telor setengah mateng

Bagiku bicara politik itu bicara ttg hak2 ku sebagai warga negara , bicara hukum itu bicara ttg aturan , etika & kepatutan yg tidak boleh dilanggar , bicara ekonomi itu bicara ttg hak profesi untuk bisa meraih kesejahteraan , bicara sosial budaya itu bicara tentang cara2 bermasyarakat yg menghormati warisan tradisi lama sebagai panduan , tetapi warisan tradisi lama itu tidak semuanya baik & harus diikuti , yg bobrok tinggalkan saja di bak sampah … jangan sampai kita cuman umurnya doang yang nambah … tapi setengah mateng terus

Bicara tentang materi? … itu koridor tatanan ekonomi , bicara tentang produk karya seni ? … itu koridor sosial budaya , bicara tentang kelakuan industri? … itu koridor hukum . Semuanya itu diselenggarakan oleh satu mekanisme tarik menarik kepentingan yang disebut politik. Jadi kalau ada orang getol ngomong “aku benci politik” , sambil mengeluh uring2an menghadapi kesulitan2 dalam hidupnya … koq aneh

Banyak orang ketika bicara tentang seni/musik , tetapi yang dikeluhkan adalah soal materinya , (dapur harus ngepul katanya) padahal itu adalah domain hukum yang mengendalikan perilaku industri serta keadilan dalam ekonomi .

contoh2 soal ini , adalah betapa orang sering menjadi ‘blunder’ dan akhirnya ‘disorientasi’ ketika hendak menuntaskan pembicaraan2 dalam berbagai kasus/diskusi musik. Tidak tertib untuk menempatkan satu persoalan pada ruangnya masing2.

jsop

 

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara