siapakah kamu

Bayangan diseberang pengilonan kaca serta gumam dikeheningan ‘siapakah itu’ … ah itu bukan siapa-siapa . Itu hanya sesosok bayang-bayang yang secara kebetulan hanya bisa dan sebisanya saja , tak ada yang istimewa . Kebetulan saja bayang-bayang terlibat dalam baris goresan warna pelangi di langit , diatas bumi nusantara .

Bayang-bayang yang tak butuh puja dan puji , hiruk dan pikuknya tepuk tangan di panggung2 histeria , dia bukan bintang terang yang menyilaukan dan menyita sensasi obyek bagi setiap pasang tatapan mata .

Dia hanya terlihat lamat2 lalu lenyap menghilang tertimpa gemuruh pekik suara para bonek yang sedang bertikai seselesai menonton pertandingan sepak bola , antar persebaya melawan persiba .

Dia hanya bayang-bayang yang setia menyertai kemana langkah dan kaki membawa tubuhnya pergi . Bayang-bayang yang tak pernah ingkar pada janji , selalu berada disamping ketika tubuh bersimbah sinar matahari.

Namun, betapapun sedikit peran bayang-bayang turut mewarnai rona pelangi , bayang-bayang adalah kesatria pengawal sejati yang menjunjung tinggi harkat dan martabat tubuhnya sendiri . Bayang-bayang bukan budak belian ataupun jenis mastodon peliharaan yang bisa sesukanya dibawa kesana dan kemari untuk menakut-nakuti.

Bayang-bayang adalah pisau tajam belati yang selalu sigap senantiasa setia pada nurani , walau harus me-robek2 menyayat bedahi matahati dari dalam tubuhnya sendiri

ceriwisnya bibir-bibir yang bergunjing disatu sudut gelap … mencibir dan meludah-ludah hingga membuat banjir diatas tanah … astagfirullah , lirih berucap pada sang malam penguasa gelap … siapakah gerangan dirimu wahai disana …. mungkinkah itu kalian wahai para penyelamat jaman… atau kaliankah itu wahai durjana yang begitu fasih pandai bermain peran

Sekilas tercium bau bangkai datang menyengat … wueek! , (maaf) tiba2 aku ingin … tiduran saja dipelukan istriku daripada mikirin kalian

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara