musik indonesia itu yg gimana?

Mengolah musik itu mengolah persoalan hidup. Nada dan Birama / tempo berfungsi sebagai medium penyampaian. Ini substansinya , maka dengan memahami substansi tersebut hal paling utama yang menjadi ukuran terpenting dalam urusan bermusik adalah : seperti apa sih persoalan kita masing2 itu?

Perjalanan musik pop Indonesia yang bisa kita pahami sampai detik ini adalah : musik [diatonal] modern yang berbahasa Indonesia [menggunakan bahasa Indonesia bukan berbahasa asing/inggris dll] , ini untuk membedakan secara definitif dengan musik2 warisan tradisi atau musik yang lahir dari akar tradisional masyarakat bangsa Indonesia .

Manusia hidup didunia ini berurusan dengan aspek politik – hukum – ekonomi – sosialbudaya yang kemudian disebut dengan KEBUDAYAAN. Maka menjadi satu keharusan pula bagi profesi pemusik/seniman musik untuk ber-kebudayaan melalui persoalan2 Kebudayaan-nya sendiri dalam mengusung ekspresi musikalitasnya.

Sepanjang pengalaman dalam hidup yang telah saya lewati , begitu sulitnya kita melepaskan diri dari bayang2 kebudayaan asing yang notabene memang adalah bayangan dari para PEMILIK produk musik diatonal tersebut diatas.

Seiring dengan perkembangan science & tehnologi yang mempengaruhi perilaku jaman , diparuh 70’an saya menemukan cara2 yang saya yakini bisa menjadi jalan keluar dari kebuntuan tersebut , sejak saat itu pulalah saya memastikan diri untuk mengabdikan hidup saya bagi Dunia Musik PoP di Indonesia [totalitas]. Langkah2 awal yang bisa saya tempuh adalah: segala daya yang tak lain dari upaya membangun karakter diri melalui musik pop yang sudah ada pada saat itu. Lalu muncullah tuntutan untuk dapat membangun karakter seperti yang diinginkan diatas dibutuhkan kesadaran untuk wajib memahami persoalan2 yang ada disekitar hidup kita sendiri. [disebut: bermasyarakat] . Mungkin Rendra akan membahasakannya: ‘bersetubuhlah dengan hidup untuk menghamili kehidupan’

KARAKTER akan membentuk warna yg terpilih serta membimbing arah pikiran kita dalam menemukan notasi serta alurnya [disebut: progresi not] yang harus sesuai pula dengan DIKSI/INTONASI kalimat2 yg tertulis didalam lirik/lagu ketika hendak dinyanyikan , sama halnya seperti paradigma diksi dan intonasi ketika kita menggunakan bahasa untuk berkomunikasi dengan sesama orang Indonesia didalam pergaulan ataupun bermasyarakat , dikeseharian.

Bila proses2 tersebut dilakukan dengan tekun dan berkesinambungan , maka seorang musisi/seniman musik saya yakini akan lebih mudah menemukan karakter musik/lagu , yang sesuai pula dengan keniscayaan atas keberadaan identitas dirinya sendiri sebagai entitas manusia yang hidup diwilayah secara geografis – antropologis – sosiologis disatu tempat2 tertentu. Itulah perjalanan bagi Musik PoP Indonesia untuk bisa menemukan karakternya kelak , dan yang sedang berharap suatu saat nanti bisa dipahami dan dinilai oleh mata dunia sebagai Musik Indonesia , musik pop berkarakter orang Indonesia.

Peradaban global bagi musik PoP saat ini sudah terpanggil untuk menoleh musik pop dengan karakter India , Jepang hingga Korea . Ini perjalanan panjang Musik Indonesia [pop] yang sedang kita tempuh bersama , salam

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara