‘Kesuksesan’

“semoga sukses ya” … SUKSES itu bukan TUJUAN namun sebutan bagi route perjalanan yg panjang , kebudayaan per-orang kebudayaan per-kelompok hingga Kebudayaan satu masyarakat luas … itulah alat tolak ukur sukses atau tidaknya capaian … kebudayaan per-orang disebut selesai jika sudah masuk kuburan , Kebudayaan masyarakat diukur dari kualitas peradaban , materi hanya fasilitas penunjang bagi hidup

Tidak dianggap pentingnya budaya pendokumentasian berbagai sejarah yang telah dilewati … membuat masing2 generasi didalam struktur masyarakat yang ada ‘terlepas’ dari ROUTE peta perjalanan panjang yang dicita-citakan secara bersama.

Dibidang musik … generasi 70 tidak memiliki ‘kontak sosial maupun emosional’ dengan capaian2 yang dilakukan oleh generasi 45 … Demikianlah yang terjadi seterusnya , hingga generasi musik hari inipun terlepas dan putus dari capaian2 yang telah dilakukan oleh generasi sebelumnya.

Orang awam menyebutnya … “koq anak sekarang kalau memainkan lagu2 jaman doeloe , terasa nggak ada ‘ruh’ nya ya? ” … Padahal lagu2 beatles atau rolling stones dll … ketika di arransemen ulang oleh generasi2 bule masa kini … ruh nya bisa tetap hadir.

Sebab generasi bule memiliki catatan lengkap / historis yang bisa dibaca dan dipelajari hingga di’rasakan’ , sehingga secara ‘sosiologis’ mereka paham akan alasan2 mengapa lahir dan bisa menjadi ada … lagu2 dengan tema : kritik sosial / cinta / religiusitas dan lain2 .

Intinya , mereka memiliki alasan untuk hari ini melakukan ‘perubahan’ yang dibutuhkan , berdasarkan pengalaman2 yang dilakukan oleh generasi sebelumnya. Tidak ‘ASAL’ bunyi

Dan ketika mereka ingin melakukan re-arransemen lagu2 lama (dari generasi seblmnya) , mereka paham betul akan ‘story-line’ yang menjadi substansi tema didalam lagu tersebut , tidak asal nge-TREN dan asal genjreng kekinian

Itulah yang disebut ‘salah satu’ dari peran/kualitas KEBUDAYAAN .

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara