plin-plan

perilaku munafik itu juga lahir dari kegemaran ber-euforia pada romantisme sentimentil masa-masa lalu.

Kalau didepan mata selalu bicara ‘mendukung’ upaya menegakkan keadilan dan menghormati hak-hak orang lain yang disalah gunakan. Tetapi , dibelakang punggung ikut ‘menari’ mengikuti tetabuhan gendang ‘setan’

  

About the Author

Bukan jurnalis bukan pejabat bukan juga politikus apalagi tentara....wong cuman seniman. Ibarat cermin bagi elok rupa maupun cermin bagi buruk rupa. Jangan membaca tulisan saya bila tampilan buruk rupa anda enggan dibaca.

Comments are closed.

elektronik sigara