remunerasi

remunerasi itu apaan sih paklik? … “remunerasi itu imbalan2 berupa kenaikan upah/gaji seseorang berdasarkan prestasi2 yg membuat perusahaan itu mengeruk untung besar”; Ooo … jadi Pt.Indonesia Raya itu sudah untung besar ya paklik? … “iya … besar sekali nak , sayangnya mereka pada buta makna tentang arti besar pasak daripada tiang”

apa sih yang membuat para birokrat Indonesia menjadi ke gr an atau besar kepala? se-olah2 mereka adalah warga kelas 1 diantara sesama warga masyarakat sipil lainnya.

a. substansi terpilih menjadi pegawai pemerintah adalah pengabdian pada Negara . Negara punya asset sdm dan sda milik rakyat yg harus dikelola , sistem pengelolaan yang layaknya kaum profesional dalam mengelola sebuah ‘perusahaan’. Jika perusahaan untung maka outputnya Y jika rugi X (alias buntung)

b. sistim ‘class’ dalam sebuah struktur strata sosial masyarakat sipil hanya bisa dimaklumi keniscayaan-nya pada tataran Ekonomi secara profesional . Negara bukan perusahaan ekonomi milik perorangan , orang2 yg terlibat dalam birokrasi tidak berhak atas sistem ‘class’ yang bisa membuat mereka merasa ‘lebih penting’ dari masyarakat sipil lainnya.

c. kalau mau menggunakan terminologi ‘bussines as usual’ , jangan melamar jadi aparat/pegawai pemerintah , jadilah pengusaha saja.

akar permasalahan ada di sektor Produksi sbg penopang Ekonomi yang loyo & melempem , akibatnya:

a. mengggalakkan investasi asing tanpa konsep integral untuk mengatasi pembangunan Industri pangan dan ekonomi yang mandiri. Akibatnya justru paradox sebab menambah beban ketergantungan disemua lini.

b. Industri2 konsumtif (asing) hanya melahirkan beban biaya hidup yang semakin tinggi , sebab secara tidak langsung mengakibatkan berbagai jenis standar kebutuhan hidup nasional dipacu untuk disama ratakan dengan standar pola hidup masyarakat internasional.

c. beban biaya hidup yang tinggi (standar global internasional) menuntut income per’kapita bangsa Indonesia yang memadai , dimana hal tersebut membuat strukur upah minimal / pendapatan dan gaji selalu tidak akan pernah memadai.

Kita semua ibarat hidup dialam mimpi , nggak realistis …

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

2 Responses to “ remunerasi ”

  1. gaji atasan dinaikkan, supaya gaji bawahan bisa naik juga. kayaknya itu motivasi utama dari bawahan :)

    terus terang, saya malu :(
    belum pernah denger ada pimpinan negara mengemis :(

  2. apa benar pimpinan negara sedang mengemis?
    soalnya bisa jadi itu hipernola media, mungkin kita perlu mempelajari lagi tayangan ulang bagaimana ekspresi pimpinan negara waktu itu, apakah bener-bener mengemis atau malah sebaliknya, kalau dibaca lengkap pernyataan pimpinan negara waktu itu, sepertinya yang benar yang mana koq media sudah beropini seperti ini ya? bingung mode on

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara