretan panjang ‘kualitas’ kehidupan lingkungannya yang tak berubah dan statis seperti ketika dijaman dia masih terbilang belia . Korupsi , manipulasi … mampu mengecoh dan melahirkan mimpi2 yang dihadirkan lewat sensasi obyek di kedua belah mata.

“arggh .. sebentar lagi saya juga selesai hidup didunia ini” ; katanya

tuh kan?! … bahkan orang yang sudah jompo sekalipun tak mau peduli lagi dengan nasib anak2 dan cucu2nya … preeekk!

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara