kualitas tanggung-jawab

Ketika hibur hiburan dan urusan menghibur sebagai satu2nya ‘urusan’ yang dipahami orang ketika mendengar musik , maka perjalanan kualitas manusia akan tertumbuk dinding tembok yang membatasi agar semua orang menggunakan cara2 mengatasi persoalan sesuai cara berpikir bagi dunia remaja. Persoalan apa saja akan disikapi secara pragmatis layaknya perilaku usia remaja ketika menghadapi problematik / masalah2 yg membelit dunia asmara.

Ada satu atau dua yang mencoba melawan , maka dia akan dianggap sebagai pengganggu yang merusak kenikmatan bagi berlangsungnya dunia hiburan. Ketika mayoritas masyarakat yang ada terbentuk menjadi terpola serupa , maka seperti yang kerapkali saya katakan: “itu orang reseh amat sih … mengganggu kenyamanan umum saja”.

Lalu , satu demi satu … topeng2 yang selama ini dikenakan sebagai lambang2 kepedulian terhadap orang2 pinggiran yang tersisih dari keadilan , perlahan luntur menampilkan watak perangai dari wajah2 aslinya. Mereka tidak bisa menutupi kekhawatirannya akan tersingkir dari zona2 nyaman yang dikuasai hasrat dan nafsu keinginan manusiawi dari dunia anak-anak yang masih remaja.

musik , baik musik tradisional maupun musik pop modern memiliki peran penting dalam upaya membentuk karakter kejiwaan yang ada dalam diri setiap manusia. Dengan sendirinya medium musik juga sangat berperan bagi manusia guna meningkatkan kualitas tanggung-jawab setiap orang ketika mengatasi berbagai permasalahan yg dihadapi.

Paradigma saling menyalahkan hingga ‘lempar batu sembunyi tangan’ adalah salah satu contoh perilaku ke-kanak2an yang ditimbulkan saat orang menjadi tidak pernah menyadari perbedaan kualitas antara ‘kualitas tanggung jawab orang dewasa dengan kualitas tanggung jawab anak remaja’.

Perbedaan tersebut tidak serta merta menjadi satu indikator bahwa kualitas remaja itu selalu berkonotasi ‘buruk’ . Namun semata karena jam terbang dan pengalaman hidup yang relatif masih minim , sesuai dengan proses2 didalam perjalanan usia masing2nya.

Menjadi ‘menyedihkan’ saat melihat ada orang sudah ber-katagori usia dewasa , namun perilaku tanggung-jawabnya sekelas kualitas tanggung-jawab anak remaja .

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara