loyalitas?!

Pemimpin selalu berkata: “Kita harus loyal pada pengabdian” ; disini AKU menjawab “pengabdian pada siapa” , AKU loyal pada pengabdian hidupku untuk menjadikan jiwaku MERDEKA dalam KEMERDEKAAN yang seharusnya dimiliki secara ber-sama2 . Jangan dengarkan pemimpin lagi , dengarkan dulu suara hati anda sendiri “Sudahkan anda MERDEKA dari juragan dan bos2 anda yang narsis se-mena2″

PENGABDIAN haruslah diuraikan , dijabarkan lewat pemahaman struktural . Hentikan manipulasi dari dalam diri kita sendiri dulu sebelum mengurusi urusan2 orang lain yang menyangkut KPK . Ada anekdot bagi pengacara : “maju tak gentar membela yang bayar” … ada juga bagi orang2 kebanyakan: “kite pun sama … elo bisa bayar?”

Gerombolan TIKUS dan KECOAK yang hidup di lorong2 LABIRIN ; “mana tikusnya? , mana kecoaknya? , ayo kita kejar dan basmi” … buset dah … pada ngomongin dirinya sendiri2 , jadi ‘MANUSIA’ dulu barulah orang akan bisa melihat dan membedakan diantaranya

Untuk menjadi MANUSIA jangan hanya berkutat ‘dalam kamar’ sambil ngapalin ayat2 dari kitab2 suci agama . Nanti buntut2nya hanya pintar membakar apa saja . Allah ada diluar sana … kenali lingkungan dimana kita hidup dan membangun kehidupan , pelajari bahasa ‘alam semesta’ .

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara