motivasi / alasan

“Mari kita akui saja , bahwa kita adalah bagian dari masyarakat yang mewarisi ‘dosa sejarah’ yg tak terhindarkan. Tak ada manfaatnya untuk menutupi rasa malu karena merasa tak ingin dipermalukan secara sepihak. Justru dibutuhkan kebesaran hati dari masing2 kita untuk mengakui kekeliruan2 yang diakibatkan dari warisan2 buruk perilaku turun menurun yang selama ini selalu kita biarkan.”

1. Memutus mata rantai ‘dosa-sejarah’ : Saya tak akan berdiam diri membiarkan generasi2 dibawah saya berikutnya untuk mengulangi kekeliruan2 serupa. Rincian penjelasan konkritnya adalah sbb: Ketika ada seseorang (artis/penyanyi/seniman) diminta untuk membawakan karya2 lagu/musik ciptaan orang lainnya , maka ybs wajib sadar akan ketentuan Hukum untuk mempertanyakan berbagai hal yang terkait ijin menggunakan karya lagu/musik tersebut kepada pihak penyelenggara pertunjukan/acara (khususnya kegiatan acara2 yang berdimensi komersial) .

Apabila pihak penyelenggara tidak dapat menjamin dengan membuktikan ijin yang sudah diberikan , maka seyogyanya ybs (artis/penyanyi/seniman) memilih sikap untuk dengan tegas MENOLAK membawakan karya cipta milik orang lain tersebut.

2. Sebagai pelaku kegiatan berprofesi dengan jenis kegiatan profesi dibidang apapun juga , maka setiap orang ketika melakukan kegiatan ber-TRANSAKSI diwilayah EKONOMI , dimana selalu disertakan juga kesepakatan kerjasama dalam bentuk legalitas secara formal tekstual (kontrak-kerja) , maka kesadaran melangkah memasuki ranah HUKUM adalah satu hal yang MUTLAK.

Hukum untuk dipatuhi bukan untuk disiasati agar segala cara menjadi sah untuk bisa dilakukan.

Saya mempertanggung-jawabkan segala apa yang saya yakini adalah benar dengan se-benar2nya bersandar pada KEBENARAN yang telah diatur melalui perundangan yang berlaku.

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara