berantas berantas

Pemberantasan Korupsi tanpa paham darimana datangnya uang yg dikorupsi serta ada berapa banyak lagi yg masih bisa dikorupsi , SAMA AJA BO’ONG. Bagi pejabat negara momentum pemberantasan Korupsi bisa2 hanya sebatas komoditas politik untuk diam2 nantinya bisa melahirkan korupsi yg lainnya lagi. Bagi warga sipil , jangan2 dipikir korupsi hanya menjangkit orang2 pemerintah , bebas dari keterlibatan dirinya sendiri.

‘Kita harus berpikir positif'; katanya. Padahal landasan berpikir positif itu ada 2 (dua) hal : karena NAIF atau memang PAHAM

Orang naif ciri2nya gampang lupa , lalu pasrah dng berbagai alasan. Mereka yg belajar unt realistis akan mengatasi ketakutan menjadi perlawanan , bertindak sesuai nalar yg tak bisa dibendung & ditahan.

Modal berbangsa yg kian rapuh masih membuat orang sibuk dengan masalahnya sendiri2. Sesekali saja tampak peduli kepada sesama , eh ada peluang buat cari perhatian … lalu akan kembali tak acuh lagi seperti sediakala.

Ada juga asumsi kodian , semuanya akan beres dng sendirinya … beres dari mana , ‘beres dari hongkong’

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara