proporsionalitas

Jalanilah hidup dengan azas proporsionalitas , itu artinya sesama warga negara punya hak kewajiban yang sama [domain Hukum] , didalam bekerja setiap orang diatur melalui strata kompetensi [domain Profesi] , aspek kultural membedakan antara wilayah privat dan publik [domain etika sopan santun]

Tradisi harus dikelola dengan baik , buang warisan masa lalu yg kolot membelenggu , perilahara ajaran2 tentang kearifan mengelola kehidupan berama … jangan mencampur adukkan persoalan dengan cara2 yg semaunya sendiri , teruslah belajar untuk meletakkan segala sesuatunya ditempat yg semustinya

–  bagaimana harus meletakkan persoalan Hak dan Kewajiban yang diatur Hukum.

–  atau memahami apa itu Integritas yang harus dilengkapi dalam satu profesi

–  dan bagaimana seharusnya mengelola Tradisi Modern , diatas paradigma warisan tradisi2 lama.

Dengan bekal kemampuan yang dimiliki oleh setiap orang dalam memandang hidup secara lebih ilmiah , maka cara2 fait accompli maupun mengadu domba antara satu dengan lainnya  akan tercium dengan mudahnya  ketika ada seseorang atau pihak2 tertentu yang mulai hendak merancangnya.

saya menyediakan diri , untuk menjadi semacam RAW MODEL dari berbagai hal diatas. Kasus KANTATA , kasus GODBLESS , kasus ADAT dalam wilayah keluarga. Jika ada orang yang mau bertanya jawab asal dengan disiplin memahami RAMBU2 diatas , saya dengan senang hati akan melayani , dengan sandaran alibi serta argumentasi ‘ilmiah’ yang saya yakini untuk bisa di UJI bersama .

inilah Transparansi dan Akuntabilitas yang harus saya junjung dengan setingginya … saya tidak peduli dengan mayoritas yang semaunya sendiri.

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara