remy sylado

Dalam sebuah acara jumpa pers beberapa saat lalu , saya jumpai Remy Sylado yang duduk dengan tenang dengan kedua tangan sidakep seperti biasanya. Langsung saya ‘donder’ ybs dengan ratusan peluru tajam jenis senjata mitraliur kehadapannya.

‘Saudara paling tidak turut bertanggung jawab’ ; apa itu tanyanya. Musik Indonesia menjadi loyo kehilangan energi militan untuk menyampaikan persoalan apa saja. Musik Indonesia menjadi seperti apa yang anda sering katakan lewat Majalah Aktuil ‘musik kacangan’ , sekarang merambah dan merajalela kembali.

Sekejap raut mukanya seolah menjawab “sampeyan menuduh saya..?” ; sebelum sempat dia bicara , saya katakan : “karena sampeyan tidak mewariskan budaya KRITIS yang bakal melahirkan kritikus2 musik pop dinegeri ini” . Idris Sardi disampingnya manggut2 mengamini , Remy Sylado sekejap duduk dengan posisi tegap wajah menjadi serius lalu mengatakan hal yang sama , dalam kata sambutannya pada acara jumpa pers diatas.

“Wartawan Wartawan sekarang bisanya cuma me-muji2″ .. nah loh nyahok deh elu

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara