bangunlah jiwaku , bangunlah badanku

13 tahun sudah perjalanan Reformasi , 3 tahun sy mempelajari sintesis , 5 tahun menelusuri antitesis , 5 tahun berikutnya menulis hipotesis lewat jsop.net … jika ada orang berasumsi saya mau benarnya sendiri , sesungguhnya berulangkali pula sudah saya katakan “saya hanya bicara ttg apa yg saya tau dan saya pahami dng baik” … Hari ini Indonesia sudah sampai pada kasus SANDAL JEPIT , maka simaklah apa yang selama ini menjadi kekhawatiran saya dimulai dari http://jsop.net/indonesiaku/

Para pengamat dan praktisi berkata: “Negara selalu ABSEN disaat dibutuhkan” , itu bermakna HUKUM yang mandiri yang berdaulat kepada kepentingan bersama / seluruh RAKYAT yang selalu absen.

Sementara yang saya rasakan selama ini karena saya mengalaminya sendiri , HUKUM pun selalu ABSEN dari hal2 yang mendasar untuk melindungi hak2 individu setiap orang.

contoh analogi : berulangkali rumah anda kemalingan , tapi anda terpaksa menerima hal itu sebagai suatu keniscayaan yang ‘wajar’ . Sebab apabila anda mempertanyakan HUKUM , dengan melaporkannya kepada yang berwajib , maka jumlah kerugian material maupun moril yang membebani justru akan bertambah berlipat ganda.

Maka , yang lazim di amini oleh masyarakat yang terjajah oleh pikirannya sendiri tapi merasa sudah merdeka , adalah : “sudahlah , ikhlaskan saja … nggak pantas kita ribut2″ dlsb.

Masyarakat tradisional yang masih hidup dengan paradigma kultur paternalistik , feodalistik .Namun secara fisik:

a. tidak lagi menghela sapi dan kerbau , sudah menghela kendaraan bermesin modern.

b.Tidak lagi mengunakan sarung dan blangkon (dikeseharian) , sudah pakai jas dan berdasi.

c.Tidak lagi harus ‘mlaku-ndodhok’ untuk menghadap sesepuh , tapi boleh petantang petenteng seenaknya sendiri a/n demokrasi .

Bangsa yang MERDEKA hanya ditataran KULIT luarnya saja , karena faham kolonialisme sudah menyatu ber-metamorfosis didalam benaknya untuk menjajah dirinya sendiri. Bangsa yang sedang terancam “Oedipus complex” secara MASSAL

Ingin disebut Masyarakat Modern , tapi masih menyembah MITOS yang diwakilkan kepada julukan LEGENDA HIDUP. Legenda hidup yang hanya menampilkan WUJUD secara FISIK , namun menyembunyikan kekosongan isi otaknya dengan berperilaku layaknya FIGUR2 idaman sepanjang jaman.

Bangunlah Jiwaku , Bangunlah Badanku , untuk Indonesia RAYA

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara