politik di Indonesia

wajah terdepan politik bajing loncat di Indonesia: “tak lagi dibicarakan sama saja dengan tersingkir dari peredaran”; … itu artinya ‘kiamat’ bagi dunia karier yang diperjuangkan . Oleh karenanya jangan pernah berpikir untuk berhenti ber-pidato dan absen di ruang2 publik

Lapisan kedua: “patuhilah Hukum dari sisi kekosongan dan kelemahan bahasa Hukum itu sendiri , lalu bermainlah secantiknya secara kontroversial” ; … seolah dibenci namun tak seorangpun mampu menjatuhkan , maka tak seorangpun pula yang menjadi penghalang bagi sebutan ‘tokoh teraniaya’. Masyarakat Indonesia paling rentan dengan derai airmata iba sebagai ungkapan rasa simpati

Lapisan ketiga: “kuasailah sumber-sumber mati air dimana aliran uang berasal” ; … nah yang terakhir ini maling kelas coro bandit kelas teri juga paham

About the Author

Bukan jurnalis bukan pejabat bukan juga politikus apalagi tentara....wong cuman seniman. Ibarat cermin bagi elok rupa maupun cermin bagi buruk rupa. Jangan membaca tulisan saya bila tampilan buruk rupa anda enggan dibaca.

Comments are closed.

elektronik sigara