kaya koq salah?

anda termasuk orang kaya? darimana kekayaan itu anda dapatkan … dari bisnis yang bersih? sebutan bisnis yg bersih itu adalah perilaku usaha perdagangan setelah melalui peraturan2 yang pada dasarnya berfungsi melarang berbagai bentuk keserakahan dan ketamakan

Dinegeri ini banyak usaha bisnis yg bisa dianggap legal , tapi belum ada bisnis yang berkatagori bersih di Indonesia , sebab peraturannya sendiri kian compang camping. Orang kaya di Indonesia adalah para pelaku ‘oportunis’ yang kakinya mengangkang diatas kepala orang2 miskin yang tertindas

Bagi negara2 peradaban maju bila seseorang disebut KAYA , maka hal tersebut korelatif dengan ‘sukses’ sebagai keterangan dari hasil kata kerja yang bersifat positif . Sukses mengusung sifat2 kemuliaan dari kerja keras / tekun dijalur yang benar serta baik. (diatur melalui aturan/hukum)

Dinegara yang aturannya masih tumpang tindih serta penuh dengan kekosongan Hukum , seseorang bisa menjadi KAYA karena cenderung pandai menyiasati kelemahan hukum yang bersifat manipulatif . Sukses belum tentu kaya dan Kaya tidak layak untuk serta merta bisa disebut sukses. Sebab bisa KAYA itu belum tentu karena SUKSES (hasil kerja dari perilaku yg baik) . Kaya bisa saja karena manipulasi / korupsi. Sedangkan sebutan ‘SUKSES’ adalah satu pencapaian tertinggi dari nilai yg positif. Orang sukses belum tentu bisa kaya dinegeri yg spt Indonesia sekarang ini. Tapi orang ‘licik’ pasti akan lebih cepat bisa jadi kaya.

Maka jika bicara soal kemiskinan , kemiskinan adalah ‘akibat’ , masalah itu bukan akibat , masalah adalah masalah , akibat adalah akibat. Masalah dinegeri ini adalah ‘kebodohan dan kemunafikan’. Kebodohan melahirkan hukum/aturan yang serampangan namun dibiarkan saja karena tidak paham. Kemunafikan melahirkan orang2 yg tampil seperti pahlawan2 kesiangan yg gemar nerocos menegakkan aturan , padahal maling

Common Law mengenal apa yang disebut ANTITRUST LAW , yakni hukum yang secara universal mengatur persaingan dagang seperti kartelisasi dan sebagainya. Antitrust law dengan jelas mengawasi secara ketat agar tidak terjadi persekongkolan / perselingkuhan antara pengusaha dan penguasa. Itu ‘HARAM’ hukumnya (secara internasional).

Itulah salah satu penyebab utama yg membuat compang-campingnya Hukum/perundangan ditataran regulasinya di Indonesia. Ibarat hasrat mendirikan bangunan rumah/hotel bertingkat namun struktur kerangka diatas fondasinya menggunakan rangkaian bambu , maklum …ternyata memang masih banyak orang yang primitif walaupun gelarnya sebakul

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara