musik normatif

Hidup harus punya landasan norma2 tententu sebagai panduan arah tentang berbagai hal yang bisa dianggap baik atau buruk. Namun kehidupan tidak harus normatif , sebab kehidupan adalah menjalani proses hidup yang harus inovatif dalam berkebudayaan yang dinamis.

Demikian juga saya mengekspresikan musik/lagu yang saya ciptakan. Apa dipikirnya saya ‘senang’ kalau ada karya2 musik/lagu saya diarransemen kembali dengan mengunakan metode yang normatif ..

Musik/lagu yang normatif mudah dipahami masyarakat ‘awam’ dengan bahasa istilah ‘steril’. Sesuatu yang steril itu biasanya adalah domain kesehatan , karena itu pula musik/lagu yang steril seperti layaknya musik/lagu yg diperuntukkan bagi penghuni ‘rumah sakit’. (biasanya untuk therapi motorik syaraf dsb) :p

Hanya orang2 yang saya anggap sedang ‘sakit’ jiwanya , yang mengatakan bahwa : musik/lagu2 saya menjadi ‘grande’ atau ‘wah’ ketika dimainkan oleh si polan lewat metodologi2 baku yg konon disebut lebih akademik bahkan sampai menggunakan arransemen orkestra yang ‘wuih’ ngerii katanya :(

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara