“mereka melukai kita semua”; … kita?

Sudah banyak himbauan-himbauan , sudah menumpuk harapan demi harapan … agar hidup dalam menjalani peri-kehidupan ini bisa berlangsung sesuai dengan keinginan semua orang.

Satu saja pertanyaan yang harus dijawab dalam diri masing2 setiap orang yang berkumpul , disebut kelompok atau disebut masyarakat , atau bahkan lebih jauh lagi disebut BANGSA.

Sudahkah kita menjadi KITA ? Atau jangan2 hanya sebatas aku dan kamu serta kalian yang terpaksa harus menggunakan segala cara , sistim manipulasi , kebohongan2 , muslihat2 untuk bisa mendapatkan apa yang diinginkan masing2.

Sudahkah aku tidak menyakitimu , sudahkah kau tidak menyakitiku , sudahkah mereka memahami masing2 perannya didalam ruang berkehidupan bersama yang beraturan? . Lalu seperti apakah aturan? apakah itu aturan? , HUKUM tertuliskah itu?

HUKUM tertulis itu ibarat “Dilarang kencing disembarang tempat” , sedangkan aku bisa tidak kencing disembarang tempat bukan karena HUKUM , tapi karena ada ETIKA dan sopan santun yang berlaku. Hal2 lain yang lebih mendalam lagi disebut MORALITAS. Itulah yang dikenal secara universal dengan sebutan SISTEM NILAI / Value.

HUKUM yang bisa tegak berdiri namun bukan karena Sistem Nilai yang mengusungnya , sama saja dengan gembar-gembor manjajakan TAHI yang katanya terasa coklat , namun ketika dijilat dan ditelan barulah disadari bahwa itu racun yang mematikan … ‘terlambat’

Seberapa jauh kau , dia dan mereka semua benar2 kita yang se-benar2 nya KITA ? Lalu siapa aku? dimana aku? … aku sendiri mulai dari hal2 yang paling sederhana: “aku bukan orang palsu”

Orang yang palsu itu : berbulu domba berhati srigala , lain dihaluanmu lain pula diburitanmu .

 

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara