musik = lagu?

“masa kecil guru pasti bilang”: hore! kamu pintar … “masa remaja guru bilang”: adaptasilah cara2 orang lain berekspresi supaya tau bagaimana caranya bisa menemukan dan mengenal dirimu sendiri … [saat dewasa guru bilang:] kamu harus menggauli persoalan hidupmu diluar urusan soal musik … selanjutnya jangan mau disuruh orang untuk mencet2 lalu bisa bunyi sendiri … terkecuali kamu memang men-takdirkan dirimu untuk jadi pelayan lagu-lagu … sampai ubanan dan botak

jika musik adalah keindahan , maka tak ada keindahan tanpa kejujuran. Manifestasi Kejujuran itu :

a. Kejujuran terhadap realitas manusianya itu sendiri , dari akhlak s/d moralitas

b. Kejujuran untuk menyuarakan persoalan yang ada disekitar hidupnya sendiri. Sesuai ruang lingkup usia / eksistensi sosial dll

‘doremifasolasido’ harus dimaknai sebatas tolls , bahasa diatonal yang lahir dari kebudayaan bangsa asing. Universalisasi diatonal adalah partisipasi revolusi industri [abad XVIII] dalam upayanya melibatkan Produk Seni

Saya sendiri tidak setia pada nada dan lagu , saya setia kepada persoalan

Jika seorang musisi/pemusik Indonesia ingin untuk dapat menyampaikan pesan2nya yg lebih bermuatan ‘lokal kultural’ apalagi secara ‘instrumentalia’ , saya sarankan untuk menggunakan media/alat musik produk tradisional. Sebab alat2 seperti itulah yang empirik dengan realitas perjalanan kebudayaan bangsa Indonesia sendiri.

Media musik Diatonal bisa digunakan untuk memfasilitasi hadirnya persoalan2 yang ada di kekinian . Namun untuk bisa menghadirkan nuansa lokal dan menjadi universal , diatonalisasi Indonesia membutuhkan proses yang panjang . Itupun hanya bisa terlaksana jika iklim kondusif bagi berjalannya proses2 tersebut bisa terfasilitasi dengan baik.

Tanpa kesadaran akan hal-hal seperti itu … musisi Indonesia (pop modern) hanya akan sebatas untuk dijadikan salah satu perangkat bagi kepentingan industri pragmatis.  Musik dan Lagu adalah dua hal yang berbeda

jsop

 

 

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara