masyarakat musik indonesia?

Masyarakat Musik Indonesia? yang seperti apa? … bagaimana mungkin bisa membangun peradaban masyarakat musik yang tak miskin adab jika etika dalam tata krama sudah tak ada lagi disana. Apalagi tak satupun praktisi maupun pengamat sampai ke pengelola Industri Musik sebagai operator2 yang tergerak untuk menunjukkan ‘batang-hidungnya’ , berkepedulian menegakkan apa yang memang sudah seharusnya ditegakkan.

Nyaris semuanya menyelam untuk tenggelam menenggelamkan dirinya masing2 …. sepi hilang lenyap ditelan bumi. Inilah dia jenis permufakatan musyawarah , toleransi kebersamaan , solidaritas kesetia-kawanan … yang keliru alamat , keliru pula dalam pemanfaatan , dengan sendirinya menjadi menyesatkan karena salah fungsi salah ruang dan tempat. Inilah salah satu bentuk & pola2 dari sistim manipulasi yang bakal melahirkan apa yang kita kenal dengan sistim korupsi berjamaah. [korupsi hukum untuk gotong royong mengkorupsi materi]

Masyarakat Musik (pop) Indonesia hari ini , hanyalah berisik suara kegaduhan dan hingar bingar dari orang2 yang saling melindas memperebutkan materi dan popularitas. Minim karya nyata yang bisa dibanggakan sebagai produk Anak Bangsa

Saya meng-advokasi diri saya sendiri , hak2 saya sendiri dan kepentingan pihak2 lain yang terkait dengan karya cipta yang saya ciptakan sendiri. Tak berharap akan turunnya pahlawan dari atas langit yang akan datang membela. Saya adalah ‘pahlawan’ nurani dalam kalbu saya sendiri bukan pecundang jaman yang bergulir semakin menjauh dari akal sehat kewarasan.

Jadilah kamu Bintangku , Jadilah kamu Samuraiku *suara itu sayup lamat2 terdengar menyirami benih2 harapan* … rendra! memang sialan betul mereka itu

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara