fungsi & aktualisasi

Sebagai pemusik di jaman modern ini , ada dua pendekatan estetika (cara) dalam merumuskan karya2 artistiknya . Sebut saja cara yang dilakukan oleh pelaku seni yang berfungsi untuk menopang kelangsungan sistim industri (aspek hiburan) , dan yang kedua adalah pelaku seni yang berfungsi untuk mengabdi / berpihak sepenuhnya pada substansi seni itu sendiri /kehidupan (moralitas-etika-estetika)

Bagi pelaku seni jenis pertama (penopang industri) , banyak cara yang lebih mudah untuk meng-implementasikan gagasan2 ataupun konsep2 musikalnya . Salah satunya adalah lewat metode ilmu2 bermusik secara normatif yang bisa didapatkan di bangku2 pendidikan musik . Ataupun mengikuti pola2 kebiasaan dan kebutuhan komposisi berdasarkan alur tren yang sedang berlangsung disaat itu. Pendek kata , secara implementatif relatif bisa dilakukan oleh semua orang … sejauh ybs tekun serta up to date dalam mengikuti ‘mode’ dlsb.

Namun tidaklah semudah itu , ketika seni diperlakukan untuk me-refleksikan kegelisahan sampai dengan ekspresi ‘kemarahan’ (protes sosial) atau bahkan kecintaan2 pada subjek2 tertentu [metafisik] . Tidak mudah untuk merumuskan pola2 komposisi maupun pilihan2 pada sistim instrumentasi agar tidak menjadi ‘terlalu artifisial’ atau bahkan jika ybs lengah bisa terdengar sebatas slogan ataupun propaganda. Keberhasilan yang dicapai oleh seseorang ketika dia mampu melahirkan karya2 seni seperti yang saya sebut ini … adalah keberhasilan yang didukung oleh sebuah proses sistim bekerjanya yang lengap [‘khusuk’ / tulus / jujur] … artinya persoalan2 yang ada di benaknya adalah inhern bagian dari persoalan yang membelit hidupnya sendiri .

Dengan kata lain , tidak ‘mengarang’ ataupun se-olah2 , atau meng-ada2 kan sesuatu yang tidak ada , atau seolah peduli … tetapi dalam realitas dia hidup teramat nyaman dari sebutan apa yang selama ini dia suarakan.

Mengelola ‘kegelisahan’ untuk menjadi suatu produk yang positif … itu tidak mudah , namun untuk merangkai kegelisahan menjadi produk yang sekedar untuk memprovokasi dan membakar emosi orang yang mendengar [destruktif] …. jauh lebih mudah!

Fungsi dan aktualisasi seperti itulah … yang acapkali tidak diperdulikan dunia musik dinegeri ini , yang sudah sangat dikuasai oleh kepentingan pragmatis / jangka pendek.

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara