musyrik agama

Ketika hidup hanya bersandar pada pragmatisme yang praksis itu sama halnya dengan orang yang terbiasa berpikir ideal dng pola/mindset pedagang asongan yg punya modal 100% harus menghasilkan untung 200% … penerapan men-generalisir persoalan yang seperti itu membuat orang kehilangan kemampuan untuk mengolah daya imaginasinya dan selalu mengalami kesulitan untuk menterjemahkan makna

Tak ada bedanya lagi , antara persoalan ‘ketepatan waktu’ yg berakibat pada tertundanya satu keberhasilan (keberhasilan yg tertunda) , dengan ke-alpaan semata. Kesalahan mengelola persoalan hidup cenderung dianggap sebagai kehendak nasib atau suratan takdir. Tak mengherankan jika kemudian agama sekalipun dijadikan alasan atas nama kehendak Tuhan.

“Musyrik agama” … menyekutukan Allah dengan perilaku keliru diri sendiri.

Dosa adalah satu pengertian yang a/l memberikan penjelasan tentang perbuatan yang merugikan hingga menyakiti sesama manusia maupun ciptaan Tuhan YME lainnya.

Bagiku , ‘pen-dosa’ dari indonesia adalah mereka yang menutup mata pada realitas ketidak-adilan demi kepentingan dirinya sendiri , namun taat dalam ritual2 keagamaannya. Soleh dan ‘santri’ dihadapan masyarakat sekitarnya

Semakin banyak tempat ibadah dibangun , semakin bertambah banyak jumlah orang yang ber-bondong2 melakukan ritual keagamaan … semakin subur dosa dan maksiat tumbuh bertebaran. Bagi mereka … jilbab , kerudung , sorban dan segala bentuk perangkat simbolisasi agama … adalah tempat ‘persembunyian’ yang nyaman

jsop

 

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara