senandung sepi

suaraku lirih disapu kebingaran cangkem , gelombang udara yang sesak dari rongga-rongga mulut yang pengap , pikiran yang mampet tersumbat partikel debu-debu sampah , musim berganti aku tetap tegak berdiri , mothernature pedoman jiwa hingga saatnya setiap energi menjadi redup … alami

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara