Fait A’chaos

Coba luangkan waktu sejenak untuk berpikir tentang berbagai kegiatan apa saja yang ada disekeliling kita masing2.  Pada intinya tentang sesuatu yang dihasilkan dari bentuk kegiatan yang dilakukan secara ber-sama2

Ada satu hal yang akhirnya membuat saya belajar hingga bisa mengerti , mengapa kita tak pernah mampu menghasilkan sesuatu yang BAIK dan BENAR lewat mekanisme yang memang sudah terencana atau direncanakan sebelumnya.

Mengapa kita selalu berhadapan dengan kendala / hambatan yang nggak penting2 amat , hambatan yang acapkali bukanlah jenis persoalan2 yang memang harus dihadapi untuk bisa diselesaikan. Namun hambatan yang tidak ada kaitannya secara langsung dengan masalah2 yg sedang dihadapi.

Ada satu sebutan yang layak saya tuding sebagai biang kerok dari itu semua , yaitu budaya: ‘Fait Accompli’. Terlalu panjang jika hendak ditelusuri darimana asalnya sehingga budaya menjengkelkan tersebut bisa muncul dan selalu saja datang ber-ulang2 kali. Membuat saya harus berpikir surut mundur jauh kebelakang ,  merangkai ulang kembali potongan ‘puzzle’ laksana memory berserakan tanpa pernah tercatat dan sampai kini masih tersungkur terjebak mendekam dimasa silam.

Apa yang sebenarnya terjadi , sehingga kita semua ‘malas’ untuk menyelesaikan persoalan satu demi satu , dari hal-hal yang kecil ketika persoalan2 tersebut masih berada didalam domain ruangannya masing2 lalu menuju keruang lainnya ketika semua unsur penopang dari setiap masalah  sudah terbentuk dan saling mendukung antara satu dengan yang berikutnya.

Perilaku Fait Accomply … adalah budaya memaksakan kehendak , agar 2 (dua) persoalan dengan perspektif logika yang ber-beda dipaksakan menjadi satu agar bisa di pas-pas in.  Kita ini seperti masyarakat sakit yang gemar mengelola otak yang chaos.

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

One Response to “ Fait A’chaos ”

  1. testing

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara