say no to omdo

Setiap orang dituntut berketegasan dalam sikap dan perilaku. Meskipun tidak semudah itu untuk mempertahankan sikap ketegasan yang harus dibuktikan. Berhadapan dengan kehendak lain yang berbeda selalu membuat kita berada dalam posisi yang rumit. Apalagi orang harus makan agar tetap hidup , tetapi makan kalau kebanyakan atau salah makan juga sama saja , rawan penyakit dan nggak bisa hidup

Berbagai ilmu pengetahuan dari ruang disiplin formal maupun non formal pada hakekatnya tidak lebih dari berbagai contoh persoalan yg pernah terjadi dimasa lampau , disebut teori. Referensi Teori dari masa2 lalu wajib dipahami , namun setiap orang di hari ini dan di-masa2 yad nanti memiliki permasalahannya sendiri2 sesuai dengan kondisi pada jamannya masing2 untuk disikapi dengan cara2 yang tidak harus sama lagi. (menciptakan teori baru)

Hidup bermasyarakat itu adalah satu Kebudayaan , dan berkebudayaan adalah berproses dalam kehidupan yg tak pernah mengenal batas ujung kapan akan berakhir , kecuali ajal/mati barulah bisa disebut ‘selesai sudah’ proses orang tersebut dalam berkebudayaan.

Seberapun sedikit/sederhana kadar ketegasan2 yang mampu dikelola , bagi saya itu juga adalah value atau nilai. Nilai tak akan pernah tercerai-berai dari identitas yang membentuk karakter.

Opini publik bisa dipola/dibentuk sesuai dengan kehendak para ‘pemilik2 kehendak’ yang berbeda diatas. Ketika saya ditinggal pergi … maka silahkan saja dilanjutkan , buktikan saja masing2 , seperti apakah gerangan karakter milik kamu sendiri itu. Biarkan sejarah yg akan menjawab nanti , itupun kalau ada yang mau mencatat

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara