paradoks modern

Modern atau modernisasi itu bermakna subyek bukan obyek. Modernisasi adalah hasil dari sebuah proses berkebudayaan maju. Disebut maju karena produk2 dari kebudayaan tersebut membawa manfaat bagi kehidupan manusia yang terlibat didalamnya.

Modern itu bukan sikap optimisme yang berjalan ditempat , bukan pula runtuhnya norma2 agama serta etika tradisional dengan cara2 paksa. Modernisasi adalah hasil dari sebuah PRODUK JAMAN yg maju.

Seberapa modernkah orang2 yang getol menggunakan ikon2 kebudayaan western/dunia barat untuk menjalani kehidupan berkebudayaan yg ada di Indonesia. Jangan ikut2an naif , merasa diri sudah menjadi bagian dari masyarakat dari peradaban modern namun ‘nggak nyambung’ dengan realitas. Absurditas jaman itu palsu dan narsis yg menggelikan , jika banyak orang merasa senang , bangga , merasa sukses sebatas menjadi obyek2 propaganda dari industri kapitalis liberal yang justru menghambat proses berkebudayaan bangsa sendiri agar kelak bisa disebut modern.

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara