paradoks globalisasi

Setelah alat2 produksi milik bangsa sendiri yang menopang kebutuhan hidup bangsanya sendiri ‘dihancurkan’ , maka masyarakat Indonesia kini ibarat lele dan ikan mujair sampai dengan ikan hias yang di ternak di akuarium & empang … mulutnya hanya bisa mangap2 minta diberi makan . Mereka masih bisa bernafas namun terpisah dari lautannya , sungainya dan hutannya yang melahirkan eksistensi akan keberadaannya sendiri

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara