menuai karakter

1>bangun pagi 2> mandi 3> sarapan pagi 4> berangkat sekolah 5> pulang sekolah 6> makan siang 7> istirahat siang 8> mandi sore 9> belajar 10> berkumpul keluarga 11> tidur malam.

ritual:
1a> beresin tempat tidur dll 2a> pake sabun/sikat gigi dll 3a>pake nasi dll 4a>pake seragam dll 5a> pulang kerumah dll 6a> bareng keluarga dll > 7a disiplin siang 8a> disiplin sore dll 9a> disiplin pr dll 10a> disiplin keluarga dll 11a> disiplin istirahat dll

Berbagai catatan aktivitas diatas menggambarkan satu paradigma yang berlangsung ketika kita masih balita hingga masa2 aqil baliq/puber. Satu kebiasaan2 yang berlangsung dalam membentuk Karakter Individu lalu menjadi Karakter Komunal , melewati proese2 dialektika antar masyarakat hingga secara lebih luas disebut Karakter Bangsa .

Bicara karakter bangsa hari ini , tidak bisa begitu saja meloncat memasuki disiplin2 wilayah ber-Negara : Pancasila dengan Hukum serta Perundangan2nya. Jaman berubah , paradigma ‘ritual’ seperti saya tulis diataspun tak lagi harus sama. Namun HUKUM ALAM tidak pernah berubah , selalu akan melahirkan keperibadian satu makhluk hidup lewat ketentuan-ketentuan yang berlaku serta menjadi keniscayaan yang tidak bisa dipungkiri dan dihindari.

KARAKTER selalu dimulai dari hal yang paling mendasar , melalui kebiasaan2 yang dilakukan yang membentuk satu keperibadian makhluk bernyawa.

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara