musik jadul?

musikku bukan musik remaja bukan juga musik untuk orang tua … tapi bagi mereka yang disebut manusia , yang masih mampu mengelola kepekaan sensitivitas harinurani-nya dijaman yg gendheng seperti sekarang ini … soal asmara lwt idiom pop? kritik sosial lwt idiom rock? atau perenungan lwt idiom kontemplatif? … musik bukan soal jago2an memainkan instrument

 

apalagi disekat dengan istilah ‘trend / gaya’ … hanya orang2 bodoh yang mau dikendalikan oleh istilah2 industri , guna meletakkan barang dagangannya di gudang agar mudah melakukan sistem inventarisasi

 

jika kita mendengarkan rekaman musik2 dimasa lalu , baik itu musik lokal ataupun musik barat … seringkali orang salah kaprah dalam menempatkan pemahaman kalimat yg mengusung makna. Dikatakannya itu musik jadul (jaman dulu) yg berkonotasi kuno & ketinggalan jaman.

 

Padahal , itu adalah rekam jejak perjalanan sosial setiap orang yg sedang diputar kembali didalam benaknya masing2. Setiap rekam jejak masa lalu adalah langkah kaki yang menempatkan kehadiran kita di hari ini. Musik bukan soal selera seperti lauk pauk di kaki lima … musik > kecerdasan intelektual yang dirajut oleh kepekaan sosial dan estetik lewat pemberdayaan imaginasi dari setiap orang

 

artinya: penggunaan istilah jadul untuk katagori/jenis perilaku atau produk barang tertentu masih bisa ditolerir . Namun , penggunaan istilah ‘jadul’ untuk MUSIK / produk SENI adalah ‘penistaan’ terhadap eksistensi intelektualitas manusia , termasuk kepada diri kita sendiri.

 

jsop

 

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara