Budaya PoP

Jangan anggap remeh-temeh pop culture , budaya pop itu keniscayaan peradaban/jaman , yang juga melahirkan agen2 perubahan dinegeri ini. Budaya POP juga medium ampuh yang paling efektif bagi ajang rekonsiliasi , ruang yang cair untuk menyingkirkan gap/jurang pemisah antar berbagai generasi

Namun Budaya POP juga harus terkawal oleh Kebudayaan IBU yg menjadi cita2 bersama , sebab kalau dilepas begitu saja kita akan mengulang kembali paradigma orang2 yang sekedar memanfaatkan Budaya POP sebagai kendaraan tumpangan untuk tujuan2 yang manipulatif.

Contohnya? : orang2 partai politik yang tiba2 pinter tampil ditelevisi menjadi penyanyi dadakan , penyair/pembaca sajak yang rajin hadir didepan publik dengan penampilan layaknya anak gaul *tapi maksa*

Atau bahkan generasi2 agen perubahan tapi nggak mudheng apa yang harus dirubah , selain hanya ngikutin pedoman dan arah yang sudah diatur sesuai keinginan industri … ‘industri kaki tangan asing’ ; apa definisi kaki tangan asing?

industri yang tidak melahirkan produk lokal apa2 , selain hanya menjadi agen distribusi dari produk import yg sudah jadi , secara ekonomi keuntungan2nya berkatagori devisa yg ‘lari’ keluar negeri

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara